My Favorit Secretary

My Favorit Secretary
Bab 43


__ADS_3

Oskar hanya diam saja malah dia lebih erat merangkul pinggang Ana dan sebaliknya Ana juga membalas rangkulan Oskar. Ana tahu banyak wanita yang menyukai dan menginginkan sang kekasih jadi dia akan menjadi tameng untuk Oskar agar tidak di dekati oleh wanita penggoda di luaran sama.


Oskar keluar dari mall bersama dengan Ana langsung masuk kedalam mobilnya yang sudah terparkir di depan lobby mall tersebut. Oskar langsung menjalankan mobilnya menuju tempat yang akan di tunjukan kepada Ana.


.


.


.


.


...****************...


NEXT....


Beralih ke Jo dan Diara


Jo mengajak Diara untuk pergi kesebuah pantai namun sebelum ke pantai Jo mengajak Diara untuk ke sebuah risort milik keluarganya. Jo akan mengutarakan dan membicarakan tentang hubungan dia dan Diara.


“ Ara kita ke resort dulu ya nanti agak sorean baru kita ke pantai” ucap Jo


“Ya tidak apa ka “ jawab Diara


Jo melajukan kendaraannya dengan kecepatan sedang ke arah restoran. Jarak anatara mension Diara dan resort milik keluarga Wong lumayan cukup jauh membtuhkan waktu sekitar 2 jam lebih.


Tidak ada perbincangan diantara mereka karena mereka merasa canggung satu sama lain dan akhirnya Jo memulai pembicaraan agar suasana di mobil tidak terlalu jenuh.


“ ohh ya Ara apa kamu sudah tahu kalau Ana akan melangsungkan pertunangan minggu ini?” tanya Jo mencoba untuk membuka percakapan agar tidak terlalu canggung


“ ohh itu sudah ko ka, Ana sudah memberitahukan kepada Ara dan Dea waktu kemarin.” Jawab Diara


“ ohh syukurlah kalau Ana sudah memberitahukannya kepadamu” ucap Jo sambil mengendari mobilnya


“ iya ka...huft...oh ya ka apa yang kakak ucapkan semalam itu benar ka?” tanya Diara mencoba bertanya kepada Jo


Jo mendengar pertanyaan dari Diara langsung tersenyum dan dia langsung menggenggam sebelah tangan ara menggunakan tangannya yang satunya yang satunya lagi memegang kemudi mobilnya.


“ aku serius mengatakannya, nanti kita bahas kalau sudah sampai resort ya sayang” ucap jo sambil mengecup tangan Diara

__ADS_1


Diara merasa sangat senang dan malu atas perlakuan manis Jo, dia langsung mengalihkan pandangannya ke arah samping jendela agar Jo tidak melihat wajahnya yang sudah bersemu. Jo melihat Diara seperti itu dia hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya.


Tidak terasa Jo dan Diara sampai di resort milik keluarga Wong, mereka sampai tepat jam makan siang tepatnya pukul setengah satu siang. Jo langsung keluar dari mobilnya dan berjalan cepat kearah dimana Diara duduk dan dia membukan pintu mobil tempat Diara duduk dan menyulurkan tangannya agar Diara menggandeng tangannya saat keluar dari mobil Jo.


Diara melihat tangan Jo dia langsung menerima nya dan dia keluar dari dalam mobil dan tersenyum bahagia. Jo dan Diara berjalan sambil bergandeng tangan menuju kedalam resort untuk makan siang terlebih dahulu.


Resort milik kelurga Wong dekat pantai jadi setelah dari Resort tinggal langsung ke pantai. Sebenarnya Jo sudah menyiapkan sebuah kejutan untuk Diara nanti sore pada saat di pantai.


“ Ara kita makan siang terlebih dahulu ya” ucap Jo pada saat sudah masuk kedalam resort


“ permisi tuan anda sudah sampai? Mari tuan ruangan yang anda minta sudah kami siapkan” ucap manager resort


“ ya” jawab singkat jo dan melangkah mengikuti manager resort tersebut dengan terus menggandeng tangan Diara dengan posesif.


Sebelumnya jo sudah menghubungi pihak resort bahwa dia akan datang bersama dengan calon istrinya dan meminta untuk menyiapkan ruangan yang biasa dia gunakan kalau datang ke resort itu dan jo juga menyuruh untuk menyiapkan sebuah dinner romantis di pinggir pantai.


“ silahkan tuan nona” ucap menager mempersilahkan Jo dan Diara untuk masuk.


Jo dan Diara masuk kedalam ruangan VIP di resort tersebut. Dan disana sudah tersedia berbagai makanan untuk mereka makan siang. Jo dan Diara langsung duduk di kursi mereka hanya saling tatap dan memberikan senyuman manis mereka satu sama lain. Sang manager pamit undur diri meninggalkan kedua orang yang sedang jatuh cinta.


“ ayo dimakan makanan nya nanti keburu dingin” ucap Jo mempersilahkan Diara untuk memakan makanan yang terhidang di atas meja


Jo dan Diara makan siang dengan tenang tanpa ada percakapan hanya ada lirikan mata mereka yang selalu bertemu dan mereka hanya tersenyum malu saja. Tingkah Diara yang malu-malu sangat membuat Jo semakin gemas padanya. Karena biasanya Diara selalu cerewet meskipun lebih cerewet Ana dan Dea.


Setelah mereka menyelesaikan makan siangnya, Jo menatap Diara mendalam tatapan mata Jo bertemu dengan tatapan Ara yang membuat Jo salah tingkah.


“ khem” Jo berdehem agar menetralkan detak jantungnya


“ Ara ada yang akan kakak bicarakan denganmu” ucap Jo sambil melangkah mendekat kearah tempat duduk Diara karena awalnya Jo duduk bersebrangan dengan Diara.


“ khem... iya kak... kakak mau bicara apa?” tanya Diara mencoba tenang padahal jantungnya sedang memompa sangat cepat.


“ sebelumnya kakak minta maaf pada kamu... maafkan kakak yang sudah membut kamu sedih, membuat kamu menunggu, maafkan kakak selama ini selalu membuat kamu bingung dengan sikap kakak.” Ucap Jo sambil mengenggam kedua tangan Diara


Diara masih terdiam dia hanya menampilkan wajah tenang tapi dipelupuk matanya sudah menggenang air mata yang siap keluar kapan saja.


“ kakak tahu kalau kakak ini pria yang pengecut, kakak tidak berani untuk mengutarakan isi hati kakak, terimakasih kamu selalu ada buat kakak, terimakasih kamu selalu sayang sama kakak, terimakasih kamu sudah mau menunggu kakak selama ini. kakak tidak ingin kamu dimilik oleh pria lain kakak bodoh kakak pengecut yang tidak berani menyatakan perasan kakak kepadamu. Kakak sayang sama kamu Ara! Kakak mohon kamu jangan tinggalkan kakak ya !” ucap Jo sendu


Diara mendengar ucapan Jo yang sangat tulus akhirnya ari matanya keluar juga namun bukan air mata kesedihan melainkan air mata kebahagian yang di rasakan nya.

__ADS_1


Diara menunggu jawaban dari Jo selama 3 tahun kebelakang dan baru sekarang dia mendengar langsung kata sayang dari pria yang sudah membuat dia menutup rapat hatinya untuk pria lain selain Jo.


“ sayang kakak mohon jangan menangis, maaf kakak” ucap Jo sambil mengusap air mata Diara yang terus keluar dari matanya.


“ hiks... hikss.. apa kakak tidak bohong?” tanya Diara memastikan


“ tatap mata kakak ... apa kakak terlihat sedang berbohong atau bercanda ? kakak serius maaf kalau kakak terlalu lama memberikan jawaban kakak... apa kamu masih mau dengan kakak? Apa kamu masih sayang dan cinta sama kakak?” tanya Jo


“ hiksss ... iiiyyaaa ka Ara masih sayang dan cinta sama kakak. Hiksss kenapa kakak lama sekali membalas perasan Ara hiks..hiksss” ucap Diara sambil menangis


“ please ... jangan menangis lagi sayang... maaf kakak ya sayang “ ucap Jo sambil membawa Diara masuk kedalam pelukan Jo


“ hiks...hiksss...hiksss” Diara semakin menangis dalam pelukan jo dia bahagia karena Jo akhirnya bisa luluh dan bisa membalas perasaannya.


“ i love you, Diara” ucap Jo sambil memeluk Diara dan mengelus punggung Diara yang masih menangis


“ hiksss Ara juga sayang sama kakak... i love you ka Jo” ucap Diara dalam pelukan Jo


Jo meregangkan pelukan Diara, dia menatap wajah diara yang basah oleh air matanya. Jo mengusap air mata diara yang membasahi pipinya dan Jo melabuhkan ciuman manis pada kening Diara.


.


.


.


...****************...


BERSAMBUNG ...


MAMPIR YUKK DI NOVEL BARU AUTHOR DENGAN JUDUL " MY INTROVERT WIFE " by. Eryna na



Terimakasih yang sudah berkenan membaca karya author...🙏😊


MOHON MAAF APABILA MASIH BANYAK SALAH PENULISAN DAN CERITANYA SEDIKIT BERANTAKAN 🙏


MOHON DUKUNGANNYA YAAA.... JANGAN LUPA LIKE VOTE FAVORIT DAN HADIAHNYA YAAA.... 👍❤️🌹🙏

__ADS_1


JANGAN LUPA KASIH BINTANG 5 YAAA ⭐⭐⭐⭐⭐


__ADS_2