My Favorit Secretary

My Favorit Secretary
Bab 9


__ADS_3

Tak lama bibi membawa beberapa cemilan dan jus pesanan nona mudanya.


“ ini non bibi taro di meja saja ya “ ucap bibi


“ iya bi terimakasih “ ucap ana


“ ya non sama-sama ... bibi kembali kebelakang lagi ya non masih ada beberapa kerjaan yang belum diselesaikan.” Ucap bibi


“ iya bi ... bibi jangan lupa untuk makan ya “ ucap Ana


“ iya baik non “ ucap bibi


...----------------...


Next....


Tak berselang handphone milik ana berbunyi terdapat beberapa chat dari para sahabatnya . ana memiliki grup tersendiri dengan kedua sahatnya Dea dan Diara.


“ hallo ciwi-ciwi cantik kalian sedang apa ? “ ucap Dea


“ hai hai kalian sudah pada bangun dan berolahraga kah ? ucap Diara


“ Wah tenang saja ara aku sudah berolahraga dan sekarang sedang berolahraga mulut alias makan” ucap Dea


“ lahhh kebiasaan yang susah untuk ditinggalkan ya kamu Dea,,, ohh kemana ini sang putri cantik kita belum nongol” ucap Diara


“ Hadirr bestyku ...” ucap Ana


“ Noh udah nongolkan dia ,,, pasti dia sedang rebahan “ ucap Dea


“ ya kau memang tahu saja dea kalo aku sedang rebahan hehehe “ ucap Ana


“ Oh ya An kapan sihh kak Jo kesini aku kangen sudah lama tidak melihat kegantengan calon suamiku hehehe “ ucap Diara


“ Jehh dia kepedean sekali emangnya ka Jo mau sama kamu ara hehehehe “ ucap dea dengan emaot tertawa


“ jeh kamu jangan salah dea ka Jo itu suka tau sama aku cuma dia itu malu buat ngomong langsungnya heheheeh “ ucap Diara


“ yayayayaya calon kaka ipar ku tersayang hahahahaha aku kasih info ya kata mom ka Jo akan datang kesini sekitar minggu depan karena ada beberapa proyek disini jadi dia akan datang kesini deh nanti kamu bisa ketemu langsung dengannya” ucap Ana

__ADS_1


“ Woaahhhhh seriusan ni An asikk aku ga sabar ni untuk secepatnya bertemu dengan calon suamiku hehehehe “ ucap Diara dengan memberikan emot bahagia


“ lahh emangnya ka Jo mau gitu bertemu dengan mu An hehehehe “ ucap Dea


“ pasti mau dong kan aku cantik manis baik hati dan tidak sombong ini sangat cocok disandingkan dengan ka Jo .. iya ga An ...” ucap Diara


“ yayayaya terserah kamu saja Diara “ ucap Ana


“ oh yaa aku pamit dulu ya ini sudah di panggil oleh kaka ipar aku untuk mengantarnya berbelanja ... byby besty muachh jangan kangen sama aku yaaa “ ucap Dea


“ ya hati-hati dijalan dan salam juga untuk kakak dan kakak ipar kamu “ ucap Diara


“ Ya hati-hati Dea” ucap Ana


" An aku juga mau pergi dulu ya ,, aku mau jemput mamah dan papah aku dulu di bandara mereka baru kembali dalam perjalanan bisnisnya " ucap Diara


" oke Ara kamu hati-hati juga diperjalanan salam juga untuk papa dan mama dari aku " ucap Ana


" Ok siap... dadahhhh calon adik ipar ku " ucap Diara


Ana tidak membalas chat dari Diara dia membuka kontak di handphone nya untuk menelpon sang kakak setelah apa yang dicarinya ada An langsung menghubungi kakaknya..


Tut ... Tut... bunyi panggilan belum tersambung tak lama kak Jo menjawab panggilan dari sang adik.


" Hallo kakak, kak kata mom kamu Minggu depan akan kesini kan ?" ucap Ana


" ya Kaka ada kerjaan yang harus kakak datangi, maaf ya kakak belum memberitahukan kamu heheheh " ucap ka Jo


" Hmm ya kalo mom tidak bilang pasti kakak tidak akan akan bilang pada Ana, nanti Kakak tinggal di apartemen bersama aku kan ka ?" ucap Ana


" Hmm entahlah de mungkin Kaka akan tinggal di mension untuk sementara karena lokasinya lebih dekat dengan perusahaan kita, kalo Kaka tinggal bersama kamu di apartemen kan lokasinya lumayan jauh juga de ... tapi nanti kakak akan ketempat kamu atau kamu yang pulang saja ke mension untuk sementara waktu lagian kan mom dan dad juga secepatnya akan menjumpai kamu " ucap kak Jo yang berusaha memberikan pengertian kepada Ana agar tidak marah


" Jehh kan ka Jo juga tahu kalo aku pulang ke mension jaraknya lebih jauh juga dengan kantor tempat Ana kerja kak, pokoknya nanti kabari ana ya ka kalo Kaka mau kesini , oh ya ka ana mau cerita sama kakak ana bertemu pria yang sangat-sangat menyebalkan dan lebih parahnya lagi dia akan menggantikan tuan Sean dan akan menjadi atasan Ana di kantor ka " ucap Ana sambil merengek


" woahhh ada juga pria yang bisa menandingi kamu an yang bisa membuat kamu merasa terganggu seperti itu hahahaha siapa dia apa dia tampan " ucap kak Jo sambil tertawa


" ka jangan tertawa seperti itu dia emang tampan tapi sangatlah menyebalkan dan suka sekali mengatur ana ka dan lebih parahnya dia adalah pemilik apartemen seberang apartemen aku ka serta dia anaknya tuan Sean dan nyonya Lyly ka " ucap Ana


" Wahh semoga kalian berjodoh ya An hahahahah jangan terlalu membencinya nanti yang ada kamu akan jatuh kedalam pesonanya sayang, kakak penasaran seperti apa calon atasan kamu yang membuat adik kakak yang cantik ini uring-uringan " ucap ka Jo

__ADS_1


" Dihhh apaan sih kakak pakoknya dia itu sangat menyebalkan titik tidak pake koma " ucap Ana merajuk


" Hahahahah iya sayang jangan marah lah kakak hanya bercanda bagaimana kerjaan kamu di kantor apa ada kendala " ucap ka Jo


" Hmm kerjaan aku aman saja ko ka ,,, oh ya ka ada salam tuhh dari Diara apa kakak tidak kasihan sama sahabat aku itu yang selalu mengharapkan cinta kakak dia tulus lhohh ka sama kamu " ucap Ana


" ya salam kembali saja nanti kakak pikirkan lagi untuk persoalan itu sekarang kakak sedang banyak kerjaan jadi tidak ingin untuk menjalin hubungan dulu. " jawab ka Jo


" Woahh Diara pasti akan bahagia sekali mendengar salamnya dijawab olehmu ka hehehehe kebiasaan jawabannya seperti itu terus awas jangan sampai Diara bosen buat nunggu kakak yang tidak pernah memberikan kepastian yang ada nanti Diara di cantol sama pria lain kakak baru tahu rasa lohh " ucap Ana memanasi sang kaka


Sebenarnya ka Jo juga sama mempunyai rasa kepada Diara yang secara terang-terangan menyatakan ketertarikannya namun ka Jo masih malu karena dia yang cuek dan lagi kerjaannya yang sangat sibuk tidak kepikiran untuk memikirkan urusan cinta. mendengan jawab Ana yang seperti itu ka Jo ada rasa tidak rela apabila Diara didekati pria lain apalagi diambil pria lain.


" ya jangan lah an " reflek ka Jo menjawabnya


" Hahahaha makanya kalo suka itu utarakan jangan di pendam terus mendingan Kakak mulai dekati dia terlebih dahulu balas pesan Diara yang tiap hari menghubungi kakak ana bosen mendengar keluhan Diara yang katanya setiap memberi pesan kepada Kaka tidak pernah ada jawaban hanya di baca saja " ucap Ana


" ya nanti kakak jawab udah dulu ya Kaka ada kerjaan lagi ... bybyby adikku sayang jaga kesehatan " ucap ka Jo langsung mematikan handphone


" Jehh kebiasaan untuk kakak tersayang " ucap Ana


Setelah menelpon sang kakak ana melanjutkan tontonan serial drama yang sedang dilihatnya dengan sesekali mengemil makan ringan.


Visual ka Johan



Visual Diara



Visual Dea



...****************...


Bersambung


...****************...

__ADS_1


Terimakasih yang sudah berkenan membaca kehaluan author maaf kalau masih ada salah penulisan 🙏😊


Mohon dukungannya jangan lupa untuk like dan vote ya 🙏😊


__ADS_2