
"Diara menelpon dia menanyakan kita akan pergi bersamanya atau tidak dan apa kita bisa mengantarkan mereka ke bandara besok?" tanya Ana
"Tentu saja sayang besok kita akan mengantar kakakmu dan Diara ke Bandara lagian besok ada meeting nya sore hari ini" ucap Oskar
"Terimakasih kasih sayangku" ucap Ana dan memberikan kecupan pada pipi Oskar
Oskar dengan senang hati menerima kecupan Ana. Oskar tersenyum kearah Ana dan mengelus puncak kepala Ana
.
.
.
...****************...
NEXT ...
Beralih ke Dea dan Danish yaaa...
Setelah acara makan siang bersama tadi Dea dan Darius lebih sering berkomunikasi. Danish berusaha untuk membuat Dea yakin akan perasaannya, Danish akan terus mendekati Dea.
Tepat saat pulang kantor Dea mengendarai kendaraannya untuk pulang ke mension, namun pada saat di tengah perjalanan mobil Dea mengalami kempes ban.
"Oh ****.... bagaiman ini ponselku mati lagi" ucap Dea setelah keluar dari dalam mobil dan melihat kondisi ban nya.
Dea melihat sekeliling untuk mencari taxi namun tidak ada yang melewat area situ. Hingga tidak sengaja ada mobil yang berhenti tepat di belakang mobil Dea. Ternyata itu adalah Danish, kemudian Danish menghampiri Dea.
"Dea ada apa?" tanya Danish
"Ini ban mobilnya tiba-tiba saja kempes, dan ponsel aku mati jadi tidak bisa menghubungi bengkel." jawab Dea
"Sudah lah biarkan saja nanti mobil kamu akan di benarkan oleh asistenku, lebih baik kamu pulang bersama aku saja, lagian hari sudah mulai malam tidak baik kamu sendirian di pinggir jalan." ucap Danish
"Tidak apa aku bisa naik taksi, dan urusan mobil bisa nanti di urus oleh kakakku" ucap Dea
"Mana ada taksi melewat area sini, sudah tidak apa lebih baik kamu aku antar saja"ucap Danish membujuk Dea
__ADS_1
Dea diam dan memikirkan ajakan dari Danish dan apa yang di katakan oleh Danish memang benar kalau area tempatnya sekarang berada jarang sekali di lewati oleh Taksi.
"Ayo jangan terlalu lama mikir" ucap Danish dan memegang tangan Dea
"Ehh tunggu dulu, tas aku masih ada di dalam mobil" ucap Dea dan langsung mengambil tasnya yang da di dalam mobil.
Setelah mengambil tasnya Dea dan Danish masuk kedalam mobil milik Danish. Sebelum menjalankan mobilnya Danish terlebih dahulu menghubungi asistennya untuk mengurus mobil Dea ban yang bocor.
"Apa kita langsung pulang atau kamu ada tempat yang dituju sebelum pulang?" tanya Danish
"Lebih baik langsung pulang saja, malam ini aku ada acara makan malam bersama keluargaku kebetulan orang tuaku sedang berkunjung." ucap Dea
"Wah kebetulan dong, apa aku boleh ikut bergabung? Ya itung-itung sebagai pendekatan kepada calon mertua gitu hehehe" ucap Danish
"CK... dasar kepedean sekali sih kamu... tentu saja boleh karena kamu sudah mau menolong dan mengantarkan aku pulang jadi aku akan mengajakmu untuk makan malam bersama dengan keluargaku " ucap Dea
"Wahh terimakasih sweety " ucap Danish dan tersenyum kearah Dea
Dea sudah mulai terbiasa dengan ucapan manis Danish, jadi dia hanya tersenyum saja toh dia juga menyukainya.
"Hmm ya tidak gimana-gimana, emang agak sedikit numpuk karena aku akan mengambil cuti pada saat acara pertunangan Diara dan Kak Jo nanti" ucap Dea
"Oh iya Jo akan bertunangan di Negara K tempat asal nona Diara ya ? Hmm kamu mau tidak nanti berangkat bersama dengan aku?" tanya Danish
" hmm bagaimana ya sebenarnya aku sudah di ajak oleh Ana untuk berangkat bersamanya menggunakan jet pribadi milik tuan Oskar pada hari Rabu." ucap Dea
"Wah bagus deh yasudah kita ikut saja bersama dengan mereka nanti" ucap Danish
"Memangnya kamu tidak sibuk ?" tanya Dea
"Tidak ko urusan kantor sudah ada yang menghandle nya lagian perusahan sedang santai tidak ada masalah yang mengharuskan aku ada di kantor." ucap Danish
"Ya sudah nanti aku bilang ke Ana terlebih dahulu ya, tapi apa tidak apa kita ikut bersama dengan tuan Oskar dan Ana ?" tanya Dea
"Tidak berangkat bersama mereka juga tidak apa aku juga ada jet pribadi yang selalu siap sedia kapanpun, tapi nanti aku bilang dulu kepada Oskar lebih baiknya seperti apa." ucap Danish
"Hmm ya nanti aku juga akan bilang kepada Ana" ucap Dea
__ADS_1
"Oh ya orang tua mu baru tiba kan,? kalau begitu kita mampir dulu ke toko kue ya untuk membelikan kue untuk orang tua mu" ucap Danish
"Tidak perlu repot-repot" ucap Dea
"Tidak bisa, masa iya mau bertemu dengan calon mertua aku tidak membawa apa-apa " ucap Danish tersenyum kearah Dea
"CK... lagian siapa juga yang jadi calon istri kamu sih ?" tanya Dea sambil memalingkan wajahnya karena dia sudah bersemu kemerahan wajahnya karena ucapan manis Danish
" Ya kamu lah memangnya siapa lagi, hanya kamu seorang !" ucap Danish tegas tapi lembut
Dea tidak menjawabnya dia hanya diam tapi sesekali dia tersenyum cerah. Dea merasa sangat hangat berada di dekat Danish dan Perasaan nyaman terus tumbuh di hatinya.
Danish memarkirkan mobilnya tepat di toko bolu terkenal di sana, Dia yang akan membelikan kue dan memilihkan langsung Dea hanya disuruh menunggu saja di dalam mobil. Setelah kue yang diinginkannya didapat Danish langsung kembali ke mobil.
Dea melihat Danish keluar dari toko kue tersebut dengan membawa kantong kue di tangannya, Dea tersenyum saat melihat Danish yang terlihat sangat tampan di mata Dea tubuh yang atletis tinggi dan berwibawa.
Ada beberapa wanita yang ada di parkiran terus menatap kearah Danish hal tersebut membuat Dea merasa tidak nyaman, ada rasa kesal dan tidak suka kalau Danish ada yang menatap memuja.
.
.
.
...****************...
BERSAMBUNG ...
MAMPIR YUKK DI NOVEL BARU AUTHOR DENGAN JUDUL " MY INTROVERT WIFE " by. Eryna na
Terimakasih yang sudah berkenan membaca karya author...🙏😊
MOHON MAAF APABILA MASIH BANYAK SALAH PENULISAN DAN CERITANYA SEDIKIT BERANTAKAN 🙏
MOHON DUKUNGANNYA YAAA.... JANGAN LUPA LIKE VOTE FAVORIT DAN HADIAHNYA YAAA.... 👍❤️🌹🙏
JANGAN LUPA KASIH BINTANG 5 YAAA ⭐⭐⭐⭐⭐
__ADS_1