My Boy Kim Taehyung

My Boy Kim Taehyung
Chapter 13


__ADS_3

**Rumah**.


Sooya: "Yaaa Taehyung-ah pelan-pelan sedikit." Ucap Sooya merintis kesakitan.


Taehyung: "Kalau pelan-pelan maka tidak akan cepat sembuh nantinya."


Ya, Taehyung sedang memijat kaki Sooya yang terkilir. Taehyung memang bisa memijat sedikit karena dia belajar dari neneknya. Sekarang dia sedikit mahir dalam hal ini.


Jungkook: "Sepertinya kau akan jadi tukang pijat nantinya." Ucapnya mengejek Taehyung.


Ara: "Apa yang kau katakan Jungkook, Anak pengusaha ternama akan menjadi seorang tukang pijat?." Ucap Ara sambil tertawa.


Soodam: "Lihatlah wajah Taehyung Oppa serius sekali."


Sooya: "Bisakah kalian semua diam? Ini rasanya sangat sakit."


Taehyung: "Mereka hanya bisa mengoceh saja." Ucap Taehyung yang masih fokus pada kaki Sooya.


_____________________________________________


Malamnya. Kaki Sooya sudah sedikit membaik karena bantuan dari Taehyung. Dia sudah bisa berjalan walaupun berjinjit. Sekarang mereka semua sedang berkumpul di ruang tamu.


Jungkook: "Hei, Kalian sudah tau tentang informasi kampus kita?."


Ara: "Memangnya ada informasi apa?."


Jungkook: "Katanya kampus kita mengalami perbaikan jadi kita diliburkan untuk sementara waktu."


Soodam: " Jadi Oppa bisa menginap disini lebih lama lagi?."


Taehyung: "Tentu." Ucap Taehyung sambil tersenyum.


Sooya: "Soodam, Biarkan mereka pulang."


Taehyung: "Kau mengusir kami?."


Sooya: "Bukan begitu. Tapi apa kalian nyaman tidur di rumah ku?."


Jungkook: "Sangat nyaman Sooya. Kau tidak perlu khawatir."


Sooya: "Baiklah."


Ara: "Bagaimana kakimu? Apa masih sakit?."


Sooya: "Sudah tidak lagi Ara."


Soodam: "Kak, Berterimakasih lah kepada Taehyung Oppa."


Sooya: "Nee, Gomawo Taehyung-ah."


Taehyung: "Tidak masalah."


_____________________________________________


Paginya semuanya sudah bangun dan sedang berada di meja makan. Sooya dan Ara sedang memasak untuk sarapan pagi mereka.


Ara: "Kau duduklah biar aku yang memasak."

__ADS_1


Sooya: "Tidak Ara. Kaki ku sudah lebih baik dari sebelumnya jadi biarkan aku membantu mu."


Taehyung: "Kalau masih sakit, Tidak usah dipaksakan." Ucap Taehyung yang duduk dimeja makan.


Jungkook: "Perhatian sekali kau kepadanya?."


Ucap Jungkook berbisik.


Taehyung: "Aku hanya memperingatkan saja."


_____________________________________________


Setelah mereka menikmati makanan, Mereka semua duduk diruang tamu. Sedangkan Jungkook mengantar Soodam ke sekolah.


Ara: "Sooya, Taehyung aku mau ke supermarket apa kalian ingin menitipkan sesuatu?."


Taehyung: "Aku ingin minuman dingin saja."


Sooya: "Aku ingin es krim."


Ara: "Baiklah."


Sekarang dirumah hanya ada Sooya dan Taehyung. Mereka tidak berbicara satu patah katapun. Hingga akhirnya Taehyung yang memecahkan keheningan diantara mereka.


Taehyung: "Sooya-ah."


Sooya: "Nee?."


Taehyung: "Maafkan aku."


Sooya: "Wae? Untuk apa?."


Sooya: "Tidak masalah Taehyung-ah. Aku juga ingin minta maaf padamu. Seharusnya aku tidak membencimu seperti itu."


Taehyung: "Baiklah. Sekarang apa kau mau menjadi temanku?."


Sooya: "Nee." Tersenyum.


Taehyung: "Sekarang tidak ada lagi.


pertengkaran diantara kita."


Sooya: (Senyum)


Yaaa Sooya-ah kenapa kau tersenyum? Membuat jantungku berdegup kencang saja.


Batin Taehyung.


_____________________________________________


Sore hari. Soodam sudah pulang dari sekolah nya dijemput oleh Taehyung. Dan biasanya jam segini sudah waktunya Sooya berangkat kerja.


Ara: "Kau mau kemana?."


Sooya: "Aku ingin bekerja."


Jungkook: "Tapi kakimu belum pulih sepenuhnya."

__ADS_1


Sooya: "Tidak apa-apa."


Ara: "Minta izin saja kepada Bosmu."


Sooya: "Aku tidak bisa."


Taehyung: "Aku sudah mengizinkanmu untuk tidak masuk kerja hari ini."


Soodam: "Iya Kak, Tadi aku dan Taehyung Oppa menemui Bos mu."


Sooya: "Kau kenal dengan Bosku?."


Taehyung: "Dia temanku."


Sooya: "Baiklah."


____________________________________________


Malam hari. Soodam sedang belajar bersama Jungkook. Ara sedang sibuk menonton drama bersama Sooya, Sedangkan Taehyung? Dia sedang main game di ponselnya.


Ara: "Aaaaa Sooya-ah aku ingin menjadi gadis itu."


Sooya: "Hei Ara, Itu hanya film saja kenapa kau jadi sensitif begini?."


Ara: "Apa kau tidak terharu dengannya? Pria itu memang pria sejati dia bisa membahagiakan wanitanya walaupun hanya dengan hal kecil saja."


Sooya: "Itu hanya akting semata saja. Ku rasa pria seperti dia tidak ada didunia nyata."


Taehyung: "Kata siapa?." Ucap Taehyung dan duduk disebelah Sooya.


Ara: "Kata Sooya."


Taehyung: "Kau belum tau Sooya, Jadi jangan mencap kami seperti itu."


Sooya: "Aku tidak mencap mu seperti itu."


Ara: "Apa yang kau katakan? Dia kan juga pria."


Jungkook: "Kalian berisik sekali." Ucap Jungkook dan duduk disebelah Ara.


Sooya: "Mana Soodam?."


Jungkook: "Dia sudah tidur duluan katanya besok harus cepat-cepat ke sekolah."


Sooya: "Ohhh."


Ara: "Kalian mengacau saja. Lihatlah aku ketinggalan scene kiss nya."


Sooya: "Kenapa kau selalu menunggu scene kiss nya?."


Ara: "Karena itu sangat romantis. Aku ingin first kiss ku diambil oleh orang yang aku cintai."


Sooya: "Dasar budak cinta."


Ara: "Aku tidak peduli."


_____________________________________________

__ADS_1


Happy Reading All...


Jangan Lupa Vote Like Dan Komen ❤️


__ADS_2