My Favorit Secretary

My Favorit Secretary
Bab 7


__ADS_3

BAB 7


“ Ana sedang apa ya sekarang “ gumam Oskar sambil tersenyum                  


“ ahh sudah lah mending aku tidur dulu aja semoga saja bisa memimpikan wajah cantik dan menggemaskan milik Ana itu hehehehe “ ucap Oskar sambil memejamkan matanya untuk siap menuju kealam mimpi


Sedangkan di tempat Ana , Ana saat ini sedang menonton serial drama favorinya di ruang keluarga tak lupa dia juga membawa  selimutnya sambil membaringkan tubuhnya di atas sofa empuk yang berada di ruang kelurganya.


“ wahh ini drama kenapa jadi mengingatkan aku pada pria menyebalkan itu “ gumam Ana


“ ohh ... ayolah Ana kenapa juga kamu mengingat lagi pria menyebalkan itu “ gumam ana


Ana kembali fokus pada serial drama yang sedang dia tonton hingga tak terasa Ana tertidur di ruang keluarga dengan layar televisi yang masih menyala.


Di tempat Oskar


Oskar sudah terlelap dalam tidurnya yang terlihat sangat tentram. Sebelum tidur Oskar berharap bisa memimpikan gadis incarannya yang terlihat sangat menggemaskan manis cantik dan lucu dalam pandangannya yang tak lain gadis tersebut adalah Lucyana Wong yang biasa di panggil dengan nama Ana .


Next........


Pagi menjelang Ana terbangun di atas sofa empuk yang berada diruang keluarga dari tidurnya karena merasa terganggu dengan adanya suara-suara yang berasal dari dalam dapur apartemennya.  ana mengecek handphonenya ternyata  waktu sudah menunjukan pukul 8 pagi.


Ana bangun menuju dapurnya untuk mengambil air putih untuk membasahi tenggorokannya yang terasa kering. Ternya di dalam dapur sudah berada bibinya yang sedang membersihkan peralatan masak yang digunakan Ana memasak makanan makamnya. Ana menghampiri bibinya dan menyapanya


“ Pagi bibi “ ucap ana


“ Ehh ... eehh.. Pagi juga nona muda.... non sudah bangun tohh “ jawab bibi  yang sedikit kaget akan kehadiran Ana


“ iya bi sudah ana mau ambil minum haus bi “ ucap Ana


“ Oh iya non sini biar bibi saja yang mengambilkannya “ jawab bibi sambil membawa gelas dan mengisikan air yang diinginkan nona mudanya


“ ini nona silahkan diminum , oh ya nona mau sarapan apa biar bibi siapkan “ ujar bibi


“ iya bi terimakasih airnya, hmm ana mau salad saja bi sama susu ya bi ana sekarang mau mandi dulu.” Ucap Ana


 “ iya baik nona siap “ jawab bibi

__ADS_1


Ana pergi dari dapurnya naik kelantai dua dimana tempat kamarnya berada. Apartemen yang ana tinggali itu memiliki 2 lantai, untuk lantai pertama terdapat ruang tamu minimalis, ruang keluarga , ruang dapur dan kamar tamu dan kolam renang mini sedangkan di lantai dua merupakan lantai pribadi Ana yaitu kamar tidur utama Ana , ruang karaoke tempat berkumpulnya sahabat-sahabat ana, dan ruang kerja Ana .


Skip Ana setelah mandi dan berpakaian siap turun kebawah.


Ana turun ke lantai 1 dan bertemu dengan bibi .


“ Non sarapan nya sudah bibi siapkan  ada di meja makan “ ucap bibi


“ Iya bi terimakasih , Ana mau joging dulu bi “ jawab ana sambil meminum susunya yang berada di atas meja makan


“ oh ya salad nya tolang simpan di kulkas dulu saja bi , nanti ana makan setelah olahraga “ ucap ana kembali sambil melenggang keluar apartemennya.


“ ya baik non “ jawab bibi


Ana keluar dari apartemennya dikagetkan dengan kehadiran seseorang pria yang sangat dia hindari dua hari belakangan ini. Pria tersebut yang tak lain adalah Oskar calon atasan Ana. Oskar yang kebetulan akan berolahraga di taman berpapasan dengan ana yang keluar dari apartemennya.


“ Ohh sial kenapa aku harus bertemu dengannya lagi sihhh “ gumam ana yang masih bisa terdengar oleh oskar Ana melewati Oskar yang mematung depan pintu Apartemennya


“gadis ini sangat menarik “ ucap Oskar mengejar ana yang akan masuk kedalam lift


Ana dan Oskar masuk kedalam lift yang sudah terbuka dan mereka menuju lantai dasar karena Ana dan Oskar akan berolahraga di taman apartemen tempat mereka tinggal. Selama di dalam lift mereka tidak saling berbicara hanya ada keheningan . sedangkan Oskar terus memperhatikan penampilan ana yang sangat manis Ana yang merasa diperhatikan terus menerus oleh Oskar sesekali dia merasa risih dan salah tingkah. Bagaimana tidak salah tingkah Oskar yang notabene pria yang memiliki penampilan sempurna dimata kaum wanita sekarang sedang memperhatikan ana. Namun Ana tidak mempedulikannya dan dia terus membuang muka dari pandangan oskar. Sesampainya di lantai dasar dan pintu lift terbuka “Ting” Ana keluar terlebih dahulu meninggalkan Oskar dibelakang. Oskar tersadar ditinggal oleh Ana dia segera mengikuti ana .


Banyak yang melihat kearah Ana dan Oskar pandangan mereka sangat terkagum akan kecantikan dan ketampanan dari dua makhluk ciptaan Tuhan itu. kaum wanita yang melihat Oskar banyak yang mulai mendekat ke arahnya namun secepat kilat Oskar langsung merangkul pundak Ana ang mengakibatkan Ana tersentak kaget dan siap melontarkan protesnya.


“ Jehh apa yang kau lakukan oskar lepaskan rangkulan mu” protes ana sambil berusaha melepaskan rangkulan oskar dari nya


“ Come on baby biarkan seperti ini kamu tidak lihat tatapan para wanita itu terhadapku, rasanya mereka akan menerkam aku hidup-hidup” jawab Oskar karena banyak pandangan kaum wanita memuja ketampanan dan kegagahan seorang Oskar Abraham


“ Jehhh kebalikkannya yang ada mereka melihatku terasa akan mengulitiku lantara kamu berdekatan dengan aku. “ ujar ana


“ Sudahlah biarkan saja , ayo kita berolahraga bersama saja “ ujar Oskar sembari menarik tangan Ana keluar dari apartemen menuju taman tempat mereka jogging


“ Hmmm “ Ana menghela nafasnya kasar pasrah saja tangannya ditarik oleh Oskar


Sesampainya ditaman Ana dan Oskar mulai berolahraga didahului dengan pemanasan, setelah melakukan pemanasa Ana memulai berlari mengelilingi taman tersebut dan diiukuti oleh Oskar. Selama mengintari lapangan ana maupun Oskar tidak saling berbicara mereka serius dalam berlarinya. Ana sudah menyelesaikan putarannya yang ke delapan dan oskarpun mengikuti Ana dari belakang.


Ditaman terdapat kursi dan mereka berdua duduk dikursi tebut sambil melihat kearah taman banyak keluarga kecil sedang bermain mengajak anak-anak mereka.

__ADS_1


“ Nihh minum dulu” ucap Oskar memberikan air mineral kepada ana dan ana menerima air tersebut


“ Ya thank’s “ jawab Ana sambil membuka air mineral pemberian Oskar dan mulai meminumnya


Oskar hanya menganggukan kepalanya dan terus memperhatikan Ana yang sedang meminum air permberiannya dengan sesekali Oskar tersenyum manis kepada Ana.


“ Jeh yaa aku tahu kalau aku ini cantik dan mempesona tuhh muka kamu kondisikan jangan sampai ngeces air liur kamu melihat muka cantik aku ini “ ucap ana dengan pedenya karena sejak tadi oskar terus memperhatikannya


“ Hahahah ya kamu memang cantik dan hanya kamu wanita pertama yang berhasil mencuri perhatianku “ jawab Oskar dengan santai


“ Khemm “ Ana berdehem untuk mentralkan debaran jantungnya setelah mendengar pujian dari Oskar dan mengalihkan pandangannya agar oskar tidak melihat muka Ana yang mulai memerah karena malu


“ Kamu tambah canti saja apabila sedang malu-malu An” ucap Oskar


“ Apaain sih kamu tuh ,, ya aku tahu ko aku memang cantik ... Wleeee “ jawab Ana sambil beranjak dan menjulurkan lidahnya kepada oskar mulai menjauh dari Oskar


“ Ana tunggu “ ucap Oskar mengejar Ana yang menjauh dari Oskar untukkembali ke dalam apartemennya


“ Jeehh kenapa kamu main pergi saja An, kita sarapan bersama yuu “ ajak Oskar


“ Tidak terimakasih aku udah disiapkan sarapan di apartemenku oleh bibi “ jawab Ana sambil melenggang masuk menuju lift


“Tingg” bunyi pintu lif terbuka dan mereka berdua masuk kedalam lift bersama


Didalam lift tidak ada perbincangan diantara Ana dan Oskar mereka hanya diam hingga lift berhenti di lantai apartemen mereka “ Tiiingggg “ pintu lift terbuka. Ana keluar terlebih dahulu dari lift dan diikuti oleh oskar , anu memasukan nomor pin pintunya tak lama pintu terbuka dan Ana masuk kedalam apartemennya diikuti oleh Oskar . Ana tidak menyadari keberadaan oskar yang terus mengikutinya hingga kemeja makan.


 


...****************...


Bersambung ......


Jangan lupa untuk like 👍


Terimakasih kepada para pembaca karya author maaf kalau masih ada salah penulisan 🙏


harap di maklumi ini karya pertama author hehehe

__ADS_1


 


__ADS_2