My Boy Kim Taehyung

My Boy Kim Taehyung
Chapter 44


__ADS_3

KOREA SELATAN.


Taehyung, Sooya, Dan Beomgyu sudah sampai di Korea. Tidak ada satupun yang tau kalau Sooya sudah kembali, Taehyung dan Beomgyu sengaja merahasiakan nya karena ingin memberi kejutan kepada mereka semua, Terutama Soodam.


Sooya menghirup udara bebas, Dia sangat merindukan negara kelahirannya ini. Ini untuk pertama kalinya dia kembali ke Korea, Sebelumnya dia belum ada rencana untuk kembali ke Korea setelah sibuk mengurus perusahaan nya.


Taehyung: "Kau merindukan nya?."


Sooya melirik ke arah Taehyung, Dia pun tersenyum sambil menganggukkan kepalanya.


Taehyung: "Ayo, Kita ke rumah mu!."


Taehyung menggenggam tangan Sooya, Mereka langsung masuk kedalam mobil yang sudah menjemput mereka.


Didalam perjalanan menuju rumah Sooya, Taehyung tidak melepaskan genggaman nya. Entah kenapa, Dia takut wanita yang ada disebelah nya ini akan pergi lagi.


Sooya: "Hei! Kenapa kau kelihatan sangat khawatir?."


Taehyung: "Aku takut kehilanganmu lagi, Sungguh Sooya! Kau jangan pergi lagi..."


Taehyung melemas, Dia menyandarkan kepalanya ke bahu Sooya. Sooya tersenyum, Dia pun mengusap lembut rambut Taehyung.


💜💜💜


Disini lah Sooya berada, Di rumah yang memiliki beribu kenangan didalamnya. Rumah peninggalan eomma dan Appa nya. Dia masih berada di dalam mobil, Mengamati rumahnya itu.


Bisa dilihatnya dari luar, Paman dan Bibinya yang sedang berbincang di teras. Tapi dia belum melihat Soodam, Mungkin saja dia sedang ada di kamarnya.


Taehyung: "Ayo, Kita keluar!."

__ADS_1


Sooya mengangguk, Mereka pun keluar dan langsung pergi ke rumah Sooya. Jangan lupakan Beomgyu yang masih setia mengikuti Taehyung dan Sooya.


Dari kejauhan, Paman dan Bibinya melihat kearah mereka, Apakah paman dan bibi sudah tau kalau Sooya masih hidup?


Barulah saat beberapa langkah ingin menginjak teras rumah, Paman dan bibi terkaget. Sooya hanya tersenyum melihat itu, Dia tau paman dan bibinya pasti kaget melihatnya.


Bibi: "Soo...Sooya?."


Paman: "K-kau masih hidup?."


Sooya mengangguk, Lalu dia mendekatkan diri nya kepada paman dan bibinya. Dia pun memeluk kedua orang tua yang telah dia anggap sebagai ayah dan ibunya sendiri.


Bibi: "Ya Tuhan, Mimpi apa aku semalam? Aku tidak pernah membayangkan kalau kau masih hidup. Tuhan benar-benar menyayangi mu nak..."


Sooya: "Iya Bi, Buktinya aku masih diberi kesempatan untuk hidup."


Paman: "Ayo, Masuk!."


Prankkk!!!


Soodam POV


Soodam sedang berada di dapur untuk membuatkan minuman, Sore-sore begini enaknya minum kopi hangat. Dia pun berniat untuk membuat kan paman dan bibinya.


Setelah selesai, Dia pun mengambil nampan dan meletakkan kopi di atasnya. Saat ingin keluar dari pintu masuk, Dia samar-samar mendengar nama Sooya. Dia pun melihat semuanya dengan jelas.


Bibi: "Soo...Sooya?."


Paman: "K-kau masih hidup?."

__ADS_1


Sooya mengangguk, Lalu dia mendekatkan diri nya kepada paman dan bibinya. Dia pun memeluk kedua orang tua yang telah dia anggap sebagai ayah dan ibunya sendiri.


Bibi: "Ya Tuhan, Mimpi apa aku semalam? Aku tidak pernah membayangkan kalau kau masih hidup. Tuhan benar-benar menyayangi mu nak..."


Sooya: "Iya Bi, Buktinya aku masih diberi kesempatan untuk hidup."


Paman: "Ayo, Masuk!."


Prankkk!!!


POV End.


Kedua kakak beradik itu saling menatap dengan rasa penuh kerinduan, Sooya melangkah maju dan memeluk erat tubuh adiknya.


Soodam membalas pelukan hangat kakaknya, Kini mereka berdua terisak. Membuat Paman, bibi, Taehyung, dan Beomgyu ikut merasakan kebahagiaan diantara mereka.


Sooya: "Aku kembali. Jangan menangis lagi, Nee?."


Sooya melepaskan pelukannya dan mengusap air mata Soodam. Soodam mengangguk lalu dia memeluk erat tubuh Sooya kembali.


Terimakasih Tuhan, Kau telah mengembalikan penyemangat hidup ku.


Batin Soodam.


_____________________________________________


Jangan Lupa Vote Like Dan Komen 💜


Don't forget to be happy 🤗

__ADS_1



__ADS_2