
" aku tahu kamu juga sama seperti aku yang susah untuk dekat dengan pria kecuali Daddy kamu dan kakak kamu, dan aku juga tahu apa yang kamu rasakan dekat dengan aku kita jalanni saja mengikuti alur yang pasti kamu adalah milik aku " ucap Oskar dan menarik tengkuk ana mencium bibir ana dengan agresif ana yang awalnya kaget akhirnya membalas ciuman Oskar setelah dikira ana mulai kehabisan nafas baru Oskar melepas ciuman itu dan mengusap bibir ana yang basah
ana merasa malu dengan apa yang telah dia lakukan dengan oskar dia langsung memalingkan wajahnya karena sudah merah seperti kepiting rebus.
" hehehehe kenapa dengan wajah mu honey " ucap oskar menggoda ana
" Ihhh apaan sih udah cepat jalankan mobilnya " ucap ana gugup
setelah mendengar ucapan ana Oskar langsung menghidupkan kembali mobil nya dan melajukan mobilnya menuju ke apartemen mereka tinggali.
...****************...
NEXT....
Ana dan Oskar sudah sampai di apartemen nya mereka berdua berjalan menuju lift. Selama di dalam lift keduanya tidak ada pembicaraan oskar hanya menampilkan senyumnya kepada Ana yang berada di sampingnya.
“ Ting “ pintu lift terbuka
Ana berjalan terlebih dahulu dan diikuti oleh Oskar. Sesampai di depan pintu oskar menarik tangan Ana otomatis ana berbalik menghadap kearah Oskar.
“ Jangan marah honey... ucapan aku yang tadi tulus dari lubuk hatiku. Maafkan aku kalau aku membuat kamu marah please jangan mendiamkan aku yaa “ ucap Oskar memohon
“ Hmmm ya, sudah sana kamu aku mau istirahat dan menyiapkan berkas-berkas buat besok” ucap ana yang bingung harus menghadapi Oskar bagaimana
“ Oke thanks honey “ ucap Oskar dan langsung memberikan kecupan lembut dikening Ana
Ana langsung berbalik dan membuka pintu apartemennya, setelah memasuki apartemennya ana memegang dadanya yang merasa jantungnya berdebar semakin kencang. Sikap Oskar yang lembut membuat ana luluh. Ana tidak mempungkiri bahwa Oskar sudah menarik perhatiannya juga.
.
.
.
__ADS_1
SKIIP WAKTU PAGI MENJELANG
Ana pagi sekali sudah bangun karena hari ini dikantor ada acaranya penyerahan jabatab tuan Sean kepada Oskar. Ana sebagai sekertaris tuan sean yang akan berganti menjadi sekertaris Oskar dia harus menyiapkan berkas-berkas yang dibutuhkan.
Pukul 6 pagi ana sudah rapih dan dia sedang merapihkan barang bawaannya.
“ Kring... Kring... Kring “ suara ponsel ana berbunyi ternyata panggilan tersebut berasal dari Oskar
“ Ya hallo ada apa ?” tanya Ana
“ Honey .. kamu hari ini berangkat bersama dengan aku ya. Sebentar lagi aku jemput kamu. Tidak ada penolakan. “ ucapOskar dan langsung mematikan sambuungan telponnya
“ jehhh udah dimatiin aja belum juga di jawab, sabar An dia sekarang jadi bos mu” ucap ana
Tak lama setelah Oskar menelpon terdengar suara bel apartemennya.
“ Ting tong...” bunyi bel apartemennya ( anggap saja bunyi bel )
“ Bi tolong bukakan pintu dulu ada tamu yang datang “ ucap Ana sambil teriak
Bibi segera membuka pintu dan ternyata yang datang adalah Oskar.
“ Ehhh den Oskar nyari non Ana ya, Non Ana masih didalam ruang kerjanya tuan mari silahkan masuk “ ucap bibi sambil mempersilahkan Oskar masuk kedalam apartemen Ana
“ ya bi terimakasih “ ucap Oskar langsung masuk menuju ruang makan
“ Den mau sarapan pa biar bibi siapkan
“ Ehh biii apa aja samain saja dengan Ana bi “ jawab Oskar
Tak lama Ana datang dengan membawa beberapa barang menumpuk di tangannya. Oskar yang melihat ana kerepotan membawa barang-barang tersebut segera mendatangi dan membantu membawakannya.
“ Kyaa kamu ngagetin aku aja dehh ,, ini masih pagi kamu udah datang kesini “ ucap ana sambil memberikan barang bawaannya ke Oskar dan dia melenggang pergi duluan menuju meja makan
__ADS_1
“ jiahh di tinggal dasar “ ucap Oskar sambil menggelengkan kepalanya
“ Kamu numpang sarapan disini ? “ tanya Ana yang melihat bibi menyiapkan sarapan untuk dia dan oskar
“ heheh iya honey biar sekalian sarapan bersama kamu “ ucap Oskar
“ Oskar please deh jangan panggil aku kaya gitu terus dong, awas saja kalau nanti di kantor kamu masih manggil aku kaya gitu aku bakal resent kerjanya” ancam ana sambil memakan makanannya
“ What... apaan sih main ancamnya kaya gitu ... iya tenang saja kecuai kalo aku tidak lupa hehehehe “ ucap Oskar tengil sambil memakan sarapannya
Oskar dan Ana selesai menghabiskan sarapannya dan mereka siap berangkat ke perusahaan karena ana harus menyiapkan berkas-berkas yang berada di kantornya.
SKIP dijalan
“ kenapa dia sangan cantik” ucap Oskar dengan setelan jas yang pas di badannya dengan tampilan yang sangat tampan dan memiliki tubuh yang atletis.
Oskar memperhatikan Ana yang sedang menyenderkan kepalanya di kaca mobil dan sesekali ana tersenyum menikmati jalanan yang dilaluinya. Tanpa disadari senyum yang ana perihatkan menular kepada Oskar. Sang supir hanya melongo melihat ekspresi Oskar yang tidak pernah tersenyum kepada siapapun dan kini dia mellihat Oskar sedang tersenyum melihat Ana. Yaa Oskar dan Ana berangkat ke kantor bersama tetapi Oskar tidak mengendarai mobilnya sendiri karena diperintahkan oleh sang mami untuk menggunakan sopir yang berada di Mension sang mami.
“ Ahh Ana kamu sangat cantik menggunakan pakaian itu “ ucap Oskar dalam hati
Penampilan ana
Penampilan Oskar
...****************...
Bersambung
...****************...
__ADS_1
Terimakasih kepada para pembaca karya pertama author maaf kalau masih banyak salah penulisan 🙏😊
JANGAN LUPA LIKE VOTE FAVORIT DAN HADIAHNYA 👍❤️🙏😊