My Boy Kim Taehyung

My Boy Kim Taehyung
Chapter 15


__ADS_3

Supermarket.


Sooya bekerja seperti biasanya. Dia bekerja hanya duduk didepan meja kasir sambil menerima uang para pelanggan. Dan ya tangan Sooya sedikit melepuh walaupun sudah di obati. Tapi itu tidak menjadi penghambatnya dalam bekerja.


💜


Pukul 22.00 Malam. Waktu Sooya bekerja sudah habis dia memutuskan untuk pergi keruangan Bos nya sebentar untuk menanyakan tentang kejadian kemarin.


Ruangan Bos


Tok tok tok...


Bos: "Masuk."


Ceklekk...


Sooya: "Selamat malam Bos." Ucap Sooya sedikit membungkuk.


Bos: "Oh Sooya. Ada apa? Bukannya jam kerjamu sudah habis?."


Sooya: "Nee Bos, Tapi ada yang mau saya bicarakan kepada anda."


Bos: "Baiklah, Kalau begitu silahkan duduk."


Kini Sooya sudah duduk didepan bosnya. Dia sedikit merasa bersalah karena sudah waktunya pulang tapi Sooya malah mengajak bosnya ini untuk bicara. Mungkin bagi bosnya hal itu tidak penting tapi bagi Sooya ini penting. Ia menanyakan ini supaya semuanya jelas.


Sooya: "B-bos?."


Bos: "Nee?."


Sooya sedikit gugup karena tatapan bosnya yang begitu lekat melihat nya. Bos muda yang tampan dan juga tajir. Dia memiliki cabang perusahaan dimana-mana bahkan supermarket ini hanya cabang kecil dari cabang besarnya yaitu Mall.


Dia yang memiliki julukan worldwide handsome dari semua karyawan wanita disini.


Sooya akui dia memang tampan, Usianya juga mungkin tua beberapa tahun daripada Sooya. Selain tampan katanya dia juga baik. Oke langsung saja ke intinya. Kalau kita membahas terus ketampanan Bosnya mungkin bisa menghabiskan waktu 1001 malam. Begitulah kira-kira.


Sooya: "Maaf Bos, Kemarin saya tidak masuk bekerja."


Bos: "Tidak apa."


Sooya: "Kalau saya boleh tau..Yang meminta izin kepada Bos kemarin siapa ya Bos?."

__ADS_1


Bos: "Teman saya dan dia bilang juga pacarmu. Kamu beruntung bisa memilikinya karena dia tidak mudah untuk jatuh cinta."


Sooya: "Namanya saya boleh tau Bos?."


Bos: "Pacarmu Kim Taehyung, Bukan? Dia adalah sahabat saya dan sudah saya anggap sebagai adik saya sendiri."


Sooya: "Dia mengatakan kalau dia pacar saya Bos?."


Bos: "Iya, Memangnya ada apa?."


Sooya: "T-tidak ada Bos. Kalau begitu saya permisi dulu. Maaf karena telah menggangu waktu anda."


Bos: "Tunggu!."


Sooya: "Ada apa Bos?."


Bos: "Panggil nama saya aja. Kita sudah diluar waktu kerja jadi kamu boleh memanggil ku dengan namaku."


Sooya: "Tapi Bos, Maaf sejujurnya saya masih belum tau nama Bos."


Bosnya terkekeh. Baru kali ini ada karyawan yang belum mengenal namanya. Dan seperdetik itu pun Bosnya ingat kalau dia masih karyawan baru.


Sooya: "Baiklah Bos, Eh maksudnya Jin."


Luar Supermarket.


Sooya masih menunggu jemputan, Tadi katanya Taehyung akan menjemputnya. Entah kenapa dia belum datang juga. Mungkin saja dia sudah tidur karena hari sudah mulai larut atau dia lupa.


???: "Kau belum dijemput?." Tanya seorang pria yang berada dibelakang Sooya. Setelah mendengar perkataan pria itu Sooya berbalik badan dan melihat sosok pria itu.


Sooya: "Oh, Jin?."


Seokjin: "Kenapa kau belum pulang?."


Sooya: "Aku masih menunggu jemputan."


Seokjin: "Apa itu Taehyung?."


Sooya membalasnya hanya dengan anggukan karena dia sedikit canggung karena Bosnya ini tua beberapa tahun darinya jadi dia tidak enak jika harus memanggil dengan sebutan nama saja.


Soekjin: "Tidak usah canggung."

__ADS_1


Sooya: "Nee."


Seokjin: "Baiklah, Aku akan menunggu Taehyung datang dan setelah itu aku baru pulang."


Sooya: "Tidak perlu Seokjin-ah kau pulang saja dulu. Aku akan menunggunya."


Seokjin: "Tidak apa."


Setelah beberapa menit kemudian akhirnya yang ditunggu-tunggu datang juga. Ya, Tuan muda Kim Taehyung.


Taehyung: "Maaf membuatmu menunggu Sooya."


Sooya: "Gwenchana."


Taehyung: "Oh, Seokjin Hyung."


Soekjin: "Lain kali jangan membuat pacarmu menunggu lama Taehyung."


Seketika Taehyung terkejut mendengar perkataan Seokjin. Dia baru ingat kalau dia mengatakan bahwa Sooya ada kekasihnya.


Taehyung: "N-nee Hyung."


Seokjin: "Baiklah, Sooya aku pulang dulu dan kalau kau ingin marah. Marahi saja pacarmu ini karena telah membuatmu menunggu."


Sooya: "Nee." Senyum kikuk


Diperjalanan Pulang


Taehyung: "Sooya-ah, Aku minta maaf."


Sooya: "Aku sudah memaafkan mu, Tapi kenapa harus berbicara seperti?."


Taehyung: "Aku hanya bercanda pada Seokjin Hyung, Aku memancingnya supaya dia juga mencari seorang kekasih dan tidak terlalu fokus pada pekerjaan nya." Jelas Taehyung yang masih fokus menyetir dan sesekali melihat ke Sooya.


Sooya: "Terserah kau saja." Sooya mengangkat bahunya.


____________________________________________


Jangan Lupa Vote Like Dan Komen ❤️


Don't forget to be happy 🤗

__ADS_1


__ADS_2