
" Hallo sayang kalian sudah sampai " ucap mami Lyly kepada ada dan memeluk ana
" Jeh mam anak mami itu aku kenapa aku mami langsung menyambut Ana sih " ucap oskar yang terkesan merajuk
" Hallo juga Mi, Ana baru saja sampai nii dengan pria menyebalkan di simping Ana ini. " ucap Ana sambil membalas peluk mami Lyly dan melirik kearah Oskar yang menampilkan wajah santai
" Hahaha ayo sayang kita masuk kedalam Papi sudah mengunggu, biarkan pria menyebalkan itu " ucap mami Lyly dan melangkahkan kaki masuk kedalam mension dan diikuti oleh Ana
" Aku terasa dianak tirikan oleh mami, tapi tak apa lah tohh itu dengan gadis pemikat hatiku " ucap oskar mengikuti langkah sang Mami dan Ana
.
.
.
...----------------...
Next....
Mami Lyly, Ana dan Oskar sampai di ruang keluarga disana terlihat ada seorang pria paruh baya yang sedang menyesap minuman orang tersebut tak lain adalah Papi Sean.
" Pi Ana dan Oskar sudah sampai " ucap mami Lyly
" Halo sayang kamu sudah sampai, apa anak menyebalkan itu mengganggumu " ucap papi Sean dan memeluk ana dan melirik matanya kepada Oskar
" Jeh Pi aku ini anak papi yang baik tidak menyebalkan iyakan honey " ucap Oskar dan melirik kearah Ana
Pai Sean dan mami Lyly merasa kaget dengan ucapan Oskar kepada Ana yang menyebut kata " honey " tetapi mereka menampilkan senyum saja dan berharap Oskar bisa membuka hatinya untuk Ana.
" Ihh yang ada aku rasanya ingin sekali menabokmu Oskar dan kebiasaan banget sih kamu, kan udah bilang jangan panggil aku honey aku bukan pacar kamu " ucap ana kesal
__ADS_1
" Hahahahah sudahlah An biarkan saja dia An ayo kita keruang makan saja, maid sudah menghidangkan makan malam kita " ucap mami Lyly dan menarik tangan Ana sedangkan papi Sean dan oskar berjalan berbarengan dibelakang para wanita tersayang mereka
" Wah son kmu sudah ada kemajuan ternyata kepada Ana, awas dia wanita yang patut kamu pertahankan dia bukan wanita sembarangan jangan pernah kamu untuk mempermainkannya karena mami dan papi sangat menyukainya dan pula kamu kalo macam-macam dengan kamu harus berhadapan dengan keluarganya. ucap papi Sean menasehati Oskar
" Tenang saja Pi Oskar serius menyukai ana ko meskipun kita baru bertemu beberapa hari saja " ucap Oskar santai
" Ya baguslah kamu sudah tahukan latar belakang keluarga Ana ? " ucap papi Sean
" Ya Oskar sudah tahu dan ternyata dia adik dari Johan teman Oskar semasa kuliah " ucap oskar
" Ya kamu harus menjaga Ana dan kalau kamu serius segera jadikan dia istrimu " ucap papi Sean
" Jeh kalian malah ngobrol disitu ayo cepat kita makan malam bersama " ucap mami Lyly
" Mi apa Oskar emang seperti itu ya sangat menyebalkan bisanya cuma buat Ana bete " ucap Ana mengadu kepada mami Lyly
" iya sayang dia menyebalkan tapi dia sangat sayang dan perhatian kepada mami dan papi Oskar memang jarang bicara atau terkesan jutek diluar tapi dia hangat kepada keluarga, mami lihat dia juga menyukai mu sayang hehehe " ucap mami Lyly
" Apaan sih mami" ucap malu Ana dengan wajah bersemu merah
Ana hanya terdiam saja tidak menjawab ucapan mami Lyly. Tuan Sean dan Oskar
tak lama datang menghampiri kedua wanita tersebut dan segera duduk di kursi. Oskar duduk di samping Ana dan di sebrang Mami Lyly duduk berdampingan dengan papi Sean. Acara makan malam pun mulai tidak ada obrolan pada saat makan hanya terdengar dentingan sendok dan garpu.
Acara makan malam telah selesai dan keempat orang tersebut berpindah tempat dari ruang makan dan sekarang dua pasang makhluk itu sedang berada di ruang keluarga dengan berbincang-bincang.
" Ana mulai Minggu depan kamu akan menjadi sekertaris dari Oskar apa kamu tidak keberatan" ucap tuan Sean
" Hmmm ya mau bagaimana lagi Pi ana harus mau menerimanya kan " ucap ana santai
" Honey kamu bakal senang menjadi sekertaris aku " ucap Oskar dengan pedenya
__ADS_1
" Terserah kau saja, aku sedang malas berdebat denganmu " ucap Ana
" Kalian terlihat sangat cocok sayang " ucap mommy Lyly melihat tingkat Ana dan Oskar
" Yess ma Oskar seteju " ucap Oskar sambil tersenyum
" Dihh mami ko gitu sih anak mami itu sangat menyebalkan kan" ucap ana merajuk pada mami Lyly
" Hahahaha " suara tawa dari papi Sean dan mami Lyly
" kenapa mami dan papi ketawa ? Ana benar ko mam kalo Oskar menyebalkan sekali dan senang sekali dia buat ana kesal " ucap ana menggebu
" ya sayang kalian terlihat sangat lucu, benar katamu Oskar sangat menyebalkan tapi hanya kamu wanita yang bisa membuat es pada diri Oskar mencair sayang " ucap mami Lyly sambil mengelus rambut ana
" dihh mami apaan sih " ucap Ana dengan wajah bersemu merah
Oskar hanya mendengarkan saja dengan memperhatikan wajah Ana yang menggemaskan
" An kamu malam ini tidur disini ya sayang, besok masih hari libur jadi kamu menginap saja disini lagian sekarang sudah malam juga " minta mami Lyly
" ya baiklah mam " ucap ana sambil mengangguk kepalanya karena tidak tega menolak permintaan mami Lyly
mami Lyly dan Oskar menampilkan senyum merekah setelah mendengar jawaban dari Ana.
...****************...
Bersambung
...****************...
TERIMAKASIH KEPADA PARA PEMBACA KARYA AUTHOR....🙏
__ADS_1
MOHON DUKUNGANNYA YAA...
JANGAN LUPA LIKE VOTE FAVORIT 🙏😊