
“Kenapa kamu tidak menekan nomor lantai apartemen kamu, jangan bilang kamu ngikutin aku yaa awass jangan macam-macam ya “ ucap Ana sambil memelototi matanya
“ kan sudah kamu tekan angkanya “ jawab Oskar
“ Whattt....ohh god jangan bilang kamu yang punya apartment disebelah ku “ jawab Ana menampilkan wajah frustasi
“ hahahahahah “ Oskar tertawa melihat ana yang terlihat sangat menggemaskan dimata Oskar
...****************...
Next.......
Oskar dan Ana selama didalam lift tidak ada pembicaraan mereka hanya terdiam dengan pemikiran mereka masing-masing.
Oskar yang tidak ada hentinya memperhatikan Ana dan menampilkan senyumnya sedikit.
" Ana ingat mulai Minggu depan kamu akan menjadi sekertaris pribadiku ya " ucap Oskar
" Hmmm " jawab Ana yang tidak mau melirik sedikitpun
" Oh ya besok malam jangan lupa pesan mami untuk datang ke mension keluargaku ya, kita akan berangkat bersama oke " ucap Oskar
" Jeh tenang saja aku ingat ko, dan terimakasih atas tawarannya tapi maaf aku bisa pergi sendiri " jawab Ana
" Tidak ada penolakan besok malam aku jemput jam 7 malam " ucap Oskar tegas tidak ada bantahan
Ting....
bunyi pintu lift terbuka di lantai apartemen mereka
Oskar keluar terlebih dahulu dari Ana.
Oskar melenggang keluar dari lift menuju apartemennya sedangkan ana masih merasa kesal akan sikap pemaksa oskar terhadapnya tetapi Ana juga mengikuti langkah dari belakang untuk menuju apartemen miliknya yang kebetulan bersebrangan.
Ana cepat-cepat mamasukan kode pin pintu apartemnya hingga bunyi “Klik” pintu apartemen terbuka dan segera masuk kedalam apartemnya.
Oskar hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah laku Ana yang menurutnya sangat menggemaskan, dan oskar juga memasukan kode pin pintunya untuk masuk kedalam apartemennya yang sudah lama tidak ditinggalinya. Sebelumnya oskar sudah menyuruh asistennya untuk menyuruh maid yang berada di mensionnya untuk membersihkan apartemennya.
Kembali ke Ana....
“ Huhhhh dasar pria menyebalkan seenaknya dia memaksa, dan kenapa juga dia harus menjadi anak mami dan papi dan lagi dia yang akan menjadi atasanku... huh kenapa harus bertetanggan dengan nya juga “ ujar Ana sambil melangkah masuk kedalam kamarnya
__ADS_1
“ Ahhh mending aku mandi dulu biar lebih fress “ gumam ana sambil menaruh tasnya di atas kasur dan segera masuk kedalam kamar mandinya
Ana menghabiskan waktu dua puluh menit untuk menyelesaikan rutinitasnya di kamar mandi dan sudah terlihat segar kembali.
Kriuk kriuk....( anggap saja bunyi perutnya ana )
“ Wahh ini cacing-cacingdiperut sudah meminta amusinya hehehehe ” ucap ana sambil melenggang keluar dari dalam kamarnya untuk meuju dapur
“ kita lihat ada apa saja didalam kulkas ... wahh ternyata bibi sudah menyiapkan makanan frozen untuk aku ... ahh mending aku buat chikenkatsu dan kentang goreng saja “ ucap ana sambil menyiapkan bahan yang akan di gorengnya.
Setelah selesai memasak makananya Ana segera menghidangkan makannya dan segera membawanya keruang keluarga yaa Ana akan makan diruang keluarga sambil memonton film favoritnya.
Kring ... kring... kring...
Suara handphone milik ana berbunyi tertera nama sang Mommy menelphone Ana segera menjawab panggilan dari Mommy
“ Hallo mom ... Ana lagi makan nii di apartemen sendirian saja dan ana rindu sama mom dan daddy” ucap ana
“ ya hallo sayang ... ya kamu kenapa ga makan diluar saja sekalian ajak teman kamu jadi ga sendirian saja ? yaaa sayang mom dan dad juga sangat merindukan kamu nanti kalau kerjaan daddy sudah kelar kita pasti akan kesana dan kakak kamu minggu depan akan ke Negara P dia ada kerjaan disana” jawab Mommy Lani
“ oh ya mom serius kak Jo akan kesini kenapa dia tidak mengabari Ana ? “ jawab Ana sambilmemakan makannya
“ mungkin dia masih sibuk dan belum sempat untuk menghubungi kamu sayang, oh ya kamu makan sama apa disina “ ucap Mommy Lani
“ Ya no problem sayang yang penting kamu makan dan jaga kesehatan kamu jangan terlalu capek ,oh ya sayang sudah dulu ya mommy mau ke toilet dulu nanti mom hubungi lagi” ucap mommy Lani langsung mematikan paggilan tersebut
“ lahh main matikan saja kayanya mom kebelet deh hehehehe “ ucap ana sambil menyimpan handphonenya di meja ruangan keluarga tersebut dan ana menyelesaikan makan malamnya.
Setelah makan ana segera manaruh peralatan makannya di dapur Ana tidak langsung membersihkan bekas makanannya karena dia sedang malas dan dibiarkan saja tohh besok pagi pasti bibi dari mension keluargnya akan datang dan membersihkannya .
Ditempat Oskar..
Oskar setelah masuk kedalam apartemennya hanya tersenyum membayangkan wajah Ana yang menggemaskan menurutnya
“ Your mine Ana “ gumam Oskar sambil melenggang masuk kedalam kamar pribadinya
Setelah masuk kedalam kamarnya Oskar segera menuju ke kamar mandi untuk membersihkan badannya yang terasa lengket setelah selasai Oskar langsung membaringkan tubuhnya di atas kasur .
Oskar memiliki kebiasan kalau tidur tidak menggunakan baju nya hanya menggunakan celana pendek nya saja.
Oskar Tidak memakai bajunya
__ADS_1
“ Oh ana kamu sangat cantik dan menggemaskan , kamu sudah mengalihkan oerhatian dan pemikiranku baru sekarang aku bertemu wanita yang sangat menggemaskan sepertimu Ana” ucap Oskar sambil membayangkan wajah Ana
Kring... kring... kring
Suara handphone oskar berbunyi ternyata panggilan dari sang papi
“ Hallo Oskar apa kamu sudah sampai di apartemen kamu ? “ tanya sang papi Sean
“ Ya hallo pi , ya oskar sudah di apartemen ada apa ? “ jawab oskar
“ tidak ada apa-apa papi Cuma mau bilang kalau apartemen disebrang milikmu itu milik sekertaris Lucyana, kamu pasti akan sangat senangkan son “ ucap papi Sean
“ Ya pi Oskar sudah bertemu dengannya tadi di lift dan dia sangat menggemaskan heheheh “ jawab oskar sambil membayangkan muka jutek Ana
“ wahhh ternyata anak papi bisa tertawa juga hahahahaha,, oh ya kata mami kamu besok ke mensionnya sekalian saja berangkat bareng sama Ana “ ucap Papi Sean
“ hmm Oskar sudah menyuruhnya untuk berangkat bersama besok malam, sudah dulu ya pi by pi “ ucap Oskar sambil mematikan panggilannya
“ Ana sedang apa ya sekarang “ gumam Oskar sambil tersenyum
“ ahh sudah lah mending aku tidur dulu aja semoga saja bisa memimpikan wajah cantik dan menggemaskan milik Ana itu hehehehe “ ucap Oskar sambil memejamkan matanya untuk siap menuju kealam mimpi
Sedangkan di tempat Ana , Ana saat ini sedang menonton serial drama favorinya di ruang keluarga tak lupa dia juga membawa selimutnya sambil membaringkan tubuhnya di atas sofa empuk yang berada di ruang kelurganya.
“ wahh ini drama kenapa jadi mengingatkan aku pada pria menyebalkan itu “ gumam Ana
“ ohh ... ayolah Ana kenapa juga kamu mengingat lagi pria menyebalkan itu “ gumam ana
Ana kembali fokus pada serial drama yang sedang dia tonton hingga tak terasa Ana tertidur di ruang keluarga dengan layar televisi yang masih menyala.
Ditempat Oskar
Oskar sudah terlelap dalam tidurnya yang terlihat sangat tentram. Sebelum tidur Oskar berharap bisa memimpikan gadis incarannya yang terlihat sangat manis cantik dan lucu dalam pandangannya yang tak lain gadis tersebut adalah Lucyana Wong atau biasa di panggil dengan nama Ana.
...****************...
Bersambung
terimakasih yang sudah berkenan membaca kehaluan author maaf kalau masih banyak salah dalam penulisan kata 🙏
__ADS_1
mohon dukungannya jangan lupa like ya 🙏😊