Muntaber (Mundur Tanpa Berita)

Muntaber (Mundur Tanpa Berita)
alisa otw


__ADS_3

dengan strategi yang dibuat raina dan bunda akhirnya aulisa bisaa diijinkan datang untuk dinner, walaupun mereka harus memesan makanan dari tempat aulisa bekerja, sore itu aulisa berangkat dengan diantar managernya, dan membawa sekalian makanan untuk Custemer nya itu, aulisa seolah olah tidak mengenal mereka,tapi mereka dan aulisa berhasil meyakinkan manager itu, jam 10 aulisa harus pulang dan manager akan menjemputnya kembali jam 10 malam,, walaupun waktu yang sangat sempit namun bersykurlah dia bisa bertemu dengan raina dan bunda, menanti kedatangan aulisa kerumahnya bunda pun masak sedikit makanan,bunda dan dibantu raina memasak mie rebus medan.. nampak kelihatan sangat sibuk mereka berdua.. aulisa yang masih dalam perjalanan bertolak dari rawang pukul 17.00 bakalan sampai dirumah raina pukul 18.40 ya maklum perjalanan sedikit jem(macet)...


aneh sekali Custemer yang ini, kenapa jauh jauh catring makanan ketempat kita, dan harus kamu pulak itu yang menyediakan disana,


(seolah pak manager bingung akan hal yang terjadi, padahal ini sudah direncanakan)


"untung saja bayaran ini sangat mahal makanya saya mau menerimanya, keuntungan ny dua kali lipat, ya saya rasa sangat menguntungkan makanya kamu saya izinkan" ternyata mereka mengorder sedikit makanan tapi biayanya lebih " pantas saja pak manager menerima tawaran itu"


"ehem. ehmm... mana saya tahu pak, kan mereka sendrii yang menelpon bapak, selain itu alasan mereka apalagi pak?? "


"(aulisa seoah tidak tahu dengan alasan mereka, dia ingin mengorek sedikit dari mulut manager nya itu, biar meyakinkan kalau dia benar benar tidak tahu)


"mereka bilang,mereka pernah makan dekat restaurant kita sa"tapi pelik nya bapak tak ingat lah... "Custemer kan ramai"lepastu mereka juga berkata makanan kita sangat sedapp, nahh salah satunya menu kwetiaw kongfu kita ini"


"(manager mberi tahu aulisa kenpa Custemernya kali ini mengorder jauh jauh ke restaurant mereka, padahal kalau diliat putra jaya adalah bandar besar disana, itu kota besar, dan tempat office perdana mentri, pasti banyak makanan lezat yang tidak kalah demgan Restauran kita kan.. " seolah kembali bertanya "sambil melajukan mobil mereka bercakap cakap membahas tentang Custemer aneh ini"


(hihiihii, andaikan pak manager tahu ini yang order sohibku")"hati aulisa tertawa melihat expresi diwajah pak manager yang terlihat bertanya tanya"


"mmmm, namanya selera pak,pasti dikejar, meskipun mereka duduk kat bandar tapi selera mereka area kampung, apasalahnya menjemput selera... "(aulisa seolah menambahkan bumbu bumbu keyakinan untuk pak manager nya itu)


"ye, ye, ye, betul juga kamu ni, kadang saya pon macam tu, padahal kat restaurant kita macam macam menu adakan... "tapi ada satu masa saya teringin nak makan kat perlis,pahang,makan ikan patin termeloh... nya.. selera memang kena jemput..


"kann...tulah bukan pelik mereka order kat kita..."berapa lama lagi kita sampai pak??


(seolah aulisa tidak sabar ingin bertemu raina dirumhmya, dia mnyakan berapa lama agi mereka sampai)


"eh tak lama lagi sampai lahh ni, ini namanya mentari cort" kita dah setengah perjalanan kejap lagi sampai putra jaya'kita lalu hiwai saja, (mereka menggunakan bahasa melayu gaiss) "translate sikit(mereka masuk kejalan tol agar memudahkan perjalananan mereka)


"hampir 30 menit saja kita akan sampai ni"


manager menjelaskan kepada aulisa"


"ooo ok ok" (aulisa mengamgguk mengerti)


dia mencoba membuka ponsel nya, dia inginengabari raina kalau dirinya sebentar lagi sampai dirumahnya


(mongg.. aku udah mau sampe, kata manger ku dalam 30 menit lgi gitulah lebih kurang, nanti kalau aku udah sampe, ingat jangan terlalu ramah, pura pura enggak kenal kita wkwk wkwkwkkwkwk")"aulisa mengirim pesan keada raina"


ting. ting.. "edd bentar bun.. ada pesan kayaknya masuk.. raina yang sibuk sedari tadi mendengar pesan masuk diponselnya yang dia letakkan di atas macrowave '

__ADS_1


"ydh kk liat dulu, mana tahu aulisa""(bundanyuruhnya dengan cepat)


("ehh bener bun, si oncom nih..


tidak sampai lima menit dia membaca..tibatiba hahah hahahhahah, " eddah dasar ni anak""raina tertawa sendiri membaca pesan temannya itu..


(bunda yang mengaduk aduk kuah mie rebus penasaran pesan itu berisi apa, dia seswkali melirik.. siapa kak?? bunda bertanya ke raina,, ini bun si aulisa bilang kalau nnti dia sampai kesini kita gk usah ramah hahahha, kita pura pura tidak mengenal "hahah hahh hahah" ada ada aja tu aulisa, (bunda pun tertawa mendengar nya" apa dia sudah mau sampai kak? bunda pun bertanya lagi"


katnya 30 menit lagi bun.mereka sampai..


yadah kk beresin meja makan diruang tengah aja didapur biar bunda yang bereskan"


"iya iya bun..


mereka dengan cepat membereskan semuanya,


raina dengan.. semangat membantu bunda nya,, adik adik dan ayah.. pun membantu menyiram tanaman di pekarangan rumahnya,seolah mereka tahu tidak akan mengganggu ibunya dan kakak nya itu yang sedang sibuk didapur...


semuanya hampir beress..


(bunda melihat kearah jam.. aduhh kakk.. udah gihh mandi udah hampir mau jam 6nihh


(yahh.. yahh.. ohh yah... bunda sedikit berteriak memanggil ayahh...


(ayah sepertinya tidak mendengar,raina yg diruang tengh mendengar suara bunda itu melihat kepekarangan... ohh sepertinya ayah tidake mendengar bunda..


("yah.. bunda bilang Adik adik harus mandi jam udah mau pukul 6"


raina mencoba menyapa ayahnya yang sedari tadi sibuk dengan tanaman...


"ohh iyaiya kak..


(along.. angah.. adikk.. masuk kedalam, pegi mandi ingat basuh kaki dulu sebelum masuk rumah,, kak rei dah bekemass..


""seolah ayah mengarahkan tiga jagoannya itu untuk mandi


"okeyy ayahh... jomm...


mereka serentak menjawab..

__ADS_1


""ayah pun bersiap masuk kedalam rumah untuk memberaihkan tubuhnya, mengingat malam ini mereka akan kedatangan tamu istimewa, yaitu directur kilang "mdm" kilang baju terbesar di kl"dan anak dari seorang dato dinegara itu"


"asik asik raina menata bunga di meja makan tiba tiba"""


ting tong.. ting tong.. ting tong..


"ehh sapa itu yang datangyakk, kayak nya si oncom deh.


(dia berlari kecil menuju gerbang)


terlihat disana merchedis berwarna gray)


raina semakin mendekat ke gerbang... ya benar saja yang memencet bell itu perempuan yang sebaya dengan nya sudah lama dia tidak melihat sahabt nya ini, hampir saja raina ingin berterik kegirangan.. tapi mata aulisa langsung melotot....


pak manager keluar dari mobilnya... apakah ini benar yang mengorder makanan untuk dinner..


betul betul betul""heheh


belum lagi habis manager itu berbicara raina memotongnya.. seolah dia tidak sabar ingin memeluk aulisa...


(manager dan aulisa mengeluarkan pesanan mereka dibantu raina juga)


"semua selesai"


transaksi nanti malam saja setelah saya menjemput kasir saya ini, saya pun tidak tahu baru kali ini seorang kasir disuruh menetap untuk penghantaran dinner, nasib baik kalian membayar lebih jadi saya terima tawaran ini"


iya pak terimakasih, bukan apa pak seperti yang kami beritahu jika makanan ini tidak enak kan kami bisa langsung bertatapan oleh perwakilan Restauran, bapak bilang kasir bapak ini bisa masak kan... seolah raina meyakinkan manager..


"ya ya baiklah.. ok saya balik dulu, nanti sa kamu saya jemput pukul 10 tepat ok..


"ok pak..


"bye assalamualaikum "


manager itu percaya mentah mentah.. dan meninggalkan aulisa bersama mereka..


keduanya melihat mobil mangar sudah lumyan jauh..


aaaaaaaaaaaaaaaaaaaa linduuu (pelukan hangat keduanya)

__ADS_1


__ADS_2