
Setelah menyelesaikan makan malamnya Ana dan Oskar sekarang sedang berada di ruang kelurga dengan menonton film.
Oskar duduk dengan memangku tubuh Ana di atasnya dia yang memaksa ana untuk mau duduk di atas pangkuannya. Ana terpaksa menuruti permintaan Oskar lagian Ana juga merasa nyaman berada dipangkuan pria yang sudah mencuri hatinya.
Oskar memeluk Ana yang berada di pangkuannya dengan mengelus tangan sang kekasih hingga ana membalik tubuhnya menghsadap kerpada Oskar.
Oskar yang melihat ana menghadap didepannya dia langsung mencium dan ******* bibir Ana, Ana juga membalas ciuman yang diberikan oleh Oskar tangan ana berada di belakang tengkuk leher oskar sedangkan tangan Oskar yang satu berada di belakang pinggang ana dan yang satunya berada dibelakang tengkuk Ana. Oskar tahu Ana hampir kehabisan nafas pun langsung melepaskan pangutan bibirnya.
Tubuh Ana seakan dirasuki sesuatu, wanita itu tidak menolak perbuatan oskar karena dia sudah terbuai akan perbuatan lembut yang diberikan oleh Oskar. Kemudian Oskar memasukan jari tangannya kedalam mulut ana.
Ana men**lati tangan Oskar membuat Oskar benar-benar terang*ang .
Oskar langsung membalikan posisinya menjadi Ana berada dibawah kungkungan Oskar untungnya sofa yang berada diruang keluarga apartemen milik ana terbilang cukup besar dan empuk.
Ana bukan wanita yang polos jadi dia tahu cara membalas ciuman yang diberikan oleh Oskar.
Oskar melepaskan lumatannya Ana menatap Oskar dengan pandangan sayu karena hampir melakukan pelepasan.
“ Oskar please lanjutkan ahhh“ desah ana
“ hmmm apa kau sudah pernah melakukannya” tanya oskar dengan suara serak menahan hasratnya yang siap meledak
“ ckk.. itu tidaklah penting Ahhh ... Oskar please” desah ana yang sudah tidak tertahan hasratnya
“ jawab aku honey” ucap oskar dengan wajah berubah dingin
“ hmm... aku pernah menontonnya !” ucap Ana
"lain kali jangan menontonnya kamu tinggal datang kepadaku “ ucap Oskar sambil tersenyum smirk dan ana hanya menganggukkan kepalanya dengan pelan karena dia merasa malu
Kedua insan yang sedang di mabuk cinta itu sudah diliputi oleh na*su mereka tidak sadar sudah dalam keadaan tel***ang entah kapan mereka melepaskan pakaian yang menempel pada tubuhnya. Hingga terjadilah hubungan pencocokan benih kedalam liang surgawi Ana.
" mulai dari sekarang kamu sudah menjadi milik ku seutuhnya ,, kamu tidak boleh jauh dari ku, i love you dan terimakasih sudah menjaganya” ucap oskar di telinga ana setelah melakukan kegiatan panas mereka.
Ana hanya menganggukan kepalanya karena dia benar-benar lelah setelah melakukan kegiatan panasnya dengan sang kekasih.
Oskar membawa ana masuk kedalam kamar pribadi ana dengan menggendong ana ala bridal style karena sang pujaan hati sudah terlelap setelah melakukan aktivitas panas tadi kemudian oskar merebahkan ana diatas kasur yang berada di kamar ana.
Oskar pun ikut merebahkan tubuhnya di samping kekasih dan memeluknya.
Cahaya sinar matahari tampak menyilaukan mata ana, ana mulai membuka matanya walau belum sepenuhnya dia merasa memegang sesuatu yang keras lalu ana kaget melihat oskar yang tengah tidur disampingnya dengan bertelanjang dada sambil memeluk tubuh ana.
Ana mengingat kegiatan dia bersama oskar kemarin malam dan ia merasa sangat malu. Ana menutup wajahnya yang memerah dengan kedua telapak tangannya.
“ ohh shiiitt... bagaimana bisa aku sampai melakukan hal itu dengannya” batin ana
__ADS_1
Ana tidak merasa menyesal dengan apa yang sudah dia lakukan bersama dengan oskar.
“ aku tidak salah, aku wanita dewasa jadi normal saja dan wajar jika aku melakukannya thohh aku dan oskar sudah saling mencintai” batinnya mencari pembelaan
Ana akan bangun dari tempat tidurnya, namun tanpa diduga oskar menarik tangannya hingga ana kembali merebahkan tubuhnya dan masuk kedalam pelukan oskar dan oskar memeluknya semakin dalam.
Oskar memandang wajah ana yang sangat cantiik dimatanya dan tersenyum.
“ morning kiss baby!” ucap oskar
“ ck.. ga ahh” jawab ana malu
Oskar langsung ******* bibir ana secara lembut dan turun keleher ana lagi-lagi mereka berdua terpancing hasrat menggairahkan dipagi hari. Oskar dan ana melakukan pertempuran panas pagi ini di ranjang tempat tidur ana.
Setelah menyelesaikan olahraga ranjang dipagi hari itu oskar langsung membawa ana masuk kedalam kamar mandi dan lagi lagi oskar menggempur ana disana.mereka melakukannya atas dasar suka sama suka jadi tidak ada pemaksaan.
Ana merasa sangat kesal kepada oskar karena dia sampai kelelahansampai tidak bisa berjalan.
“ honey babyku yang cantik maafkan aku, biar aku menggendongmu ya” ucap oskar merasa bersalah
“ ck... ini semua gara-gara kamu sih tidak ada cukupnya” jawab ana kesal
“ hehehe , maafkan aku sayang tubuh kamu benar-benar sudah menjadi canduku dan lagian kamu juga menikmatinya” ucap oskar sambil tersenyum
Oskar yang melihat ana kesakitan dia langsung menggendong ana ala bridal style untuk membawa ana turun ke bawah untuk sarapan pahi yang sudah terlewatkankarena aktivitas mereka.
Sampai di meja makan oskar mendudukan ana di kursi. Dan dia ke dapur dan melihat bibi sedang membereskan belanjaannya. Bibi tersentak kaget melihat oskar ada di dapur.
“ ehh tuan , ada apa anda mau sarapan” ucap bibi
Ya di apartemen ana ada bibi yang membantu membereskan apartemennya dan bibi juga awal masuk dikagetkan dengan keadaan apartemen yang b isa sangat rapih tapi kini sangat berantakan ada beberapa baju yang berserakan dilantai ruang keluarga.
Bibi tidak ingin ikut campur urusan nona mudanya jadi dia diam saja dan tidak berani untuk membangunkan sang nona muda.
“ ya bi apa ada bi” ucap oskar
“ ya ada tuan biar saya siapkan dulu nanti saya antar ke meja makan” ucap bibi
“ ya bi makasih” ucap oskar langsung kembali menghampiri sang kekasih yang tengah duduk
Oskar melihat ana kan berdiri
“ mau kemana honey?” tanya oskar
“ aku mau ambil buah di kulkas “ ucap Ana
__ADS_1
“ tidak perlu tadi aku sudah minta tolong kepada bibi untuk menyiapkan sarapan kita, lagian itu kamukan masih sakit” ucap oskar
Wajah ana langsung terlihat ngeblush karena malu mendengar ucapan oskar.
“ ck.. udah enggak ko” jawab ana
“ ahh masa kalau begitu kita bisa melakukannya lagi dong sayang “ ucap oskar menggoda ana sehingga ana memukul dada bidang Oskar
“ ck.. dasar mesum” ucap ana
Oskar terkekeh mendengar ucapan ana.
“hehehe bukannya kamu juga menyukai kegitan kita itu sayang”ucap oskar seraya menyelipkan rambut ana ke belakang telinganya.
Wajah ana sudah merah karena terus digoda oleh oskar. Tak lama bibi datang dengan membawa berbagai makanan untuk nona mudanya sarapan.
“ ck... sudahlah ayo kita sarapan aku sudah sangat lapar” ucap sedikit merengek ana
“ ya ayo kita sarapan, hari ini kita tidak perlu kekantor” ucap oskar
“ hmm ya” ucap ana singkat karena dia langsungmenyantap sarapan yang tertunda
Oskar dan ana menyelesaikan acara sarapannya kemudian mereka berpindah tempat ke ruang keluarga tempat mereka berolahraga panas untuk pertama kalinya.
Ana sedang memakan es krim di pangkuan oskar karena oskar tidak ingin berjauhan dengan ana. Ana mun tidak bisa menolak keinginan sang kekasih. Ana makan es krim dipangkuan oskar dengan oskar yang menyuapinya.
Sesekali oskar menjilati bibir ana yang sedikit belepotan saat memakan es krimnya. Ana sedikit tersentak kaget karena perbuatan oskar yang membuat dadanya terus berdebar kencang.
...****************...
Bersambung
...****************...
Terimakasih yang sudah berkenan membaca karya kedua author...🙏😊
MOHON MAAF APABILA MASIH BANYAK SALAH PENULISAN 🙏
JANGAN LUPA LIKE VOTE FAVORIT DAN HADIAHNYA YAAA.... 👍❤️😊🙏
JANGAN LUPA MAMPIR DI KARYA AUTHOR YANG LAINNYA YAA
JUDULNYA " PERTEMUAN UNTUK PEMBALASAN " by . Eryna na🙏
__ADS_1