
“Sudahlah sayang “ ucap Ana mencoba membujuk Oskar agar tidak emosi dengan mengelus tangan Oskar
“Hmmm ...I love you honey” ucap Oskar dan langsung merengkuh tubuh Ana masuk kedalam pelukannya
Sedangkan supir yang mengendarai mobil Oskar hanya diam saja karena dia takut kepada sang majikan. Supir Oskar sangat tidak menyangka kalau Oskar akan takluk kepada Ana, dan hanya dengan Ana sikap Oskar selalu lembut.
.
.
.
...****************...
NEXT....
Kendaraan yang di tumpangi oleh Oskar dan Ana telah sampai di perusahaan Oskar. Banyak para karyawan yang sudah datang. Oskar keluar dari mobil terlebih dahulu dan Oskar mengulurkan tangannya kepada Ana agar Ana keluar dari dalam mobil.
Karyawan banyak yang memperhatikan sang bos yang datang bersama sekretarisnya. Tingkah Oskar yang sangat lembut terhadap Ana membuat para karyawan membicarakan mereka.
Sudah banyak yang mendengar kabar kalau Oskar sudah bertunangan dengan sekretarisnya namun mereka masih ada yang percaya dan ada juga yang tidak percaya.
Ana keluar dari dalam mobil dan tangannya selalu di gandeng oleh Oskar sampai masuk kedalam lobby perusahaan. Para karyawan yang berpapasan dengan Ana dan Oskar mereka menyapanya namun baik Oskar dan Ana tidak ada yang menjawabnya hanya menganggukkan kepalanya.
Hari ini Oskar meminta kepada asistennya tepat setelah selesai rapat untuk mengumpulkan seluruh karyawannya di aula yang ada di perusahaannya. Entah Oskar mau apa mengumpulkan karyawan bahkan Ana tidak mengetahui hal tersebut.
Oskar dan Ana langsung berjalan menuju lift khusus untuk masuk kedalam ruangannya. Para karyawan banyak yang membicarakan mereka setelah mereka tidak terlihat lagi.
“ Wah apa kalian lihat tadi tuan Oskar sangat lembut kepada sekertaris Ana, apa rumor yang beredar sekarang mengenai pertunangan tuan Oskar dengan sekertaris Ana itu benar ya?” ucap salah satu karyawan
“Iya benar sekali terlihat kalau tuan Oskar sangat menyayangi sekertaris Ana, dilihat dari jari manis mereka berdua terlihat ada cincin yang melingkar.” Ucap karyawan lainnya
“Wah beruntung sekali ya sekertaris Ana bisa mendapatkan tuan Oskar” ucap karyawan lainnya
“CK... Wanita seperti dia apa bagusnya, jelas-jelas dia itu simpanan om-om bisa-bisanya dia mendapatkan Tuan Oskar. Padahal apa bagusnya Ana jelas-jelas lebih cantikan juga aku dan jauh lebih sexy tubuhku” ucap Karyawan yang selalu mengganggu Ana dan kedua sahabatnya.
__ADS_1
Ketiga karyawan lain yang tadi berbicara memuji Ana langsung mengalihkan pandangannya terhadap karyawan yang terlihat sangat menor dengan pakaian yang terlihat pengap.
Mereka tidak menjawabnya malah langsung meninggalkan karyawan yang sok kecantikan itu karena mereka takut menjadi bumerang pada pekerjaan mereka kalau sampai terdengar pada telinga atasan mereka.
“CK...kenapa kalian pergi dasar karyawan rendahan!” umpat karyawan kecentilan saat ditinggal oleh karyawan lainnya
Sedangkan Ana dan Oskar sudah ada di ruangannya Oskar, mereka akan melaksanakan rapat. Oskar benar-benar tidak bisa jauh dari Ana, Ana sedang menyiapkan segala berkas di ruangannya saja Oskar harus mengikutinya. Oskar tidak peduli dengan omelan Ana yang merasa terhambat oleh tingkah Oskar.
Tepat pukul setengah sembilan asisten Oskar datang ke dalam ruangannya untuk memberitahukan bahwa rapat akan segera dilaksanakan dan para petinggi sudah berkumpul di ruang rapat.
Oskar dan Ana segera menuju ruang rapat diikuti oleh asistennya dan berkas-berkas yang dibawa oleh Ana tadi diambil alih oleh asisten Oskar atas perintah sang bos. Oskar tidak mau Ana membawa tumpukan berkas dan membuat Ana kerepotan. Ana hanya menurut saja atas perintah dari Oskar dan menyerahkan berkas-berkas pada asisten Oskar.
Asisten Oskar sangat mengetahui tingkah atasan dan dia tidak menyangka kalau bosnya akan takluk dan sangat bucin terhadap Ana. Asisten Oskar juga mengetahui kalau Ana dan Oskar sudah bertunangan dan sebentar lagi akan menikah karena asisten Oskar juga turut hadir pada acara pertunangan tersebut.
Acara rapat perusahaan selesai tepat pukul sepuluh, dan semua karyawan di perusahaan Oskar diminta untuk segera berkumpul di aula perusahaan. Ana merasa bingung karena dia tidak tahu menahu soal pengumpulan semua karyawan di aula.
“Sayang, kenapa semua karyawan disuruh berkumpul di aula?” tanya Ana saat berdua bersama Oskar di ruang rapat
“Tidak ada, kamu nanti juga akan tahu sendiri” Jawab Oskar dengan lembut dan mengelus tangan Ana
“Sayang jangan marah sebentar lagi juga kamu kan tahu sendiri” ucap Oskar dan memberikan kecupan pada pipi Ana
Ana hanya diam saja dan menampilkan wajah cemberut, namun bagi Oskar sikap Ana yang sedang kesal seperti itu terlihat sangat menggemaskan. Dan tidak lama asisten Oskar datang dan memberitahukan bahwa seluruh karyawan dan petinggi sudah berkumpul semua di aula tinggal menunggu kedatangan Oskar dan Ana.
Oskar langsung beranjak dari duduknya dan langsung menggandeng tangan Ana dengan lembut mereka langsung menuju ke tempat aula dan asisten Oskar berjalan di belakang sepasang bucin tersebut. Ana menampilkan wajah tegasnya seperti biasa, meskipun dia sedang kesal kepada Oskar.
Di Dalam aula terdengar sangat ribut dan mereka semua bertanya mengapa mereka di kumpulakan di aula bersama para petinggi. Bahkan kedua sahabat Ana juga sudah ada di aula.
“Eh Ara ada apa ya tuan Oskar mengumpulkan kita semua disini?” tanya Dea kepada Diara
“Entahlah aku juga tidak tahu” jawab Diara
Tidak lama Oskar dan Ana masuk ke dalam aula, semua karyawan yang sedang asik mengobrol langsung terdiam. Oskar memperhatikan semua karyawannya dengan sangat tajam.
Ekspresi Oskar sangat tidak bersahabat terlihat wajah Oskar sedang tidak bersahabat, seluruh karyawan langsung tertunduk mereka takut melihat wajah Oskar.
__ADS_1
Oskar naik keatas podium dan dia mulai mengutarakan maksudnya mengumpulkan semua karyawan perusahaannya.
“Saya langsung kepada intinya mengapa saya mengumpulkan kalian semua disini, pertama saya akan menjelaskan berita rumor yang beredar tentang pertunangan saya. Apa yang beredar tentang pertunangan saya itu benar adanya, saya sudah melakukan pertunangan dengan wanita yang sangat saya cintai. Saya perkenalkan kepada kalian semua siapa tunangan saya yang sebenarnya.” Ucap Oskar dan langsung melirik ke arah Ana dan meminta Ana untuk naik ke podium bersamanya
Para karyawan yang tadinya menunduk mereka semua langsung menengadahkan kepalanya untuk melihat Oskar.
Ana mau tidak mau mengikuti permintaan Oskar dan dia langsung menghampiri Oskar berdiri di atas podium, Oskar langsung merengkuh pinggang Ana dengan sangat posesif. Karena Oskar tahubahwa banyak para karyawan pria yang menyukai Ana dengan sikap Oskar seperti itu menandakan bahwa Ana adalah miliknya seorang.
“Kalian semua pasti sudah mengenal siapa wanita yang ada disamping saya ini. Wanita ini adalah tunangan saya dia adalah Lucyana Wong anak dari tuan Jhony Wong dan nyonya Lani Wong orang terkaya di negara C.” Ucap Oskar memperkenal Ana dan membuka jatidiri Ana
Para karyawan tidak mengetahui latar belakang dari Ana mereka sangat kaget kalau Ana adalah anak orang kaya pantas saja barang-barang yang dipakai oleh Ana adalah barang-barang yang sangat mahal.
“Saya bertunangan dengan Ana tepat pada hari Sabtu kemarin dan saya bertunangan dengan Ana karena kami saling mencintai tidak ada hubungannya dengan perusahaan, jadi bagi kalian yang merendahkan wanita saya maka kalian salah besar.”
Ana yang sedari tadi diam membiarkan Oskar membuka jati dirinya yang sebenarnya toh lambat laun semuanya akan tahu siapa Ana sebenarnya.
.
.
.
...****************...
BERSAMBUNG ...
MAMPIR YUKK DI NOVEL BARU AUTHOR DENGAN JUDUL " MY INTROVERT WIFE " by. Eryna na
Terimakasih yang sudah berkenan membaca karya author...🙏😊
MOHON MAAF APABILA MASIH BANYAK SALAH PENULISAN DAN CERITANYA SEDIKIT BERANTAKAN 🙏
MOHON DUKUNGANNYA YAAA.... JANGAN LUPA LIKE VOTE FAVORIT DAN HADIAHNYA YAAA.... 👍❤️🌹🙏
__ADS_1
JANGAN LUPA KASIH BINTANG 5 YAAA ⭐⭐⭐⭐⭐