My Iron Man

My Iron Man
Episode 14


__ADS_3

Semakin hari Dean dan Olive semakin dekat seperti dulu lagi, sudah tidak ada penghalang dan ketegangan seperti dulu lagi.


Dan nampaknya ada seseorang yang tidak menyukai kedekatan medeka. Ya siapa lagi kalau bukan zahra.


Ujian nasional sudah tinggal beberapa hari lagi dan semua siswa di harapkan untuk menyiapkan segala keperluan untuk ujian nasional, mulai dari mempelajari soal soal dan kelengkapan alat tulis.


Dean dan olive juga sering belajar bersama baik di perpustakaan sekolah maupun perpustakaan daerah, mereka sering menghabiskan waktu bersama.


Dean sangat menyukai masa masa seperti ini dimana mereka bisa saling dekat dan sering bertemu.


Hingga tiga hari sebelum ujian nasional dean mengajak olive untuk menonton bioskop agar mereka bisa sedikit menenang kan pikiran.


Waktu belajar pun telah selesai dan dean sudah menunggu olive di depan gerbang.


" Live, ayo pulang " ucap dean.


" Ayo " ucap olive sambil naik ke atas motor.


" Eh live nanti malem kita nonton yah, aku sudah beli tiket hehe dan kamu harus mau " perintah dean.


" Lah kok gak bilang dulu sih, gimana kalau aku gak suka film itu? " jawab olive.


" Pasti kamu suka lah " ucap dean.


" Emang film apa yang kamu pesen? " tanya olive.


" Dilan 1991 hehe waktu Dilan 1990 kan kamu nonton nya sama aku " jawab dean.


" Oh iya yah aku lupa kalau Dilan sudah tayang, ya sudah aku mau " ucap olive.


" Siip, nanti aku jemput ya jam 7 malam " ucap dean.


" Iya " jawab olive dengan singkat.


Setelah olive sampai dirumah, dia sudah mempersiapkan baju yang ingin dia pakai ketika pergi nonton dengan dean nanti.


Tidak lama kemudian sekitar jam 5 sore, olive mendapatkan telfon dari kak dimas, dimana ayah kak dimas tiba tiba sakit dan harus di bawa kerumah sakit.


Olive sangat sedih mendengar berita itu dan bersiap untuk menemui kak dimas dan ingin menghiburnya.


Dan sekitar pukul 6 olive sampai kerumah sakit dan menenang kan kak dimas yang sedang menangis.


Olive mencoba menghubungi dean agar dean tidak menjemput nya.


" Tuuuutttttt!!! " Olive menelfon dean.


" Halo dean " ucap olive.


" Iya live ada apa? " tanya dean.


" Nanti kamu langsung saja yah ke bioskop tidak usah menjemput ku, karena aku sedang ada urusan dan nanti aku akan menyusul ke sana " jawab olive.


" Oh gitu, ya sudah kamu nanti hati hati yah " ucap dean.


" Iya iya aku tutup yah " ucap olive.


Dean pun mulai bersiap siap dan sekitar pukul setengah 7 malam dean berangkat dari rumah.


Setelah 15 menit di perjalanan dean pun sampai dan dia menunggu olive di depan masuk bioskop.


Sampai pukul 18 : 55 olive juga belum datang dan akhirnya pintu studio 3 sudah mulai dibuka.


Dean masih menunggu olive berhadap dia sebentar lagi datang tapi sampai jam 19 : 05 olive juga belum datang, akhirnya petugas menyuruh penonton untuk masuk dan akan menutup pintu.

__ADS_1


Akhirnya dean pun masuk dan sambil menghubungi olive tapi tidak diangkat, ketika dean sibuk mencari tempat duduknya dan akhirnya ketemu kemudian dia melihat kalau zahra yang duduk di sambil kirinya, karena di samping kanan dean adalah tempat duduk olive.


Dean dan zahra kemudian saling melihat dan menyapa.


" Eh zahra bukan sih? " tanya dean yang tidak terlalu jelas karena lampu sudah mulai di matikan.


" Iya dean hehe, ternyata kamu yah " jawab dean.


" Kamu nonton Dilan juga yah, kirain kamu gak suka film film kayak gini hehe " ucap dean.


" Dulu yang Dilan 1990 suka nonton sih di tv tapi banyak yang potong jadi gak seru, pas tau ada yang 1991 nya pingin nonton hehe " jawab olive.


" Oh gitu, ya sudah silahkan nonton dan nikmatin yah jangan malah tidur hehe " ucap dean sambil tertawa.


" Iya iya hehe kamu bisa aja sih, Oh iya kamu nonton sendirian? " tanya zahra.


" Sebenernya sih sama olive tapi dia ada urusan mendadak jadi gak bisa dateng, tapi syukur deh ada kamu juga zahra jadi aku ada temen hehe " jawab dean.


" Hmm gitu, ya sudah jangan sedih lah hehe nanti juga bisa telfonan kan sama olive siapa tau emang olive lagi ada hal yang penting yang gak bisa di tinggalin begitu saja " ucap zahra yang berpura pura baik di depan dean.


" Iya juga sih hehe, ya sudah itu film nya sudah mau mulai, ayo kita serius nonton nya biar gak ketinggalan kayak orang orang hehe " ucap dean sambil tertawa ke arah zahra.


" Iya " zahra pun menjawab sambil tersenyum malu... (Hmmm dasar -,- ).


Setelah film selesai zahra dan dean pun keluar dari studio dan sedikit mengobrol sambil berjalan ke luar.


" Kamu pulang naik apa? " tanya dean.


" Naik bus dean hehe mau naik apa lagi " jawab zahra.


" Emang jam segini masih ada bus? " tanya dean lagi.


" Masih sih cuma harus nunggu dengan sabar " jawab zahra.


" Gak marah sih cuma gak apa apa kamu gam usah anter aku, aku gak mau ngerepotin kamu dean " jawab zahra dengan malu malu padahal di dalam hatinya dia berhadap kalau dean mau mengantar nya pulang, dia ingin berduaan dengan dean.


" Ya sudah aku antar saja yah, ayo naik " suruh dean.


" Beneran gak apa apa? " tanya zahra.


" Iya beneran, ayo naik " ucap dean.


Selama di perjalanan zahra terus tersenyum dia sangat bahagia bisa berduaan dengan dean.


Tidak lama kemudian mereka pun sampai dirumah zahra dan ibu nya sudah menunggu di depan rumah.


" Nak Dean kan? yang waktu itu pernah datang? " tanya ibu zahra.


" Iya bibi, aku dean dulu pernah mengantar zahra pulang hehe " jawab dean.


" Oh iya iya, ayo masuk dulu nak " ucap ibu zahra.


" Gak usah bibi, deab mau langsung lanjut pulang karena ibu pasti sudah menunggu " jawab dean.


" Oh ya sudah, hati hati ya nak " ucap ibu zahra.


" Iya bibi, makasih yah, dean pamit yah " jawab dean lagi, sambil salim ibu zahra dan lekas pulang dengan motor nya.


Setelah sampai dirumah, dean langsung mandi dan beres beres setelah itu dia mencoba menelfon olive.


Dan akhirnya di angkat oleh olive walaupun hanya sebentar.


" Tuuuuuuut " dean mencoba menelfon olive.

__ADS_1


" Halo dean, maaf yah aku gak bisa nonton sama kamu aku minta maaf yah " ucap olive.


" Iya iya gak apa apa, aku gak marah kok hehe, oh iya emang kamu ada keperluan mendadak apa sih kayak nya penting banget hehe " tanya dean yang sedikit penasaran.


" Gini, tadi kak dimas kasih gau kalau ayah nya masuk rumah sakit dan aku langsung liat kesana buat nenangin dia juga kan kasihan kalau sendirian " jawab olive.


" Ohh, terus gimana ke adaan ayah nya? " tanya dean yang berpura pura tidak ada masalah padahal membuat nya tidak tenang.


" Iya sudah membaik, dan ke adaan kak dimas juga sudah baikan mangkanya dia bisa mengantar ku pulang " ucap olive.


" Jadi kamu sudah pulang dan di antar kak dimas? " tanya dean.


" Iya hehe, dan sekarang mau tidur capek " jawab olive sambil bercanda.


" Oh gitu ya sudah kamu tidur yah, besok jangan kesiangan pergi ke sekolah, aku tutup dulu yah " ucap dean karena kecewa dengan sikap olive.


" Eh eh tunggu bentar,.... tuuuuuttt !!!! " .


Olive belum selesai berbicara dan dean langsung menutup telfon nya padahal sebelumnya olive cuma bercada.


Keesokan hari nya 1 hari sebelum ujian nasional, dean tidak belajar ke perpustakaan dan hanya diam dikelas dan bermain game dengan bima.


Alasanya untuk menenangkan otak agar tidak terlalu banyak beban waktu ujian besok.


Olive yang pergi ke perpustakaan dengan lisa tidak melihat dean disana.


Akhirnya olive mengajak lisa untuk melihat dean apakah dia ada di kelasnya.


Zahra yang tidak mau kalah, akhirnya mencari perhatian dengan dean. dia datang ke kelas dean dengan membawa roti yang dia buat sebelum ke sekolah.


" Dean.... " zahea mengejutkan dean.


" Ehhh, zahra ada apa? " tanya dean sambil terkejut.


" Maaf yah sudah buag kamu terkejut " ucap zahra.


" Hehe iya iya gak apa apa kok " jawab dean.


" Aku cuma mau kasih ini, kebetulan tadi bikin kue ini terus kebanyakan kalau mau aku makan semuanya, jadi aku kasih ke kamu yah " ucap olive sambik menyerahkan kotak makan miliknya.


" Wah makasih banyak loh zahra hehe kamu baik banget, pasti aku makan deh " jawab dean sambil mengambil kotak makan itu dari zahra.


" Aku yang harus nya makasih karena kemarin kamu sudah nganter aku pulang hehe " ucap zahra dengan malu malu.


" Yah biasa aja lah, kamu kan teman aku zahra gak mungkin kan ada teman yang tega liat teman nya pulang sendirian naik bus " kata dean yang sok berwibawa.


Bima yang mendengar pembicaraan dean dan zahra langsung memotong nya.


" Eh bentar bentar, zahra tadi bilang apa? kemarin antar dia pulang? " tanya bima dengan penasaran.


" Iya, kemarin aku antar zahra pulang ke rumah nya, kenapa? " tanya dean yang memandang sinis ke arah bima.


" Emang kalian dari mana sih, kok aku jadi penasaran " tanya bima lagi sambil memakan kue pemberian zahra.


" Eh nanya nanya dong, gak sambil makan juva hmmm " balas dean.


" Gak apa apa kok makan aja hehe " zahra itu berbicara.


" Tuhkan zahra yang ngasih aja bilang gak apa apa, jadi gimana pertanyaan ku tadi hayo jawab " ucap bima yang masib penasaran.


" Kita kemarin gak sengaja ketemu di bioskop, aku rencana nya mau nonton sama olive dan olive gak bisa dateng, terus waktu masum ke studio dan ternyata zahra duduk di sebelah aku " jawab dean.


" Iya kita gak sengaja ketemu bim hehe " zahra ikut menambahkan.

__ADS_1


" Terus aku antar zahra pulang karena sudah malam kan dan gak mungkin dia pulang sendirian " jawab dean lagi.


__ADS_2