My Favorit Secretary

My Favorit Secretary
Bab 20


__ADS_3

" maaf nona Lucyana apa boleh saya meminta kontak ponsel anda “ tanya asisten Roy


“ TIDAK PERLU “ ucap Oskar tegas dan dingin bukan ana yang menjawab pertanyaan dari asisten tuan Roy melainkan Oskar lah yang menjawabnya karena dia sangat kesal kemudian Oskar langsung merengkuh pinggang Ana sehingga Ana menempel ke badannya Oskar


“ maaf tuan Oskar saya hanya meminta kontak nona Ana saja untuk membahas kerja sama kedepannya “ ucap asisten Roy yang kaget melihat bosnya Ana merengkuh badan Ana


“ saya ucapkan tidak perlu, dan saya harus ingatkan jaga pandangan anda dari WANITAKU “ ucap Oskar dingin dan menekankan kata “WANITAKU” agar asisten Roy tidak berharap kepada Ana


Ana yang mendengar ucapan Oskar hanya diam saja karena dia juga tidak menyukai tingkah asisten Roy kepadanya. Ana tidak menyanggah ucapan Oskar kalau dia adalah “Wanitanya” karena Ana juga merasa nyaman dekat dengan Oskar meskipun selalu membuatnya kesal.


“ maaf tuan saya tidak tahu kalau nona Lucyana wanita anda “ ucap asisten Roy merasa tidak enak kepada Oskar dan tuan Adam hanya memperhatikannya saja


“ ya ... kalau begitu kami permisi tuan Adam”pamit Oskar yang masih merengkuh posesif pinggang ana


“ ya tuan silahkan, maaf kalau asisten saya membuat anda tidak nyaman” ucap Tuan Adam


Oskar yang mendengar ucapan tuan Adam dia hanya diam saja dan langsung pergi meninggalkan tempat restoran tersebut dan langsung menuju ketempat parkir mobil kendaraannya. Tangan Oskar masih merengkuh pinggang Ana karena dia tidak mau kalau wanitanya ada yang melirik dan terpesona akan kecantikan dan kemanisan wanitanya seakan-akan dia memberitahukan bahwa Ana adalah wanitanya miliknya.


...****************...


NEXT....


Oskar dan Ana keluar dari restoran menuju parkiran. Mobil oskar diparkirkan di tempat VIP, Oskar dan Ana masuk kedalam mobil. Mereka akan kembali ke kantor terlebih dahulu. Ana melirik kearah Oskar yang masih memperlihatkan wajah kesalnya. Ana hanya menghela napas secara kasar.


“ Hmmmm” helaan napas Ana secara kasar


Ana bingung mau memulai obrolan apa dengan Oskar, karena Ana merasa takut melihat oskar seperti itu. Ana hanya memperhatikan Oskar yang terus memasang wajah masam nya dan serius mengemudikan mobilnya. Oskar yang merasa diperhatikan oleh Ana akhirnya dia melirik kearah Ana dan melihat wajah Ana yang terlihat sedih. Akhirnya Oskar menghembuskan nafas panjang untuk mengontrol kekesalannya.


“Maaf “ ucap Oskar singkat


“ kenapa kamu minta maaf ?” tanya Ana


“ tidak” jawab oskar dingin

__ADS_1


“ ck... kenapa sihh ? kamu cemburu ya Oskar?” tanya Ana


Oskar yang mendengar ucapan Ana dia langsung menepikan kendaraanya untungnya di jalanan tidak ramai.


“ ya aku cemburu kepadamu, aku tidak suka ada pria lain yang memperhatikan kamu seperti pria menyebalkan tadi, aku tidak suka wanitaku ada yang mendekatinya apalagi sampai berani memegangnya” ucap oskar tegas dingin sedikit membentak Ana


Ana mendengar ucapan Oskar merasa kaget karena untuk pertama kalinya Ana melihat Oskar semarah itu hanya karena dia cemburu tapi didalam hati Ana senang bahwa Oskar benar-benar serius menyukainya.


“ hmm ya maafkan itu bukan salah aku Oskar dan aku juga tidak menanggapinya tadi “ucap Ana sambil memasang wajah sedihnya agar Oskar luluh melihat Ana yang sedih


“ huhhh... maaf honey aku terlalu kesal jadi tidak sadar kalau aku meninggikan suaraku, maaf aku hanya tidak mau WANITAKU ada yang meliriknya aku tidak mau kehilangan kamu” ucap Oskar


“ ck... emangnya aku WANITA kamu yaa?” ucap ana


“ ya kamu adalah WANITA aku ...mau kamu menolak juga kamu tetap WANITAKU LUCYANA “ ucap Oskar tegas sambil menarik Ana kedalam pelukannya


Ana yang dipeluk oleh Oskar merasa nyaman dan tenang berada dalam pelukan pria yang terang-terangan mengagumi dan menyatakan suka kepadanya. Ana tidak menolak pelukan tersebut malahan Ana membalas pelukan yang diberikan oleh Oskar.


Setelah merasa emosinya sudah mereda Oskar melepas pelukan tersebut dan menangkup wajah Ana dan memberikan kecupan di kening Ana, Ana yang dikecup hanya memejamkan matanya saja menikmati sentuhan bibir Oskar yang menenangkan.


Ana yang mendengar ungkapan cinta Oskar merasa tersentuh hingga dia menampilkan senyumnya dan menganggukkan kepalanya. Oskar yang melihat Ana tersenyum dan menganggukkan kepalanya dia langsung tersenyum bahagia karena cintanya terbalaskan.


“ thank honey, sekarang kamu sudah menjadi wanitaku sesungguhnya” ucap Oskar sambil mencium tangan Ana


Ana tidak menjawabnya dia hanya tersenyum dan menampilkan wajah bahagianya karena untuk pertama kalinya dia tertarik kepada pria yang menyebalkan seperti Oskar.


Ana tidak memungkiri pesona Oskar dan dia merasa nyaman berada dekat oskar meskipun mereka selalu cekcok.


“ ayo kita kembali kekantor masih ada berkas yang harus aku selesaikan terlebih dahulu setelah itu nanti kita pulang bersama” ucap Oskar dengan tangan kiri masih menggenggam tangan kanan Ana .


“ ya “ ucap ana singkat dia merasa malu dan salah tingkah akan perlakuan manis Oskar kepadanya.


Oskar langsung mengemudikan kembali kendaraannya menuju kantor. Sesampainya di kantor Oskar terlebih dahulu keluar dari dalam mobilnya dan memutar menuju pintu bagian Ana berada, kemudian dia langsung membuka pintu untuk Ana keluar.

__ADS_1


Di kantor masih banyak karyawan yang bekerja. Mereka berdua menjadi pusat perhatian karyawan lainnya. Apalagi Oskar yang terus menggenggam tangan Ana sambil berjalan menuju lift khusus. Pintu lift terbuka Oskar dan Ana langsung masuk kedalam lift dengan posisi tangan mereka saling menggenggam. Ana tidak memperdulikan tatapan karyawan kepadanya dia hanya cuek saja.


“ ting” pintu lift terbuka dilantai dimana ruangan Ana dan Oskar berada.


Mereka berdua langsung keluar dari dalam lift dan menarik Ana masuk juga kedalam ruangan Oskar. Ana mau tidak mau harus ikut masuk juga karena tangannya terus ditarik oleh Oskar.


Setelah masuk kedalam ruangannya. Oskar langsung mengunci pintu ruangannya dan dia segera memutar tubuh Ana agar menghadap kepadanya secara cepat oskar langsung mencium bibir manis Ana secara perlahan hingga akhirnya Ana juga membalas ciuman oskar lama kelamaan ciuman itu menjadi ******* yang penuh cinta.


Oskar yang merasa Ana hampir kehabisan nafasnya akhirnya dia menyudahi ciuman tersebut dengan saling menempelkan kening mengatur nafas mereka yang masih memburu.


Oskar langsung mengecup kening Ana dengan penuh kasih sayang.


Ana merasakan bahwa Oskar sangat tulus kepadanya dan Ana mulai nyaman dengan hal tersebut.kemudian Oskar memeluk tubuh Ana dan membisikan kata-kata cintanya.


“ Honey kita memang tidak cukup lama mengenalmu tapi aku bersumpah hanya kamu seorang wanita yang sudah mengambil seluruh isi hatiku, kamu sudah menjadi wanita pilihanku, aku menyukaimu menyayangimu mencintaimu setulus hatiku, maafkan aku dengan sikap menyebalkan aku aku hanya suka melihat wajah kesalmu hehehe i love you Lucyana” ucap Oskar sambil memeluk tubuh Ana


“ya terimakasih sudah memilih aku, kamu juga pria pertama yang membuat aku nyaman berada disisi mu selain daddy ku dan kakak ku, love you oskar” ucap Ana membalas ucapan Oskar dengan senyum terpatri diwajahnya.


...****************...


Bersambung


...****************...


Terimakasih yang sudah berkenan membaca karya kedua author...🙏😊


MOHON MAAF APABILA MASIH BANYAK SALAH PENULISAN 🙏


JANGAN LUPA LIKE VOTE FAVORIT DAN HADIAHNYA YAAA.... 👍❤️😊🙏


JANGAN LUPA MAMPIR DI KARYA AUTHOR YANG LAINNYA YAA


JUDULNYA " PERTEMUAN UNTUK PEMBALASAN " by . Eryna na🙏

__ADS_1



__ADS_2