
Hari ini Sooya, Jimin, dan Appa Nayeon akan berangkat ke kota menggunakan kendaraan mobil truk. Memang tidak ada kendaraan lain selain itu.
Kira-kira perjalanan mereka akan memakan waktu 3 jam, Sooya sudah tidak sabar untuk bertemu dengan Soodam. Tapi, Apa yang telah terjadi selama dia hilang?
Apakah semuanya sudah menganggapnya mati? Atau hilang? Ahh, Sooya tidak perlu memikirkan itu yang terpenting sekarang adalah dia KEMBALI.
Nayeon: "Soo, Sampaikan salam ku pada adik mu."
Sooya: "Pasti, Nay."
Sooya dibantu Jimin naik ke atas truk setelah itu mobil pun melaju. Aku harap Soodam dan yang lainnya baik-baik saja.
💜💜💜
Prangg!!!!
Taehyung membanting semua barang-barang yang ada di kamarnya, Dia kecewa! Karena apa? Ya, Karena Rossa, Detektif ternama itu mengingkari janji nya.
Rossa, Dia terpaksa menolak permintaan Taehyung karena urusan negaranya, Amerika. Dia disuruh untuk menyelidiki tentang kasus koruptor yang ada di negara nya. Dan dia tau, Taehyung pasti sangat kecewa dengan nya.
Beomgyu: "Hyung, Tenanglah."
Beomgyu berkali-kali mencoba untuk menenangkan Taehyung, Tapi pria itu selalu mengabaikan nya. Sehingga tangannya berdarah akibat memukul kaca di kamar mandi.
Taehyung: "Detektif macam apa dia? Tidak profesional sekali! Argghh!!!."
Beomgyu: "Hyung, Dia melakukan ini karena terpaksa. Dia juga salah satu orang terpercaya di negara nya Hyung!."
Taehyung terduduk lemas di lantai, Polisi masih menyelidiki sedangkan dia tidak mungkin harus memeriksa setiap rumah sakit di negara ini untuk mencari keberadaan Sooya.
__ADS_1
Beomgyu: "Hyung, Ikhlaskan Sooya nuna."
BRAKK!!
Taehyung menendang pintu kamar mandi sehingga membuat Beomgyu sedikit ketakutan.
Taehyung: "Sooya belum mati!! Dia belum mati, Gyu. Hikss..."
Beomgyu meraih tangan Taehyung dan membopong tubuh Taehyung untuk dia baringkan diatas kasur. Setelah itu dia mengobati luka di tangan Taehyung.
💜💜💜
3 jam berlalu, Akhirnya mereka sampai di kota. Sooya menghirup udara kota yang sangat dia rindukan, Apalagi adiknya.
Mobil truk berhenti di sebuah toko grosir terbesar di London, Jimin dan Appa Nayeon turun Sooya pun juga ikut turun.
Jimin: "Apa rumah mu disekitar sini?."
Jimin pun mengeluarkan beberapa lembar uang kertas dan diberikannya kepada Sooya.
Sooya: "Uang apa ini?."
Jimin: "Untuk naik taksi, Jangan berjalan kaki ya? Kaki mu masih belum sepenuhnya pulih apalagi kepala mu. Kalau sudah sampai di rumah jangan lupa langsung diobati oleh dokter, Oke?."
Sooya tersenyum mendengar nasihat dari Jimin, Lalu dia mendekap erat tubuh Jimin.
Sooya: "Jim, Terimakasih sudah merawat ku selama ini. Aku janji, Aku tidak akan pernah melupakan kebaikan mu dan kebaikan Nayeon, Kalau mau menikah jangan lupa undang aku ya?."
Jimin: "Bagaimana bisa aku menghubungi mu, Sedangkan ditempat kami tidak ada sambungan telepon apapun."
__ADS_1
Sooya: "Benar juga, Bagaimana kalau aku tulis alamat rumah ku."
Jimin mengangguk, Setelah itu dia memberikan kertas kecil dan pulpen kepada Sooya.
Sooya: "Aku pergi Jim!."
Sooya melambaikan tangannya saat memasuki mobil taksi.
Diperjalanan, Sooya memikirkan bagaimana reaksi adiknya melihat dirinya kalau dia masih ada di dunia ini, Atau dia sudah di temukan.
Dia memejamkan matanya, Ada sesuatu berdesir dalam tubuhnya. Sesuatu diluar dugaan akan terjadi, Apa itu?
Butuh waktu setengah jam untuk sampai ke rumah Sooya, Dia melihat kearah rumah nya yang tampak sepi. Dimana mereka?
Dia melirik ke pos sekuriti rumah nya, Tidak ada siapa-siapa disana? Dan...Kenapa rumahnya seperti telah di tinggalkan beberapa hari?
Dia berpikir apa paman dan bibinya sedang ada urusan diluar? Dan Soodam yang sedang hangout bersama Beomgyu.
Atau Soodam sedang mengerjakan tugas kuliahnya bersama Beomgyu. Sooya pun akhirnya memutuskan untuk pergi ke apartemen milik Beomgyu.
Karena biasanya Soodam akan mengerjakan tugas di apartemen Beomgyu atau di rumah nya. Tapi...Uangnya tadi habis untuk membayar taksi. Apa dia harus berjalan kaki dengan keadaan pincang seperti ini?
____________________________________________
**Apa Sooya akan pergi ke apartemen Beomgyu? Atau tetap masuk kedalam rumah nya dan menunggu paman, bibi, dan Soodam pulang?
Jangan Lupa Vote Like Dan Komen ❤️
Don't forget to be happy 🤗**
__ADS_1