
Masa yang Ditetapkan
Masa yang di tetapkan
Masa seolah-olah telah berakhir,
Aku tahu akhirnya,
Aku duduk pada masa yang telah dilalui,
Melaluinya dengan merindui masa yang sudah berlalu,
Untuk menghargainya berjumpa dengan orang yang paling aku sayang,
Akan merinduinya di persimpangan masa saat jalan sendirian.
βZainab Baudin
πππ
Setelah puas mereka berpelukan, Bibi dan Paman mereka menyuruh mereka masuk dan berkumpul di ruang tamu. Sooya berjalan sambil merangkul pundak adiknya, Soodam benar-benar merindukannya.
Taehyung dan Beomgyu yang melihat ikatan persaudaraan antara Sooya dan Soodam hanya tersenyum manis. Mereka berdua benar-benar saling menyayangi satu sama lain.
Bibi: "Bibi masih bingung dengan apa yang terjadi. Bisa kalian jelaskan?."
Sooya hanya tersenyum tipis, Dia pun melepas rangkulannya dan mulai membuka suara. Semua yang ada di ruang tamu mendengar kan Sooya dengan seksama.
Setelah mendengar kan penjelasan dari Sooya, Semua nya bernafas lega. Ternyata masih ada orang baik di dunia ini yang mau membantu Sooya.
Beomgyu: "Jadi jenazah perempuan yang sudah kita kubur waktu itu siapa?."
Semua terdiam, Sooya pun mengingat-ingat kejadian itu kembali. Sampai akhirnya dia pun mengingat seseorang yang jatuh ke jurang bersamanya.
Sooya: "Apa dia wanita yang menabrak ku?."
Taehyung: "Lalu kenapa paman dan bibi mengatakan kalau itu jenazah Sooya?."
__ADS_1
Bibi: "Bibi pikir itu Sooya karena waktu itu Sooya memakai pakaian formal untuk berangkat ke kantor."
Soodam: "Lalu bagaimana sekarang? Pasti keluarganya sedang mencari nya."
Paman: "Begini saja, Paman dan bibi akan kembali ke Inggris untuk menyelesaikan masalah ini."
Sooya: "Paman, Bagaimana dengan perusahaan?."
Paman: "Tenang saja, Semua sudah diurus oleh sekretaris mu."
πππ
Setelah perbincangan mereka tadi sore, Paman dan Bibinya memutuskan untuk berangkat langsung ke Inggris. Kini tinggallah Sooya dan Soodam dirumah.
Taehyung dan Beomgyu sudah pulang setelah mengantarkan paman dan bibi ke bandara. Oh ya! Sooya melupakan sesuatu.
Jungkook dan Ara!
Sooya pun beranjak dari tempat tidurnya dan pergi ke kamar Soodam.
Sooya: "Soo, Bagaimana kabar Jungkook dan Ara?."
Sooya: "Tapi aku tidak bisa menghubungi Taehyung."
Soodam: "Kenapa?."
Sooya: "Ponsel ku kan tidak ada lagi, Sekalian besok kita ke mall buat beli ponsel baru."
Soodam: "Yasudah, Kalau gitu biar aku yang akan menghubungi Taehyung Oppa."
Soodam pun mengambil ponselnya yang terletak di atas meja belajar nya dan mencari kontak dengan bernamakan 'Calon Kakak Ipar'.
-Call On-
Soodam: "Annyeong Oppa!."
Taehyung: "Annyeong, Ada apa Soo? Apa Sooya baik-baik saja?."
__ADS_1
Sooya tersenyum mendengar Taehyung mengkhawatirkan nya. Pria ini benar-benar perhatian, Membuatnya semakin mencintainya saja.
Soodam: "Kak Sooya baik-baik saja, Aku hanya ingin mengajak Oppa untuk berkunjung ke rumah Jungkook Oppa dan kak Ara. Apa Oppa mau ikut? Sekalian ajak Beomgyu."
Taehyung: "Tentu saja, Besok Oppa akan menjemput kalian. Emm...Dimana Sooya?."
Soodam: " Baiklah, Kak Sooya sedang disebelah ku."
Soodam pun memberikan ponselnya kepada Sooya. Sooya mengambil ponsel itu dan beranjak ke ruang tamu.
Sooya: "Ada apa?."
Di kejauhan sana Taehyung tersenyum mendengar suara sang pemikat hatinya.
Taehyung: "Apa kepala dan kaki mu masih sakit?."
Sooya: "Tidak lagi, Emm...Apa kau sudah makan?."
Taehyung: "Sudah, Besok setelah berkunjung kita akan ke rumah sakit dulu."
Sooya: "Iya tuan Kim!."
Taehyung: "Istirahat lah, Ini sudah malam."
Sooya: "Iya, Kau juga harus istirahat. Selamat malam, Aku mencintaimu!."
Taehyung: "Haha! Aku juga mencintaimu!."
-Call Off-
Sooya mematikan sambungan telepon nya, Hatinya kembali menghangat akan kehadiran Taehyung kembali di dalam kehidupannya. Semoga saja hubungan mereka kedepannya lebih baik.
_____________________________________________
Jangan Lupa Vote Like Dan Komen β€οΈ
Don't forget to be happy π€
__ADS_1