My Boy Kim Taehyung

My Boy Kim Taehyung
Chapter 04


__ADS_3

Hari ini aku sudah berada di kampus. Aku sedikit terlambat karena bus yang ku tumpangi mengalami kendala tadi. Jadi aku harus buru\-buru pergi ke kelas sebelum dosen killer masuk.



Aku terus berlari. Sampai\-sampai aku tidak sengaja menabrak seseorang.



*Brukkk*



"Ahh, Mianhae..."



"Nee, tidak apa\-apa. Apa kau baik\-baik saja nona?".



Suara laki\-laki tersebut terlihat sedikit familiar di telinga ku. Aku pun mendongakkan kepala ku dan melihat sosok pria itu. Dan ternyata pria itu adalah Jeon Jungkook.



"Jeon Jungkook?". Ucapku sedikit kaget.



"Oh, Kau Lee Sooya?".



" Nee.."



Jungkook pun membantu Aku berdiri.



" Maaf, Aku tadi tidak sengaja menabrak mu." Ucap pria bergigi kelinci itu.



"Tidak. Itu bukan salahmu. Aku saja yang sedang terburu\-buru jadi tidak sengaja menabrak mu."



"Kenapa kau terburu\-buru?".



Aku pun teringat dengan dosen killer yang sebentar lagi masuk. Kacau kalau dosen itu masuk aku akan kena hukum nanti.



"Maaf Jungkook aku sedang terburu\-buru." Ucapku dan meninggalkan Jungkook begitu saja.


______________________________________________


Menjengkelkan sekali hari ini. Aku sedang dihukum membersihkan toilet. Sangat memalukan.


__ADS_1


Tadi saat aku masuk ke kelas semua mata memandang ke arah ku. Begitupun dengan dosen killer itu. Rasanya aku mau mati saja, Aku harus tahan malu. Dimana letak muka ku.



Aku dihukum membersihkan toilet wanita. Banyak perempuan yang keluar masuk toilet hanya untuk menambah riasan di wajah mereka. Untuk apa mereka melakukan itu?



"Hei, Apa aku sudah kelihatan cantik?." Ucap seorang wanita yang sedang menebalkan lipstik nya.



"Kau selalu terlihat cantik. Apa kali ini kau memberanikan diri untuk menemui Taehyung?". Ucap seorang temannya.



Apa? Jadi dia melakukan ini untuk memikat hati pria sombong itu. Dasar bodoh. Dimana letak akal sehat mereka. Itu sama saja mereka memalukan diri mereka sendiri.


_____________________________________________


Aku sudah menyelesaikan hukuman yang diberikan dosen killer itu. Sangat melelahkan. Sekarang Aku ada di kantin sambil menikmati makanan.



"Sooya, Kenapa kamu bisa terlambat?". Ucap Ara yang baru datang dan duduk disamping Ku.



"Bus yang aku tumpangi mengalami kendala tadi." Ucapku sambil meneguk minuman.



"Kenapa kau tidak mau aku jemput?." Ucap Ara.




"Terserah kau saja lah." Ucap Ara sedikit merajuk.



*Oh ya, Tadi kan aku bertemu dengan Jungkook. Aku kan sudah janji pada diriku sendiri bahwa jikalau aku bertemu lagi dengannya aku akan mentraktir nya*.



"Boleh aku bergabung?". Ucap seorang pria dengan suara baritonnya.



Siapa lagi kalau bukan anak pemilik kampus ini. Dia memiliki suara bariton. Kim Taehyung. Eh bukan, Maksud ku Tuan Kim Taehyung.



"Tentu, Silahkan." Ucap Ara.



"Kenapa harus bergabung dengan kami?". Ucapku.



"Kau tidak bisa lihat. Kantin ini sudah penuh dan aku melihat ada bangku kosong disini." Ucap Taehyung.

__ADS_1



"Kau kan anak pemilik kampus ini, Kenapa tidak kau suruh saja salah satu dari mereka untuk memberimu tempat duduk."



"Sudahlah Sooya, Apa salahnya jika dia bergabung dengan kita." Ucap Ara dengan memegang pundak ku.



Terlihat dari kejauhan ada dua orang perempuan yang ingin kemari. Dengan make up yang tebal dan baju yang ketat. Pakaian macam apa itu?



"Hai, Apa aku boleh bergabung dengan kalian?." Ucap wanita itu.



"Tapi disini hanya tersisa satu kursi saja." Ucap Ara.



Memang. Kursi kantin di setiap mejanya hanya ada empat. Dan sudah di tempati oleh Aku, Ara, Dan Taehyung. Dan hanya ada satu kursi yang tersisa sedangkan mereka berdua.



"Aku hanya mengantar nya saja. Baiklah kalau begitu aku pergi dulu." Ucap teman wanita itu.



Sekarang kami duduk berempat. Ada Aku, Ara, Taehyung dan perempuan itu. Aku berhadapan dengan Taehyung sedangkan Ara berhadapan dengan perempuan itu. Jadi Taehyung dan perempuan itu duduk bersebelahan begitupun Aku dan Ara.



"Taehyung kau sangat tampan." Ucap perempuan itu sambil menatap Taehyung yang sedang makan.



"Ya, Aku tau itu. Terus kau mau apa? Tanda tangan? Foto? Atau apa?." Ucap Taehyung dengan gaya sombongnya.



"Sombong sekali anda Tuan Kim Taehyung." Ucapku mengejek.



"Kenapa?". Tanya Taehyung.



"Kau tidak usah ikut campur." Ucap perempuan itu.


______________________________________________


Sekarang Aku diantar oleh Ara untuk pergi bekerja. Sepanjang perjalanan Aku mengoceh sendiri tentang kejadian di kantin tadi. Perempuan tidak tau malu. Dia tidak ada bedanya dengan wanita club' malam, sama\-sama penggoda.



Dan yang bikin aku kesal tadi. Berani\-beraninya dia mengejek fisikku. Dia bilang badanku gendut. Muka ku jelek karena tidak memakai riasan wajah. Cih, Emang dia pikir dia cantik?


______________________________________________


Visual Perempuan tadi.

__ADS_1



__ADS_2