My Boy Kim Taehyung

My Boy Kim Taehyung
Chapter 35


__ADS_3

Tepat pukul delapan pagi mereka sampai di Korea. Saat sampai mereka langsung menuju ke rumah lama Sooya dan Soodam.


Bunyi ambulance berbunyi nyaring menyusuri jalanan kota Seoul. Air mata mereka masih setia menetes.


Luka bakar yang memenuhi wajah pucat Sooya semakin mengering, Tapi tidak bisa dipungkiri bahwa bentuk wajah Sooya tidak bisa dilihat seperti semula. Semuanya tampak beda.


Saat sampai di rumah, Semuanya mempersiapkan proses pemakaman Sooya. Mereka semua memakamkan Sooya tepat disebelah makam ibunya.


💜💜💜


Satu persatu pelayat pergi meninggalkan tempat pemakaman Sooya, Yang tersisa hanyalah mereka. Seakan mereka ingin menemani Sooya disana.


Soodam: "Kak, Pasti kau sudah bertemu dengan eomma dan Appa kan? Apa mereka baik-baik saja? Apa mereka bahagia disana? Jaga mereka baik-baik kak, Aku disini merindukan kalian."


Soodam menangis sambil memeluk foto Sooya, Yang terletak didepan batu nisan Sooya. Sementara itu, Taehyung air matanya sudah tidak bisa keluar lagi. Entah karena apa? Tapi dia sudah berada dititik paling bawah sekarang.


Seokjin: "Aku tidak menyangka dia pergi secepat ini."


Seokjin menyerka air matanya, Sungguh dia juga merasakan kehilangan sosok Sooya. Begitupun juga dengan Hosoek.


Hosoek: "Semoga dia bahagia disana."


Seokjin: "Kalau begitu kami pulang dulu, Jaga dirimu Taehyung."


Soodam menangis sesenggukan, Ara yang melihat itupun langsung mendekap erat tubuh Soodam. Dia tau apa yang dirasakan Soodam, Untuk ketiga kalinya dia kehilangan sosok penyemangat hidupnya.


Soodam: "Waeee!!! Kenapa kau ambil mereka dari ku!!! Kenapa Tuhan!!!."


Soodam berteriak, Dia benar-benar kehilangan.

__ADS_1


Bibi: "Ikhlaskan nak, Ini semua sudah takdir Tuhan. Kita tidak bisa menyalahkan-Nya."


Soodam: "Aaaaa!!! Bibi aku..Hiks..Aku tidak sanggup lagi, Hiks... Mereka semua pergi meninggalkan ku sendiri."


Taehyung ikut duduk bersimpuh didepan makam Sooya. Dia memegang pipi Soodam dan menyerka air matanya.


Soodam dapat melihat dari mata Taehyung, Kalau pria ini sangat hancur, Seperti kehilangan semangat untuk hidup.


Taehyung: "Dia sudah tenang disana. Jangan bersedih lagi, Bukankah bebannya sudah lepas? Dengarkan Oppa, Kita pasti bisa melaluinya. Kau tidak sendiri."


Taehyung langsung mendekap erat tubuh Soodam, Memberinya kekuatan. Walaupun sebenarnya dia juga butuh kekuatan sekarang.


Sooya, Aku harap kau bahagia disana. Aku berjanji akan selalu menjaga Soodam. Jangan lupakan kalau aku selalu mencintaimu sampai kapanpun.


Batin Taehyung.


💜💜💜


Mengenang kembali masa-masa bersama sang kekasih, Waktu yang singkat untuk mereka. Bahkan sampai sekarang ini Taehyung masih merasa bahwa semuanya inj mimpi.


Tapi keadaan yang membuat semuanya terasa nyata. Dia masih memikirkan kecelakaan yang menimpa Sooya.


Ada yang mengganjal dalam hatinya, Tapi dia tidak tau apa itu?


Taehyung: "Bukankah, Bibi Sooya bilang kalau dia kecelakaan dengan mobil yang juga berisikan wanita. Apa wanita itu sudah meninggal?."


Taehyung menganalisis perkataan Bibi Sooya, Ada yang ganjal. Dia harus mencari tahu nya.


Beomgyu: "Hyung?."

__ADS_1


Taehyung membalikkan badannya saat Beomgyu memanggilnya.


Beomgyu: "Makanlah sedikit Hyung."


Beomgyu datang dengan sepiring makanan dan segelas susu hangat ditangan nya. Sudah dari kemarin Taehyung tidak mengisi perutnya.


Sementara itu Taehyung hanya diam tanpa menyentuh makanan tersebut. Dia masih belum selera, Sekarang dia sudah seperti mayat hidup. Tidak mempunyai semangat untuk menjalani kehidupan.


Beomgyu: "Hyung, Apa kau pikir dengan begini Sooya nuna akan bahagia melihatmu?."


Pandangan Taehyung langsung beralih pada Beomgyu. Dia sedikit memiringkan kepalanya untuk mencerna perkataan Beomgyu.


Beomgyu: "Hyung sudah seperti orang yang tidak memiliki semangat untuk hidup, Apa kah Hyung tidak memikirkan perasaan Sooya nuna disana? Pasti dia akan sedih melihat Hyung seperti ini."


Ah! Sekarang Taehyung mengerti apa yang dikatakan Beomgyu, Tapi dia benar-benar tidak memiliki nafsu makan untuk sekarang. Dan dia butuh ketenangan untuk memikirkan tentang kecelakaan yang menimpa Sooya.


Beomgyu: "Aku tau Hyung masih belum bisa menerima kenyataan ini, Tapi semuanya ini benar-benar terjadi Hyung. Aku mohon makanlah sedikit demi Sooya nuna."


Benar! Apa yang dikatakan Beomgyu memang benar. Taehyung harus membuat Sooya bahagia walaupun mereka sekarang sudah beda alam.


Aku akan cari semuanya dengan tuntas, Semuanya masih terasa aneh bagiku. Untuk itu aku harus memiliki tenaga yang kuat.


Batin Taehyung sambil melahap makanan dan meneguk susunya.


_____________________________________________


Jangan Lupa Vote Like Dan Komen ❤️


Don't forget to be happy 🤗

__ADS_1


__ADS_2