
“ Ana tunggu “ ucap Oskar mengejar Ana yang menjauh dari Oskar untukkembali ke dalam apartemennya
“ Jeehh kenapa kamu main pergi saja An, kita sarapan bersama yuu “ ajak Oskar
“ Tidak terimakasih aku udah disiapkan sarapan di apartemenku oleh bibi “ jawab Ana sambil melenggang masuk menuju lift
“Tingg” bunyi pintu lif terbuka dan mereka berdua masuk kedalam lift bersama
Didalam lift tidak ada perbincangan diantara Ana dan Oskar mereka hanya diam hingga lift berhenti di lantai apartemen mereka “ Tiiingggg “ pintu lift terbuka. Ana keluar terlebih dahulu dari lift dan diikuti oleh oskar , anu memasukan nomor pin pintunya tak lama pintu terbuka dan Ana masuk kedalam apartemennya diikuti oleh Oskar . Ana tidak menyadari keberadaan oskar yang terus mengikutinya hingga kemeja makan.
...----------------...
Next ceritanya....
Oskar menarik kursi makan yang berada di samping Ana sehingga membuat ana kaget dan reflek memukul Oskar.
" Yakk apa yang kau lakukan disini Oskar " Protes Ana melihat Oskar dengan santai duduk di sebelah Ana.
“ Aduh santai saja honey, tidak perlu berteriak seperti itu aku masih mampu mendengar dengan jelas “ jawab Oskar sambil menutup telinganya
“ Ya ngain kamu di apartemen aku, bukannya kamu pulang saja sana ke apartemen kamu ngapain juga kamu ngikutin aku sampai kesini “ Ucap Ana sambil memelototkan matanya dengan tangan yang besedakep depan dadanya
“ Oh come on honey ,,, aku hanya mau numpang sarapan saja ko, sudah ayo kita sarapan bersama bibi kamu sudah menyipkan sarapannyakan “ hjawab Oskar dengan santainya
“ honey ...? emang aku ini pacar kamu apa seenaknya saja kamu panggil aku... sana kamu sarapan di tempat lain saja jangan disini mengganggu selera ku saja “ ucap Ana
“ Pelit selaki kamu pada ku An aku bilang ke mami dan papi lhohh kalau kamu tidak mau berbagi sarapan kepadamu “ ucap Oskar
“ What... ishhh menyebalkan sekali kamu “ ucap Ana pasrah dan duduk kembali dikursinya disamping Oskar
Tidak lama bibi datang membawa sarapan untuk Ana dan kagetpada saat melihat seorang pria yang duduk disebelah nona mudanya.
“ Maaf non ini sarapannya bibi sudah buatkan pesannan non yaitu salad , hmm maaf untuk tuan mau sarapan dengan apa dan minumnya apa ?”tanya bibi kepada Oskar
“ Sama kan saja bi dengan Ana “ Jawab Oskar dengan santainya
“ Jehh bibi ngapain juga tanya ke dia biarkan saja dia bi “ protes Ana
“ hehehe maaf nona kan tidak baik nona tidak menawari tamunya” jawab bibi sambil melenggang pergi kedapur kembali untuk menyiapkan sarakan Oskar
“ hmm “ gumam Ana sambil menyuapkan sarapannya
Tak berselang lama bibi datang dengan membawa sarapan dan minumannya untuk Oskar
__ADS_1
“ Ini tuan sarapannya dan minumnya bibi buatkan jus jeruk “ ucap bibi
“ Terimakasih bi “ ucap Ana & Oskar berbarengan
Ana dan Oskar menghabiskan sarapannya tanpa ada percakapan diantara mereka. Setelah menu sarapannya habis Oskar melirik kearah Ana yang sedang asik menghabiskan minuman jus nya.
“ Oh ya An jangan lupa nanti malam aku jemput jam 7 yaa dan dandan secantik mungkin untuk bertemu dengan mami dan papi aku” ucap Oskar
“ yaaa tenang saja aku tidak berdandanpun sudah sangan cantikkan “ ucap ana sambil tersenyum kearah Oskar dan membuat jantung Oskar berdebar sangat cepat
“ Hmmm yaaa kamu memang sangat cantik honey dan kamu hanya boleh tersenyum seperti itu didepanku saja dan aku tidak menerima protes apapun.” Ucan Oskar santai nan tegas
“ Jehh kumat lagi kamu emangnya aku ini pacar kamu seenaknya kamu memanggil aku dengan panggilan honey tuan menyebalkan ... mending sana kamu pulang aku mau mandi dan istirahat “ ucap Ana sambil beranjak dari dudknya melanggang meninggalkan Oskar diruang makan
“ yaa kamu bakal jadi pendamping hidup aku honey “ jawab Oskar sedikit berteriak karena Ana sudah naik ketangga menuju kamarnya
“ Ahhh dasar menyebalkan “ gumam Ana yang terus naik menuju kamarnya tidak memperdulikan ucapan Oskar
Lalu Oskar beranjak dari duduknya menuju dapur untuk pamit kepada bibi.
“ Bi terimakasi untuk sarapannya aku pamit pulang ke apartemen sebrang dulu “ ucap oskar
“ Ahh ya tuan sama-sama “ jawab bibi
Foto yang diambil Oskar pada saat berolahraga bersama
Oskar duduk diruang keluarga yang berada di apartemennya dia terus memperhatikan handphonenya yang tertera foto Ana yang sedang berolahraga. Ana terlihat sexy dengan adanya keringat yang yang bercucuran di dahinya. Menurut Oskar penampilan Ana pada saat berolahraga sangat terlihat cantik, menggemaskan dan Oskar secara tidak langsung sangat menyukai Ana.
Setelah puas memandang foto Ana Oskar langsung beranjak masuk kedalam kamar pribadinya yang berada di lantai dua. Untuk denah apartemen milik oskar tidak berbeda jauh dengan milik Ana namun oskar tidak ada ruangan karoke melainkan adanya tempat bermain bilyard yang berada di lantai bawah dan untuk kamar tamunya berada di lantai dua.
Oskar masuk kedalam kamar mandi langsung melenggang masuk kedalam kamar mandi karena Oskar merasa badanya sudah sangat lengket oleh keringat. Tidak butuh lama Oskar menyelesaikan kegiatan mandinya hanya membuthkan lima belas menit.
Penampilan Oskar setelah membersihkan diriny
Setelah selesai mandi dan mengenakan pakaian santainya. Oskar menggunakan kaos berkerah berwarna coklat dengan dipadukan menggunakan celana pendek. Oskar langsung menuju keruang kerjanya yang bisa terhubungkan langsung dengan kamarnya.
Oskar memiliki perusahaannya sendiri yang sekarang dipegang oleh karyawan kepercayaanya dan orkar juga memiliki banyak bisnis dan restoran-restoran yang tersebar di berbagai negara.
“ Kring... Kring... Kring “ suara handphone milik Oskar berbunyi tertera panggilan dari sang Mami tercinta
__ADS_1
“ hallo son kamu sedang apa ? “ tanya mami Lyly
“ hallo mam aku aku sedang memeriksa kerjaan aku mam, mami ada apa menghubungiku ? “ ucap Oskar
“ Jehh dasar anak menyebalkan emangnya mami tidak boleh untuk menghubungi kamu “ ucap mami Lyly
“ Ya bukan seperti itu maksud aku mam “ ucap Oskar
“ Ya terserah kau saja lah... Mami Cuma mau mengingatkan kamu nanti malam jangan lupa untuk ajak Ana untuk makan malam di mension kita kamu harus pergi bersamanya lagiankan apartemen kalian bersebrangan jadi biar tidak ribet kamu bisa pergi bersamanya “ ucap mami Lyly
“ ya mam aku sudah memberitahukannya bahwa aku akan menjemputnya nanti malam jam tujuhan “ ucap Oskar
“ ya bagus kalo begitu mami tutup dulu telphonenya ,,, byy anak kesayangan mami “ ucap mami Ana langsung mematikan telponnya.
Setelah mematikan sambungan telpon dari sang mami oskar langsung mengecek kembali berkas-berkas kerjaannya.
Kembali ke tempat Ana ...
Setelah ana masuk kedalam kamarnya ana langsung membersihkan diri didalam kamar mandinya. Membutuhkan waktu tiga puluh menit untuk menyelesaikan rutinitas mandi di waktu weekendnya karena ana merendam badannya dibathup dengan santai mendengarkan musik.
Setelah selesai ana kembali keluar dari kamarnya menggunakan pakaian santainya untuk menuju ruang keluarga. Di ruang keluarga ana memanggil bibi untuk membawakan beberapa cemilan dan jus kiwi untukn menemani santai. Bibi akan pulang kembali ke mensionnya pada waktu sore jadi untuk weekend apabila ana sedang berada di apartemennya pasti akan ditemani oleh sang bibi.
“ bi boleh ana minta tolong, tolong ambilkan beberapa cemilan dan jus kiwi untuk ana ke ruang keluarga ya bi “ucap Ana
“ ya siap non “ jawab bibi
Tak lama bibi membawa beberapa cemilan dan jus pesanan nona mudanya.
“ ini non bibi taro di meja saja ya “ ucap bibi
“ iya bi terimakasih “ ucap ana
“ ya non sama-sama ... bibi kembali kebelakang lagi ya non masih ada beberapa kerjaan yang belum diselesaikan.” Ucap bibi
“ iya bi ... bibi jangan lupa untuk makan ya “ ucap Ana
“ iya baik non “ ucap bibi
...****************...
Bersambung .....
mohon bantu like nya ya ....
__ADS_1
terimakasih yang sudah berkenan membaca karya pertama author maaf masih banyak salah penulisan dan mohon dukungannya 🙏