My Favorit Secretary

My Favorit Secretary
Bab 49


__ADS_3

" CK... apaan sih kalian ini " ucap Dea sambil bersemu merah


" Danish orangnya baik ko Dea, dia juga pria yang berwibawa perusahaannya sama besar dengan perusahan aku, dia juga pria terkaya di Negara I jadi kamu tidak kan menyesal deh kalau bersama dengan sepupuku itu" ucap Oskar


" Hahahaha thanks Bro" ucap Danish


Dea tidak menjawab dia hanya menunduk saja karena merasa sangat malu. Dea merasa jantungnya terus berdebar saat berdekatan dengan Danish, berbeda dengan para mantannya Dea tidak pernah merasa berdebar seperti ini.


.


.


.


...****************...


NEXT....


Hari semakin larut acara pertunangan Ana dan Oskar sudah selesai. Keluarga besar Oskar sudah kembali pulang ketempat masing-masing. Sedangkan Keluarga Ana ada sebagian yang menginap di mansion dan ada juga yang kembali ke mension mereka masing-masing.


Oskar yang awalnya tidak ingin pulang namun karena paksaan dari sang mami akhirnya dia ikut pulang bersama kedua orang tuanya.


"Sayang aku pulang dulu ya nanti besok aku akan main kesini yaaaa" ucap Oskar pamit kepada Ana yang sekarang sudah resmi menjadi tunangannya.


" Iya kamu hati-hati di jalannya" ucap Ana


Oskar langsung memeluk Ana dan memberikan ciuman bibir dan di akhiri dengan kecupan manis dan kening Ana.


Untuk kedua sahabat Ana, Diara akan menginap di mension karena besok hari Minggu jadi dia akan menginap karena paksaan dari Jo. Sedangkan Dea tidak bisa menginap karena harus pulang, dia pulang diantar oleh Danish karena Danish terus memaksa Dea agar mau di antar oleh-nya.


Berhubung Dea datang sendiri dan menggunakan mobilnya sendiri akhirnya mau tidak mau mobilnya dia titipkan di mansion Ana dan dia pulang bersama dengan Danish menggunakan mobil Danish.


Mobil Danish



Danish terus melirik kearah Dea, menurutnya Dea sangat manis dan menggemaskan. Padahal Dea dan Danish baru saja bertemu namun keduanya sama-sama merasakan jantungnya berdetak lebih cepat.

__ADS_1


"Oh ya De maaf sebelumnya boleh aku bertanya?" tanya Danish


" Boleh, mau tanya apa?" tanya Dea melihat kearah Danish yang menyetir mobil.


" Apa kamu sudah punya pacar?" tanya Danish


" Hah... emangnya kenapa kalau aku sudah punya atau belum punya?" jawab Dea


" Ya kalau sudah punya aku akan berusaha membuat kamu berpaling kepada aku dan kalau kamu belum ya bagus berarti aku bebas untuk mendekatimu" ucap Danish memasang wajah manis dan tersenyum kerah Dea


Dea yang mendengar jawaban dari Danish sedikit malu. Dea tidak pernah salah tingkat seperti ini terhadap pria. baru kali ini di merasakan perasaan berbeda.


" Dea jawab dong kamu masih sendiri kan? aku dengar dari Oskar kalau kamu bau saja putus ?" tanya Danish


" Iya " jawab singkat Dea memalingkan wajahnya kearah samping agar Danish tidak melihat wajahnya yang bersemu merah


" Bagus dong kalau begitu, berarti aku boleh dong daftar menjadi pendamping hidup kamu" ucap Danish sedikit menggoda Dea


" Ihhh apaan sih Danish lebih baik kamu fokus deh nyetirnya " ucap Dea


Dea tidak menjawab dia hanya diam saja dan berusaha untuk tetap tenang. Danis melirik ke arah Dea dia menampilkan senyumnya karena ini pertama kali dia dekat kembali dengan wanita dan pertama kali bertemu langsung jatuh hati.


Danish mengendarai mobilnya dengan santai karena dia ingin lebih lama bersama dengan Dea. Hingga sampailah mobil yang dikendarainya disebuah mension megah milik keluarga Dea.


Dea akan turun dari mobil Danish namun tangan Danish menahan tangan Dea agar Dea tidak keluar terlebih dahulu. Dea melihat ke arah Danish yang memegang tangannya.


" Dea please ijinkan aku untuk mendekati kamu" ucap Danish


" Ya silahkan saja aku tidak pernah melarang orang untuk dekat dengan aku ko" ucap Dea


" Hmmm terimakasih aku akan berusaha untuk membuat kamu jatuh hati kepadaku, dan good night" ucap Danish dan memberikan kecupan pada kening Dea.


Dea hanya diam mematung karena merasa sangat kaget dengan sikap Danish yang tiba-tiba mencium keningnya hingga dia tersadar dan langsung keluar dari dalam mobil dan sedikit berlari masuk kedalam mension.


Danish tersenyum melihat tingkah Dea yang menurutnya sangat menggemaskan. Untuk pertama kalinya dia merasakan jatuh cinta pada pandangan pertama. Berbeda dengan mantannya Danish, yang terus mengejar Danish hingga Danish mulai menyukainya tapi wanita tersebut malah mengkhianatinya.


" Dea aku akan mendapatkan kamu bagaimana pun caranya, karena kamu sudah membuat hati aku terus berdebar pada pandangan pertama." ucap Danish setelah Dea keluar dari mobilnya

__ADS_1


Dea masuk kedalam kamarnya dan dia tersenyum sendiri mengingat tingkah manis Danish. Dea langsung bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya dan wajahnya bekas makeup. Setelah selesai Dea langsung merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur.


Kamar Dea



"Ting !!!" suara notifikasi ponsel Dea


Dea mengambil ponselnya dan mengecek pesan siapa yang masuk malam-malam begini, terlihat nomor bar yang mengirim pesan.


" Selamat malam Sweety, jangan lupa mimpikan aku ya ... Danish " isi pesan Danish


Dea kaget kenapa Danish bisa tahu nomor ponselnya karena Dea tidak pernah memberikan nomor telepon kepada pria yang baru dia temui itu. Dea tersenyum setelah membaca isi pesan Danish, dia tidak membalasnya dan langsung menaruh kembali ponselnya diatas meja samping tempat tidur.


Dea membayangkan wajah tampan Danish hingga tidak terasa dia tertidur dengan pulas.


.


.


.


...****************...


BERSAMBUNG ...


MAMPIR YUKK DI NOVEL BARU AUTHOR DENGAN JUDUL " MY INTROVERT WIFE " by. Eryna na



Terimakasih yang sudah berkenan membaca karya author...🙏😊


MOHON MAAF APABILA MASIH BANYAK SALAH PENULISAN DAN CERITANYA SEDIKIT BERANTAKAN 🙏


MOHON DUKUNGANNYA YAAA.... JANGAN LUPA LIKE VOTE FAVORIT DAN HADIAHNYA YAAA.... 👍❤️🌹🙏


JANGAN LUPA KASIH BINTANG 5 YAAA ⭐⭐⭐⭐⭐

__ADS_1


__ADS_2