Muntaber (Mundur Tanpa Berita)

Muntaber (Mundur Tanpa Berita)
kemalangan tak tertuga


__ADS_3

minggu pukul 09.00 aktifitas rafting sudah dimulai,anggota ayah berjumlah 6 orang menaiki satu sampan yang sama, dan tim hazlan iskandar dibagi menjadi dua,karna mereka berjumlah 12 orang maka mereka terbagi menjadi dua tim, sampan yang digunakan keluarga ayah yang paling besar muatannya hingga delapan orang tapi diisi hanya tujuh orang saja dengan satu pemandu karna mereka baru pertama kali nya melakukan aktifitas rafting ini maka pemandu ikut bersama mereka, raina duduk di sudut belakang kiri dan ayah disudut belakang kanan faiz dan fatan di tengah tengah bunda di depan ayah sambil memegangi tangan fiqri, arus sungai sudah masih terlihat aman aman saja, makanya anak kecil diperbolehkan oleh petugas rafting, semua merasa gembira, ada dua sampan dibelakang mereka,tak lain tak bukan sampan geng hazlan iskandar, sampan hazlan tepat dibelakang mereka, membuat raina sedikit canggung, seolah tatapan mata hazlan tidak ingin lekang dari wajah raina, raina tidak ingin merusak liburannya kali ini, dia menatap kearah depan seolah dibelakang mereka tidak ada siapa pun,dia meyakinkan hatinya "satu dua tiga..are you readyyyy??? "pemandu memberi warning warning kesiapan "readyyyyyyy"


auwwwwwwawwwww arus nampak semakin sedikit demi sedikit menjadi deras dan medan sungai yang dijalani nampak begitu curam, entah itu perasaan mereka saja karna mereka baru pertama kali menaiki arung jeram itu, sampan dibelakang mereka nampak mengeluarkan teriakan yang menyenangkan, tentu saja mereka sudah terbiasa dengan aktifitas rafting ini, uhhhhhhh besttt nyerrrr suara hazlan terdengar sampai ke telinga raina, raina mencuri curi pandang hazlan tiba tiba mengedipkan sebelah matanya, raina menjadi tersipu malu, namun tertutup dengan wajah ketakutan yang luar biasa takutnya, bunda pun tak henti hentinya mengucap takir "allahuakbar"allahuakbar" seolah memang benar takutt, ayah mencoba menenangkan bunda tiba tiba auwwwwwauwwuwuhw, pemandu kehilangan keseimbangan, karna batu didepan mereka sangat besar raina yang duduk dibelakang tiba tiba terpental jatuh hanyut bunda berteriakk " kak reiiiiii kak reiii sambil menagiss ayah mencoba menggapai tangan raina tapi tetap tidak sampai, arus semakin deras " hentikan hentikan, bunda berteriak tapi pemandu sudah kehilangan keseimbangan rei masih terhempas dibelkang mereka , hazlan yang sedikit panik ingin menceburkan dirinya tapi temannya memberi saran jangan ini sangat curam, sampan hazlan mendekat ketubuh raina yang teromabng ambing arus, hazlan membungkukkan tubuh nya kesampan dan mencoba meraih tangan raina, dengan bantuan beberapa temannya juga akhirnya tubuh raina berhasil mereka capai dan kedua teman hazlan menukar posisinya menjadi pemandu untuk menyeimbangkan sampan mereka agar terhindar dari batu batu besar, mereka memang sangat lihai menggunakan sampan rafting tersebut, bagaimana tidak hampir setiap minggu mereka mendatangi tempat ini jadi sudah tentu mereka tahu dimana letak letak jalan yang aman, hazlan mencoba menyadarkan raina yang pingsan dengan menekan perutnya,wajah putih raina menjadi sedikit lebam lebam karna benturan batu,begitu lemas keadaan raina, tidak sadar kan diri juga walaupun sudah di tekan perutnya, akhirnya hazlan memutuskan memberi nafas buatan, dengan sigap nya "uhuk uhuk uhuk" raina terbatuk batuk dan memuntahkan air dimulutnya, dia melihat sekelilingnya tidak ada yang dia kenali kecuali hazlan, " awakkkk" hazlan menepuk nepuk punggung raina "uhuk uhuk" sekali lagi raina memuntahkan air yang tertelan olehnya, " bawa bertenang" suara suara pemuda itu memberi dukungan ketenangan untuk raina, agar tidak panik, "awak sekarang aman dekat saya"(hazlan mengelus elus telapak tangan raina agar menjadi hangat, raina dibaringkan dipahanya, kemudia raina tidak nyaman dengan posisi itu dia duduk membelakangi hazlan, dia masih terdiam, hazlan seolah memeluknya dari belakan dan menggengam tangannya untuk memberikan kehangatan, tiba tiba kawannya bersorak, ini namanya penyelamat cinta gais" hehehahahaha" hahaha suara tertawa terdengar riuh, sampan ayah bunda sudah sampai diujung lebih awal, bunda terlihat menangis menunggu keadaan raina, ayah mencoba menenangkan bunda, pemandu mendapat telpon dari pos pertama, kalau korban telah diselamatkan oleh sampan tuan hazlan iskandar, ternyata sosok hazlan iskandar sangat terkenal di tempat rafting ini, ayah nya seorang dato yang mempunyai usaha dibidang kontruksi dan hazlan direktur di kilang baju ternama di kuala lumpur, pastilah banyak yang mengenalinya, pemandu yang sudah mendapat kabar baik dari pos pertama langsung mengabari ayah,kalau raina sudah terselamatkan oleh sampan yang ada di belakang mereka,ayah memberi tahukan kepada bunda yang sedari tadi menangis memeluk ketiga putranya, karna rasa khawatir yang teramat sangat membuat bunda mengalami trauma kecil, bagaimana tidak dirinya baru saja berkumpul dengan putri nya, tidak mungkin akan kehilangan kedua kalinya.lagi lagi kebahagiaan yang baru dirasakan dikeluarga mereka, faiz dan fatan pun ikut menangis karna rasa terkejut dan kasihan kepada kakak mereka, 15 menit kemudian terlihat sampan hazlan dan temannya mereka mendekat untuk mendarat, ayah dan petugas menyambut raina yang terlihat lemas, mereka membaringkan raina bunda langsung memeluk raina dengan hangatnya dan mengelus ngelus kepala raina, faiz dan fatan juga mencoba menghangatkan telapak tangan raina, hazlan melihat keluarga ini sangat tersentuh, dia melihat keluarga yang begitu harmonis dan penuh cinta, ayah langsung memeluk hazlan dengan mengucapkan terimakasih banyak kepadanya, "kalau tak de awak tak tahu lah nasib anak saye ni, nasib baik sampan awak ada kat belakang kita tadi " terimakasih banyak banyak, (hazlan pun membalas pelukan hangat dari ayah,) bunda pun ikut berterima kasih kepada hazlan, untuk ucapan terimakasih nya bunda ingin mengundang hazlan dan teman temannya makan malam dirumahnya minggu depan, kalau hazlan tak keberatan, bunda nak jemput dinner kat rumah bersama member hazlan semua, ini atas rasa syukur makcik and pakcik yang besar sebab anak kami terselamatkan,(bunda menyampaikan rasa berterimakasih nya kepada mereka) belum hazlan menjawab" temannya menyahut "perkenalkan makcik pakcik hehe" sambil tersengeh " saya danish dazran' saya yang ikut menarik tangan putri pakcik makcik naik kesampan, saya menerima jemputan dinner yang makcik tawarkan" hiuuuuuu " semua bersorak kepada danish, hazlan yang ditawarkan dia yang menjawab, danish ni memang begitu, ayah" makcik pakcik senang mereka tidak menolak ajakan dinner minggu depan, "ayah" terimakasih kepada nak danish juga telah menolong putri kami" ayah mengucap terimakasih nya juga kepada danish, (danish berbisik ke telinga hazlan, tenang boss qu i takkan kacau line u lah, mendengar bisikan seperti itu hazlan menyikut perut danish, Adoiiiii mak jang" danish teriak kesakitan karna hazlan menyikutnya dibagian perut, semua tertawa melihat expresi danish yang lucu, hazlan mendekati raina yang sedari tadi di baringkan, awak.. cepat sihat yer, " (hazlan memberi support kepada raina, wajah raina memerah mendengar kata kata hazlan "cieeeeciecieee" penyelamat cinta mulai mengoratttt hahahahah" suara sorakan dari danish membuat keduanya menjadi malu.


__ADS_2