
" Bro awas ya jangan buat adik gua sedih... jagain dia " ucap Jo kepada Oskar
"tentu saja tenang aku bakal jagain dia selama nya" jawab Oskar
" sayang mom pulang dulu dan kamu setelah selesai acara pesta harus pulang ke mension " ucap mommy Lani sambil memeluk dan mencium pipi Ana
" ya mom siap... hati-hati di jalan nya awas ka Jo jagain mommy kalau ada yang lecet sedikit saja tar bisa-bisa di gantung sama Daddy" ucap Ana dan melirik sang kakak
" ya tenang saja sayang" ucap Jo sambil memeluk Ana
" CK.... sudah peluknya jangan lama-lama " ucap Oskar
"hahahahah dasar bucin " ucap Jo kepada Oskar
Jo dan mommy Lani pulang menuju mension mereka yang jaraknya sedikit jauh dari mension keluarga Abraham.
.
.
.
.
...****************...
NEXT....
Malam ini Oskar akan membawa Ana ke sebuah pesta pernikahan teman bisnisnya. Ana sedang bersiap-siap dan berdandan sedangkan Oskar dia sudah selesai tinggal menunggu kekasih tercinta menyelesaikan make up nya. Oskar menunggu Ana di bawah di tempat ruang keluarga disana sudah ada mami Lyli dan papi sean.
Ana sudah menyelesaikan make up nya kemudian keluar dari kamar untuk mencari keberadaan Oskar. Ana menuruni tangga dan dia tidak melihat Oskar, lalu dia bertanya kepada maid. Ana sedang berbicara dengan maid tersebut dikejutan dengan tangan yang memeluknya dari belakang ternyata itu ulah Oskar. Maid yang melihat itu langsung menundukan pandangannya dan pamit pergi.
Oskar tersadar dengan penampilan sang kekasih yang terlihat sangat seksi. Oskar melihat penampilan Ana yang sangat cantik namun dia tidak menyukai wanitanya nanti akan menjadi pusat perhatian para lelaki buaya.
Ana memakai dress berwarna hitam dengan tanpa lengan menampilkan bahu yang bersih bagai susu dengan belahan di rok sampai paha melihatkan kaki jenjangnya dan pahanya yang seksi dan mulus.
__ADS_1
Penampilan Ana
Penampilan Oskar
“ Apa yang kamu pakai sayang? Cepat ganti bajumu” ucap Oskar sedikit membentak Ana
“ ck... sudah tidak ada gaun lagi disini “ jawab Ana
“ alasan aja... aku sudah banyak menyiapkan pakain kamu untuk menginap di mension papi” ucap Oskar
“ ayolah sayang .. ini sudah malam yang ada nanti kita terlambat” ucap Ana mencoba membujuk Oskar dengan menampilkan wajah sedihnya
“ ck.. son cepat kejar Ana sebelum dia marah besar kepadamu” ucap mami Lyli
“ hufttt... yaudah aku pamit dulu mi pi” ucap Oskar dan langsung menyusul Ana
Oskar langsung masuk kedalam mobil dan terus memperhatikan Ana yang sedang merajuk. Ana tidak melihat kearah Oskar dia membuang pandangan kearah jendela pintu mobil oskar.
“ honey “ ucap Oskar dan menggenggam tangan Ana
“ hiks... aku tidak mau menggantinya “ ucap Ana menangis dan menatap Oskar dengan deraian air mata
Oskar melihat pujaan hatinya menangis merasa tidak tega dan dia menghembuskan nafas dengan pelan dan langsung menarik tubuh Ana masuk kedalam pelukannya. Ana sudah merasa tenang kemudian dia melepaskan pelukan dari Oskar. Oskar menatap Ana dengan lembut dan mengelus pipi Ana yang basah terkena air matanya.
“ sayang.... look at me” ucap Oskar
“ jangan menangis lagi ... aku mengijinkanmu untuk memakainnya tapi hanya sekali ini saja ... aku tidak ingin kamu menjadi tatapan para lelaki aku mencintaimu Ana” ucap Oskar lagi sambil mengelus wajah Ana
__ADS_1
Ana tidak menjawab ucapan dari Oskar dia hanya menganggukan kepalanya saja dia mengerti akan maksud sang kekasih yang melarangnya menggunakan dress yang terlihat sexy. Kemudian Oskar memberikan ciuman singkat pada bibir Ana.
Oskar dan Ana ampai di acara pesta berlangsung. Oskar merangkul pinggagang Ana dengan posesif bahkan saat Ana akan berjabat tangan dengan para rekan bisnis Oskar langsung menarik tangan Ana. Oskar tidak ingin wanitanya disentuh oleh pria lain. Banyak para wanita yang mencoba untuk mendekati Oskar namun Oskar tidak memperdulikannya dia tetap cuek dan dingin.
“ sayang.. aku ke toilet sebentar ya !” ucap Ana sedikit berbisik
“tunggu sebentar aku menemanimu” ucap Oskar
“ tidak perlu sayang, hanya sebentar saja” ucap Ana”
“ hmmm.. baiklah tapi jangan lama ya sayang” ucap Oskar
Ana menganggukan kepalanya dan akhirnya Ana pergi menuju toilet meninggalkan Oskar bersama para rekan bisnisnya. Ana sangat senang dan terkangang kesal dengan sikap posesif yang diberikan Oskar kepadanya.
Setelah Ana selelai dari toilet dia langsung melangkah masuk kembali ke acara pesta berlangsung untuk menemui sang kekasih yang sedang berbincang-bincang dengan rekan bisnisnya. Ana melihat banyak para wanita yang terus menatap Oskar membuat Ana sedikit kesal. Dia merasa cemburu dengan tatapan para wanita yang mengagumi kekasihnya.
.
.
.
...****************...
BERSAMBUNG ..
Terimakasih yang sudah berkenan membaca karya kedua author...🙏😊
MOHON MAAF APABILA MASIH BANYAK SALAH PENULISAN 🙏
JANGAN LUPA LIKE VOTE FAVORIT DAN HADIAHNYA YAAA.... 👍❤️😊🙏
JANGAN LUPA MAMPIR DI KARYA AUTHOR YANG LAINNYA YAA
JUDULNYA " PERTEMUAN UNTUK PEMBALASAN " by . Eryna na🙏
__ADS_1