My Boy Kim Taehyung

My Boy Kim Taehyung
Chapter 46


__ADS_3

Peluk Erat Para Sahabat


Jatuh dalam penghianatan cinta 


Remuk hancur hati terasa pilu 


Dusta terus menghantui cinta terdahulu 


Benci mengenang larut dalam lamunan 


Cinta yang semu hilang bersama angin malam 


Uluran tangan bisikan motivasi untuk berjuang 


Mengangkat jiwa yang terpuruk oleh dusta 


Bangkit dan melangkah wujudkan impian 


Kau datang tanpa kebohongan dan kemunafikan 


Kau hadir tanpa paksaan tapi sangat berkesan 


Kemurnian dan ketulusan itu yang kalian berikan


Terima kasih untuk para sahabat


Salam peluk hangat dan erat sebagai pengikat


💜💜💜


Pagi harinya, Sooya dan Soodam sudah selesai dengan aktivitas nya. Kini tinggal menunggu Taehyung dan Beomgyu menjemput mereka.


Sooya dengan penampilan sederhana nya, Dengan menggunakan celana kulot dipadukan kaos putih, Sedangkan Soodam menggunakan rok setinggi lutut dipadukan dengan sweater andalan nya.


Mereka menunggu Taehyung dan Beomgyu dengan menonton televisi, Tak berapa lama kemudian yang di tunggu-tunggu akhirnya datang.


Taehyung: "Maaf, Membuat kalian menunggu lama."


Sooya: "Tidak apa, Ayo kita berangkat!."


Mereka semua memasuki mobil Taehyung. Dengan Taehyung yang menyetir dan Sooya berada disebelah nya. Sedangkan Soodam dan Beomgyu duduk dibelakang.


Hening!

__ADS_1


Taehyung melirik sang kekasih yang berbeda disebelah nya, Dia tersenyum tipis saat melihat Sooya tersenyum memandangi jalanan kota Seoul.


Sementara itu yang terjadi antara Soodam dan Beomgyu hanya kecanggungan, Entah kenapa mereka tidak bisa seasik dulu lagi. Taehyung melirik mereka lewat kaca spion mobil, Melihat mereka berdua hanya sibuk dengan ponselnya masing-masing.


Taehyung: "Ekhem!."


Taehyung berdehem, Semua yang ada di mobil mengalihkan atensinya kepada Taehyung.


Taehyung: "Kenapa kalian berdua sangat kaku? Bukankah kalian berdua sahabat?."


Tanya Taehyung sambil melirik melalui kaca spion mobil. Yang ditanya hanya diam saling menatap, Begitupun dengan Sooya yang juga merasakan hal yang sama dengan Taehyung.


Sooya: "Benar juga!."


Beomgyu: "Ka-kami berdua sedang sibuk mengurusi cuti di kampus, Hyung!."


Soodam: "I-iya."


Taehyung: "Kenapa gugup begitu? Kalian akan aku pindahkan ke kampus Appa."


Beomgyu: "Benarkah?."


Taehyung mengangguk. Taehyung berharap Beomgyu lebih percaya dengan perasaan nya sendiri. Dia yakin kalau Beomgyu memiliki perasaan terhadap Soodam, Hanya saja adiknya ini kurang percaya diri.


💜💜💜


Ara bergegas menuju pintu utama, Saat mendengar seseorang menekan tombol bel rumahnya, Dia pun segera membuka pintu nya.


Ceklekk!!!


Ara tertegun, Melihat siapa tamu yang sudah datang pagi-pagi ke kediamannya dan Jungkook.


Ara: "Ternyata kalian, Aku pikir siapa."


Ara pun mempersilahkan mereka masuk tanpa menyadari seseorang yang sangat dia rindukan sedang menatap nya dengan tersenyum.


Ara pun menghentikan langkahnya dan membalikkan badannya saat melihat sosok wanita yang sudah dia anggap sebagai saudara nya sendiri.


Deg!


Sooya tersenyum, Dia melangkah maju dan segera memeluk Ara yang hampir saja jatuh akibat shock.


Ara: "K-kau masih hidup?."

__ADS_1


Ara melepaskan pelukannya dan menatap Sooya dengan seksama. Apakah dia sedang bermimpi?


Ara: "Syukurlah, Ternyata kau benar-benar masih hidup. Aku sangat merindukan mu, Sooya-ah!!."


Ara memeluk Sooya lagi, Sungguh! Dia benar-benar merindukannya.


Setelah puas menangis dan berpelukan, Ara mengajak semua duduk. Dia kembali ke atas untuk membangunkan sang suami, Jeon Jungkook!


Selang beberapa menit Ara turun berserta Jungkook yang mengikuti nya dari belakang. Terlihat kalau Jungkook masih mengantuk.


Taehyung: "Hei bung! Kenapa kau susah sekali bangun pagi?.",


Jungkook membuka matanya saat mendengar Taehyung mengejeknya, Tapi seketika langkahnya berhenti melihat sosok yang sudah dikuburkan beberapa pekan lalu.


Jungkook: "A-ara, A-apa mata ku sedang sakit?.",


Ara: "Apa maksudmu?"


Jungkook: "K-kenapa ada hantu Sooya disini?."


Jungkook ketakutan, Dia bersembunyi dibalik punggung kecil milik istrinya. Dia masih belum menyadari bahwa Sooya benar-benar masih hidup.


Taehyung: "Yak! Paboyaa, Kekasihku belum mati!."


Semua tertawa melihat ekspresi ketakutan Jungkook. Jungkook pun mengerjapkan mata berkali-kali untuk memastikan pandangan nya.


Jungkook: "I-ini beneran Sooya? Bukankah dia--."


Sooya: "Iya, Ini aku. Kau tidak mau memeluk sahabat mu ini?.",


Dengan segara Jungkook memeluk erat tubuh Sooya, Sampai sepasang tangan memisahkan mereka berdua.


Taehyung: "Jangan memeluknya terlalu erat!."


Dengan ekspresi datarnya mampu membuat orang-orang yang berada disana mencibir Taehyung dengan sebutan Posesif Men!


_____________________________________________


**Pengen cepet-cepet tamatin nih novel, tapi harus selesain masalah si Eunha dulu.


Next episode**!!!!


__ADS_1


__ADS_2