My Boy Kim Taehyung

My Boy Kim Taehyung
Chapter 21


__ADS_3

Hari demi hari berlalu, Bulan demi bulan pun berlalu. Hubungan Taehyung dan Sooya makin hari makin erat. Mereka berdua sama-sama saling mencintai.


Mereka sudah menjalin hubungan selama 6 bulan lamanya, Dan sekarang mereka telah wisuda. Soodam pun sebentar lagi akan lulus. Dan hal terberat adalah, Sudah saatnya Sooya pergi melanjutkan cita-cita nya.


Dia sudah memikirkan ini jauh-jauh hari. Dia juga sudah menabung untuk membiayai kuliah Soodam. Dia sangat ingin adiknya ini sukses nantinya, Dia juga ingin sukses seperti yang diharapkan oleh ayah dan ibunya.


Masih ada waktu seminggu lagi untuk dia menghabiskan waktunya bersama sang kekasih, Kim Taehyung.


Kim Taehyung, Sudah memperkenalkannya kepada kedua orang tua nya. Orang tua Taehyung sangat baik kepada Sooya dan Soodam.


Bahkan, Eomma nya Taehyung ingin membiayai sekolah Soodam. Tapi itu langsung ditolak oleh Sooya, Karena dia tidak mau merepotkan orang tua Taehyung. Dia bisa membiayai adiknya.


Appanya Taehyung juga ingin memberikan tempat tinggal kepada mereka, Tentu saja itu ditolak oleh Sooya. Karena walaupun rumah itu kecil tetapi banyak kenangan terindah didalamnya.


Taehyung yang mengerti akan perasaan kekasihnya itupun meminta agar Appa dan Eomma membiarkan Sooya memilih yang terbaik untuk dirinya dan juga adiknya.


Soodam: "Kakak, Lusa aku akan ada acara perpisahan, Kakak datang kan?."


Yap. Aku dan Sooya sedang menonton televisi sembari menikmati makanan dan minuman. Hari ini Sooya sudah tidak bekerja, Karena dia mengundurkan diri.


Alasannya, Karena dia akan menempuh perjalanan yang akan menguras tenaga nya. Mulai minggu depan dia harus mempersiapkan seluruh tenaganya untuk mewujudkan impian nya.


Sooya: "Iya, Kakak akan datang. Ahhh cepat sekali kau lulus. Perasaan baru kemarin kau meminta ku membuatkan mu susu."


Soodam: "Yaak! Kakak. Aku ini sudah besar!."


Sooya terkekeh. Dia senang sekali menggoda adiknya. Eh, Membahas soal adik Sooya jadi ingat dengan perkataan Taehyung waktu di tepi danau.


Taehyung pernah bilang, Kalau dia juga mempunyai seorang adik. Laki-laki. Sooya jadi penasaran siapa dia? Bahkan Sooya sudah sering berkunjung ke rumah Taehyung. Sooya tidak menemukan sosok selain Taehyung, Kedua orang tuanya dan para pelayan yang ada di rumah nya.

__ADS_1


Apa dia berada diluar negeri? Mungkin saja. Sebaya siapa dia sekarang? Apakah seumuran dengan Soodam? Ahh, Sooya jadi penasaran.


Dia juga lupa untuk mempertanyakan itu kepada Taehyung. Karena disaat dia berada disisi Taehyung, Selalu saja gugup dan lupa akan mengatakan apapun.


💜💜


Soodam: "Kakak mau kemana? Rapi sekali."


Sooya: "Aku mau bertemu dengan Taehyung."


Hari ini Sooya dan Taehyung sudah berjanji untuk bertemu disebuah caffe yang dekat dengan kantor miliknya. Ya, Kini Taehyung tengah menjadi seorang CEO dikantor milik Appanya.


Taehyung sudah menawarkan pekerjaan bagus untuk Sooya. Tapi dia menolaknya, Pekerjaan itu sangat bagus untuk Sooya, Yaitu menjadi sekretaris Taehyung. Bukankah itu sangat bagus? Dia bisa sering-sering bersama Taehyung.


Sooya menolak itu karena dia ingin melanjutkan ambisinya. Dia tau, Hal itu membuat Taehyung kecewa kepadanya. Tapi percayalah, Sooya hanya ingin menggapai mimpi nya dengan hasil kerja keras nya sendiri.


Sampailah, Sooya kini disebuah caffe. Dilihatnya seisi caffe dia belum menemukan sosok pujaan hatinya. Mungkin dia sedang meeting. Jadi Sooya harus menunggu Taehyung.


Taehyung: "Maaf membuatmu menunggu." Ucapnya langsung duduk didepan Sooya.


Sooya: "Aku juga baru sampai."


Taehyung pun memesan makanan untuk mereka berdua. Setelah itu Taehyung menatap mata seseorang yang dia rindukan ini. Ya, Dia sangat merindukan sosok ini. Karena terakhir mereka bertemu lusa kemarin.


Lusa kemarin? Tapi rindunya sudah menggunung seperti ini. Sooya pun juga merasakan hal yang sama. Baru 2 hari tidak bertemu apalagi kalau bertahun-tahun.


Ahh, Sooya menjadi merasa bersalah kepada kekasihnya ini. Tapi dia harus melakukannya untuk merubah hidupnya dan Soodam. Dan juga dia ingin membuat kedua orang tuanya bangga padanya. Walaupun mereka sudah tidak ada disini. Tapi Sooya yakin ayah dan ibunya selalu mengawasi nya dari atas.


Taehyung: "Hahhhh." Menghela nafas berat.

__ADS_1


Sooya: "Kenapa?."


Taehyung: "Baru 2 hari kita tidak bertemu, Tapi rasa rinduku sangat menggebu-gebu."


Sooya menatap Taehyung dengan senyuman. Laki-laki ini benar-benar dramatis sekali.


Taehyung: "Aku juga merindukan senyuman mu itu."


Sooya kembali tersenyum. Dia tidak tau harus membalas perkataan Taehyung apa. Sampai akhirnya dia mengingat sesuatu yang selama ini ingin dia pertanyakan.


Sooya: "Taehyung?."


Taehyung: "Nee chagi?."


Sooya: "Waktu itu kau bilang, Kau mempunyai adik kan? Dimana dia sekarang?."


Taehyung: "Ohh, Dia sedang diluar negeri. Dia memilih untuk sekolah dan kuliah disana."


Sooya: "Kenapa dia tidak mau tinggal disini?."


Taehyung: "Entahlah, Katanya dia ingin mandiri."


Sooya: "Wah, Benarkah? Dia seorang lelaki tapi ingin mandiri."


Taehyung hanya membalas dengan anggukan sambil menikmati makanan yang sudah datang beberapa menit yang lalu.


____________________________________________


Jangan Lupa Vote Like Dan Komen ❤️

__ADS_1


Don't forget to be happy 🤗


__ADS_2