
Paginya. Soodam pergi ke sekolah diantar oleh Jungkook. Dan yang tinggal hanya Sooya, Ara, dan Taehyung.
Ara: "Sooya, Kau mau ikut dengan ku?."
Sooya: "Kemana?."
Ara: "Beli bahan makanan."
Sooya: "Ahhh iya, Aku hampir lupa kalau aku belum belanja dari kemarin."
Ara: "Makanya, Ayo kita pergi."
Sooya: "Kenapa malah kau yang mengajakku? Seharusnya aku yang mengajak mu."
Ara: "Kau anggap aku sebagai orang asing lagi?."
Sooya: "Bukan begitu..."
Ara: "Sudahlah, Ayo."
Sooya: "Baiklah. Oh ya, Taehyung jaga rumah baik-baik."
Taehyung: "Nee."
💜
Supermarket.
Ara dan Sooya sedang membeli bahan makanan dan supermarket itu adalah tempat Sooya bekerja.
Karyawan: "Sooya, Kenapa kemarin kau tidak masuk kerja?."
Sooya: "Oh, Kemarin aku sakit. Apa Bos mengizinkan ku?."
Karyawan: "Tentu karena pacarmu teman Bos kita."
Sooya/Ara: "Pacar?."
Karyawan: "Iya, Bukankah kemarin dia datang bersama adikmu?."
Sooya: "Iya, Tapi Pacar? A-aku tidak punya pacar."
Karyawan: "Lebih baik kau tanya saja pada adikmu atau Bos kita."
Sooya: "Nee."
__ADS_1
Ara: "Sooya kurasa ini sudah cukup. Ayo pulang."
Sooya: "Ayo."
💜
Saat ini Sooya dan Ara sedang menyiapkan makan siang. Dimeja makan sudah ada Taehyung, Jungkook, dan Soodam yang baru pulang sekolah.
Pikiran Sooya masih bergelut dengan kata-kata teman kerjanya tadi. Pacar? Dia bilang pacarnya Sooya yang meminta izin supaya Sooya libur bekerja. Dan ya, Dia juga bilang kalau pacarnya itu teman Bosnya.
Seingat Sooya waktu Taehyung bilang kalau dia sudah meminta izin kepada Bos Sooya yang sekaligus adalah temannya. Apa mungkin Taehyung yang melakukan semua ini?
Kenapa harus mengaku sebagai pacar kalau ingin meminta izin? Kenapa tidak bilang saja kalau teman, saudara atau apalah. Kenapa harus pacar?
Lamunan Sooya tersadar saat tangannya terkena wajan panas.
Sooya: "Awww." Merintis kesakitan.
Ara: "Ya ampun Sooya, Apa yang sedang kau pikirkan? Tanganmu jadi terluka seperti ini." Celoteh Ara cemas.
Mendengar Ara seperti orang kepanikan seperti itu. Taehyung, Jungkook, dan Soodam menghampiri Sooya dan Ara yang berada didepan kompor.
Taehyung: "Ada apa?."
Soodam: "Astaga Kakak, Tanganmu kenapa?."
Jungkook: "Biar aku ambil P3K dulu."
Jungkook pun pergi mengambil kotak P3K. Sementara Taehyung meniup-niup tangan Sooya. Entah lah tapi itu bisa menjadi pengganjal rasa sakitnya sebentar.
Ara: "Yaaa Jungkook-ah bisa cepat sedikit." Teriak Ara.
Jungkook: "Ini." Memberikan kotak P3K itu kepada Taehyung.
Dengan teliti Taehyung mengoleskan obat salep itu ke tangan Sooya. Entah kenapa bisa dia perhatian seperti ini. Tunggu! Kenapa Sooya menganggapnya berlebihan seperti ini. Mungkin saja ini hanya rasa kekhwatiran sebatas teman saja tidak lebih. Ingat itu.
Taehyung Oppa perhatian sekali kepada Kak Sooya. Apa Taehyung Oppa menyukai Kak Sooya?
Batin Soodam.
Ara: "Kenapa kau ceroboh sekali Sooya?."
Sooya: "Ceroboh apanya?."
Ara: "Kenapa kau bisa kena wajan panas itu?."
__ADS_1
Sooya: "Aku tidak sengaja. Lagi pula ini hanya luka kecil saja."
Ara: "Kau ini."
Taehyung: "Sudah aku oleskan. Apa masih sakit?."
Sooya: "Tidak. Gomawo Taehyung-ah." Senyum.
Taehyung: (Senyum)
Jungkook: "Ekhem, Apa ada orang disini?."
Soodam: "Hahah Jungkook Oppa kenapa malah bertanya seperti itu?." Soodam tertawa terbahak-bahak. Entah apa yang lucu? Tapi Ara juga ikut tertawa. Dasar aneh.
💜
Pukul 3 sore. Sudah waktunya Sooya untuk berangkat kerja. Karena kemarin dia libur dan sekarang dia harus bekerja lebih giat lagi supaya Bos tidak memarahinya. Dan jangan lupakan. Sooya masih memikirkan kejadian di supermarket tadi pagi. Pacar? Sooya akan menanyakannya kepada Bosnya.
Taehyung: "Apa kau mau bekerja?."
Jungkook: "Apa tanganmu masih sakit?."
Ara: "Kenapa kau malah diam saja kalau ditanya Sooya."
Sooya: "Kalian itu banyak tanya."
Soodam: "Malu bertanya sesat dijalan Kak." Soodam tertawa konyol. Tapi bagi Sooya itu tidak lucu dan bodohnya lagi Jungkook dan Ara ikut tertawa. Mungkin mereka memiliki hobi yang sama yaitu suka tertawa. Sedangkan Taehyung menatap mereka dengan tatapan datar tanpa ekspresi.
Taehyung: "Apa itu lucu?."
Sooya: "Apa itu lucu?."
Hanya kebetulan. Sooya dan Taehyung mengucapkan itu secara bersamaan. Tetapi mereka bertiga tidak menggubris.
Sooya: "Sudahlah, Aku mau pergi dulu?."
Ara: "Taehyung akan mengantarmu."
Sooya: "Tidak perlu. Aku bisa naik bus."
Jungkook: "Sooya, Disaat ada untung kenapa kau malah memilih rugi?."
Taehyung: "Ayo." Kata Taehyung dan menarik ku kedalam mobil.
_____________________________________________
__ADS_1
Happy Reading All...
Don't forget to be happy.❤️