My Favorit Secretary

My Favorit Secretary
Bab 30


__ADS_3

Sang dokter mulai memeriksa keadaan Ana dan hendak menempelkan alat ke dada Ana, namun Oksar langsung menghentikannya dan memegang tangan sang dokter sedikit kuat.


“apa yang mau kamu lakukan kepada calon istriku” ucap Oskar penuh penekanan


“ma...maaf tuan aku hanya ingin memeriksa nona tuan” ucap dokter


“ kenapa kau mau menyentuhnya” ucap Oskar


Sang dokter menghebuskan nafasnya berusaha menenangkan Oskar dan menjelaskan kepada Oskar cara memeriksa Ana. Oskar tetap tidak mengijinkan dokter untuk menyentuh Ana sehingga dokter harus memutar otak agar Oskar tidak marah.


.


.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


NEXT...


Akhirnya sang dokter tidak menyentuh Ana jadi sang dokter meminta Oskar yang mengarahkan alat pada dada Ana.


"dok bagaimana keadaanya? tanya Oskar setelah dokter memeriksa keadaan Ana


" nona Ana hanya kelelahan saja tuan, tidak ada hal yang berbahaya biarkan dia untuk beristirahat dan jangan terlalu kelelahan." jawab dokter


" Hmm ya terimakasih " ucap Oskar


" sama-sama tuan... nanti saya resep kan vitamin untuk nona kalau begitu saya pamit pulang " ucap dokter


" hmmm " ucap Oskar singkat tanpa melihat ke dokter yang pergi dari kamarnya


Oskar terus memperhatikan Ana yang masih belum sadarkan diri. Oskar sangat takut terjadi hal buruk terhadap Ana.


"Kring...Kring...Kring" suara ponsel Ana yang berbunyi


Oskar mencari ponsel yang berbunyi ternyata ada panggilan dari kakaknya Ana yaitu Jo. Oskar sampai lupa untuk menghubungi Jo dan memberitahu kan bahwa Ana ada di mensionnya belum bisa pulang ke mension nya keluarga Ana.


" ya hallo Jo" ucap Oskar menjawab panggilan dari Jo


"lhooohh ko yang jawab kamu sih Oskar, Ana nya kemana? kalian kapan pulangnya mommy sudah menanyakan Ana sedari tadi ?" tanya Jo


" sorry Jo kayanya Ana ga bisa pulang kemension kalian... tadi pas di pesta Ana pingsan sekarang dia ada di mension ku" jawab Oskar


" Whaaattt ??? Ana pingsan kenapa bisa kamu apakan adikku Oskar ?"tanya Jo sedikit teriak


" CK... berisik Ana cuma kelelahan saja kalau kamu penasaran mending kesini aja liat langsung " jawab Oskar

__ADS_1


" ya aku ke sana sekarang jaga adikku baik-baik" ucap Jo langsung mematikan sambungan telepon


" CK... langsung dimatikan saja " ucap Oskar sambil menaruh kembali ponsel Ana


Jo yang sedang berada di dalam kamarnya segera keluar untuk pergi ke mension milik Oskar. Jo melangkah turun ke lantai bawah dengan tergesa-gesa dan dilihat oleh sang mommy.


"Jo ...kamu mau kemana? kenapa kamu terlihat tergesa-gesa sekali ada apa?" tanya mommy Lani


" mom Ana pingsan pas di acara pesta tadi bersama Oskar, dan Oskar membawanya ke mension miliknya sendiri karena lebih dekat jadi Jo akan kesana melihat keadaan Ana" jawab Jo


" APA...???? mommy ikut bagaimana bisa Ana pingsan begitu, tunggu mom mau ganti baju dulu dan menghubungi Daddy mu biar datang ke mension milik Oskar saja karena daddymu sudah sampai di bandara." jawab mommy Lani sambil melangkah masuk kedalam kamarnya


Tidak berselang lama mommy Lani datang dengan wajah cemas memikirkan keadaan anak perempuannya.


" ayo Jo cepat !" ucap mommy Lani sambil melenggang pergi keluar dari mension


Jo yang melihat mommy nya khawatir jadi tidak tega tapi kalau tidak memberitahukannya Jo akan lebih merasa bersalah. Jo langsung mengejar sang mommy yang sudah ada di dalam mobil Jo yang sudah di siapkan oleh supir. Jo langsung masuk kedalam mobilnya.


" lama sekali kamu... cepat jalan kamu tahukan mensionnya Oskar?" tanya mommy Lani


" ya sudah mom tadi Oskar sudah mengirim lokasinya kepada Jo" jawab Jo


selama di perjalanan mommy Lani terlihat sangat khawatir. mommy Lani memberi tahukan sang suami untuk langsung ke tempat Oskar dan mengirimkan lokasi mension milik Oskar.


.


.


.


Oskar setelah selesai membersihkan tubuh Ana dengan mengelapnya dengan air hangat dia langsung kembali ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.


Ana mulai tersadar dari pingsannya, dengan perlahan matanya terbuka dan mengamati tempatnya berada dan mengingat kejadian terakhir di pesta tadi.


Ana mencari keberadaan Oskar namun tidak melihatnya hanya mendengar suara gemericik air. Ana berpikir mungkin Oskar sedang mandi jadi dia memejamkan matanya kembali karena masih sedikit pusing.


Oskar keluar dari kamar mandi dan melihat kearah tempat tidurnya dan melihat posisi Ana yang berubah. Oskar langsung menghampiri Ana dan mengelus pipi Ana.


" sayang..." ucap Oskar


" hmmm" ucap Ana mulai membuka matanya


" kamu sudah membaik... apa yang sakit sayang jangan buat aku khawatir" ucap Oskar dengan masih mengelus-elus wajah cantik Ana yang sedikit pucat.


" maaf aku sudah membuat kamu khawatir... aku sudah lebih baik ko ...makasih sudah mau merawat ku " ucap Ana sambil memegang tangan Oskar yang sedang mengelus pipinya

__ADS_1


" hmmm kamu belum makan jadi asam lambung kamu kambuh dan maaf aku sudah membuat kamu kelelahan " ucap Oskar


" iya aku lapar... ohh iya ini dimana ?" tanya Ana


" iya sayang sebentar aku panggil maid untuk menyiapkan makanan untuk kamu... ini di mension pribadiku dan nanti akan menjadi mension milik kamu juga " ucap Oskar


Ana hanya diam saja karena dia sedang menunggu makanan datang dengan memperhatikan wajah tampan sang kekasih. Oskar sedang mengubungi maid untuk membawakan makanan untuk Ana ke kamarnya.


" sayang tadi Jo menelpon dan menanyakan kamu jadi aku bilang kalau kamu pingsan dan dia akan datang kesini" ucap Oskar


" CK... kenapa bilang nanti mereka khawatir dengan keadaan aku, aku hanya kelelahan dan telat makan saja " ucap Ana


" ya mau bagai mana lagi... lagian aku tidak enak kalau tidak jujur kepada calon kakak ipar ku sayang lagian mommy kamu sedari tadi menanyakan kamu karena belum pulang juga ke mension." ucap Oskar


" hmmm yasudah biarkan saja paling juga sebentar lagi kak Jo dan mommy pasti datang kesini" ucap Ana


" hmmm yasudah kamu istirahat saja ...nanti kalau maid datang aku bangunin lagi " ucap Oskar dan memberikn kecupan di kening Ana


" ga ahh pegel tiduran aja, aku sudah lapar nii " ucap Ana


tak berselang lama ada yang mengetuk pintu kamar Oskar.


"Tok...Tok...Tok... "suara ketukan pintu kamar Oskar


.


.


.


.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


BERSAMBUNG ..


Terimakasih yang sudah berkenan membaca karya kedua author...🙏😊


MOHON MAAF APABILA MASIH BANYAK SALAH PENULISAN 🙏


JANGAN LUPA LIKE VOTE FAVORIT DAN HADIAHNYA YAAA.... 👍❤️😊🙏


JANGAN LUPA MAMPIR DI KARYA AUTHOR YANG LAINNYA YAA


JUDULNYA " PERTEMUAN UNTUK PEMBALASAN " by . Eryna na🙏

__ADS_1



__ADS_2