
Bel istirahat berbunyi. Semua mahasiswa dan mahasiswi bergembira. Akhirnya mereka bisa pergi ke tempat dimana cacing-cacing diperut mereka diberi makan.
Begitu pula dengan Sooya dan Ara, Mereka berdua pergi ke kantin.
Kantin
Sooya: "Kau mau pesan apa, Ara?."
Ara: "Bulgogi dan lemon tea saja."
Sooya: "Baiklah, Tunggu disini nona manis~."
Sooya pergi ke tempat penjual makanan. Sedangkan Ara duduk manis dimeja kantin. Terlihat dari kejauhan Jungkook dan Taehyung berjalan kearah meja Ara.
Jungkook: "Ara-ah kenapa kalian meninggalkan kami?."
Ara: "Cacing-cacing ku sudah demo didalam."
Taehyung: "Eoh? Dimana Sooya?."
Ara: "Itu dia." Menunjuk Sooya yang sedang berjalan ke arah mereka sembari membawa pesanan makanan mereka.
Sooya: "Ini pesanan mu nona manis~."
Ara: "Ck, Kau seperti penggoda saja."
Ara dan Sooya tertawa satu sama lain. Sedangkan Jungkook dan Taehyung mengkerutkan dahinya. Mereka tidak paham dengan kedua sahabat itu, Kenapa bisa tertawa terbahak-bahak. Padahal tidak ada lelucon yang begitu lucu menurut mereka.
Jungkook: "Aneh." Gumam.
Taehyung: "Jungkook, Pesankan aku makanan." Duduk disebelah Sooya.
Jungkook: "Memangnya aku ini asisten mu, Apa?."
Taehyung: "Eoh? Kau mau menjadi asisten ku?."
Jungkook: "Mau ku buang kemana kau, Hah? Laut atau sungai?."
Taehyung terkekeh mendengar ocehan Jungkook. Begitupun dengan Ara dan Sooya. Sedangkan Jungkook geram dengan Taehyung.
Taehyung: "Ahh, Tidak-tidak.." Masih tertawa.
Jungkook: "Ck, Kalian berhentilah tertawa."
Sooya: "Aduh, Sudah-sudah perutku sudah sakit akibat terlalu banyak tertawa."
Ara: "Aku senang melihat mu bisa tertawa lepas seperti ini Sooya."
Sooya: "Ck, Jangan mulai lagi."
Ara: "Sungguh. Aku tidak bercanda."
Sooya pun menghiraukan perkataan Ara. Dia memilih untuk menyantap makanan daripada membahas hal yang tidak penting menurutnya.
__ADS_1
💜💜
Bel pulang sudah berbunyi. Waktunya semua mahasiswa meninggalkan aktivitas mereka dan kembali ke Istiana mereka yaitu rumah. Tapi tidak dengan Sooya, Dia harus kembali ketempat dimana dia menghasilkan uang. Artinya dia harus bekerja.
Taehyung: "Mau ku antar bekerja?."
Sooya: "Eoh? Tidak usah aku bisa naik bus."
Ara: "Pergilah bersama Taehyung, Sooya."
Jungkook: "Iya, Lagian kau akan menunggu bus dihalte dalam keadaan hujan begini?."
Ya, Hari sedang hujan. Sooya suka hujan karena dengan hujan itu bisa menyejukkan hatinya. Dengan hujan dia bisa mengenang kembali masa dimana orang-orang yang dicintai masih bersamanya.
Hujan membuat hatinya tenang. Dia akan meluapkan kekesalannya dengan berteriak ditengah hujan. Tapi dia harus mengundurkan keinginannya jauh-jauh, Karena dia harus bekerja. Jadi dia tidak bisa untuk bermain ditengah hujan.
Walau, Sebenarnya jauh dihatinya yang paling dalam, Dia ingin sekali berteriak ditengah hujan. Tapi itu tidak mungkin.
Akhirnya Sooya pun memutuskan ikut bersama Taehyung. Karena dia tidak ingin kedinginan saat menunggu busnya datang.
Sekarang Sooya dan Taehyung sedang menuju ke tempat Sooya bekerja. Tapi Sooya pun menjadi bingung sendiri karena Taehyung tidak melajukan mobilnya kearah tempat dia bekerja.
Bahkan supermarket tempat dia bekerja itu sudah dilewati oleh Taehyung.
Sooya: "Taehyung, Supermarket nya sudah lewat."
Taehyung tidak bergeming. Dia masih fokus menyetir. Sooya pun menjadi kesal karena Taehyung tidak mengantarnya bekerja. Tapi malah terus menelusuri jalan kota ditengah hujan.
Sooya: "Untuk apa kau membawa ku kesini?."
Taehyung: "Temani aku bermain ditengah hujan."
Sooya: "Apa? Taehyung aku tidak mau bermain. Cepat antar aku bekerja, Aku sudah terlambat karena mu."
Taehyung: "Kau tidak masuk kerja hari ini."
Sooya: "Ck, Cepatlah. Nanti Bosku akan marah."
Taehyung: "Tidak akan. Aku sudah meminta izin tadi."
Sooya: "Terserah kau saja."
Sooya memilih diam daripada harus berdebat melawan Taehyung. Sooya diam sambil memandang kearah luar jendela. Melihat derasnya hujan yang membasahi kaca mobil Taehyung.
Taehyung: "Sooya, Ayo kita keluar."
Sooya: "Untuk apa? Diluar sedang hujan."
Taehyung: "Aku ingin bermain."
Sooya: "Kau sudah besar Taehyung. Untuk apa kau bermain hujan?."
Tidak dapat jawaban. Taehyung keluar tanpa memakai payung dan membukakan pintu mobil untuk Sooya.
__ADS_1
Taehyung pun menarik tangan Sooya agar keluar dari mobil dan merasakan sejuknya udara ditengah hujan.
Basah. Kami berdua langsung basah kuyup. Dasar bayi besar! Begitulah kira-kira yang ada pada pikiran Sooya.
Sooya mulai menikmati rintikan hujan yang mengenai wajahnya. Taehyung yang melihat itu pun tersenyum.
Taehyung: "Katanya tidak mau bermain ditengah hujan." Goda Taehyung.
Sooya: "Sudah terlanjur basah, Ya mau bagaimana lagi."
Taehyung: "Dasar." Mencubit hidung Sooya.
Sooya: "Yak! Kenapa kau mencubit hidung ku?."
Taehyung: "Aku merasa geram saja padamu."
Sooya tidak memperdulikan perkataan Taehyung. Dia pergi meninggalkan Taehyung dan menuju ke tepi danau.
Sooya merentangkan kedua tangannya dan menengadahkan kepalanya ke atas sambil memejamkan matanya.
Tiba-tiba saja sepasang tangan kekar melingkar di pinggang Sooya. Sooya yang merasakan itupun langsung kaget dan membuka matanya.
Taehyung. Pria itu sedang memeluk Sooya erat dari belakang. Sooya merasakan ada kehangatan dari tubuh Taehyung yang mengalir ditubuhnya.
Taehyung: "Biarkan seperti ini dulu." Ucap Taehyung yang meletakkan dagunya dipundak Sooya dan memejamkan matanya.
Seketika jantung Sooya berdetak begitu cepat. Suara bariton itu benar-benar membuat Sooya bergemetar. Dia tidak pernah merasakan ini sebelumnya.
Semakin lama, Pelukan itu semakin erat. Sooya sedikit merasa kesulitan bernapas.
Sooya: "Yaak! Taehyung-ah aku tidak bisa bernapas."
Bukannya melepaskan pelukannya, Tapi Taehyung hanya melonggarkan pelukannya. Dia benar-benar nyaman dengan posisi seperti ini.
Sooya: "Ada apa denganmu Taehyung? Kenapa tiba-tiba memeluk ku seperti ini?."
Taehyung: "Aku mencintaimu."
Deg. Jantung Sooya hampir saja pindah dari tempatnya setelah mendengar perkataan Taehyung yang masih setia memeluk nya.
Sooya hanya diam mematung. Dia masih tidak percaya dengan apa yang dikatakan Taehyung.
Sampai pada akhirnya, Taehyung melepas pelukannya dan membalikkan tubuh Sooya agar menghadap padanya.
Taehyung menatap dalam mata Sooya. Begitupun dengan Sooya. Sampai Taehyung mengulang kembali perkataannya tadi.
Taehyung: "Aku mencintaimu."
____________________________________________
Jangan Lupa Vote Like Dan Komen ❤️
Don't forget to be happy 🤗
__ADS_1