
" Oh gitu, iya iya, zahra kalau kamu pergi terus takut pulang sendirian gak apa apa kasih tau dean atau aku kan kami bisa antar, kita kan teman " ucap bima.
" Hehe iya iya, kalian baik banget yah " zahra sambil tersenyum.
" Makasih makasih aku emang baik kok Zahra hehe " ucap bima sambil ke PD an.
" Oh ya sudah kalau gitu aku masuk kelas dulu yah " ucap zahra.
" Iya iya, sekali lagi makasih banget yah za " ucap dean lagi.
Zahra sambil mengangguk dan tersenyum ke arah dean kemudian pergi meninggalkan kelas dean.
Olive, lisa dan zahra pun berpapasan di lorong kelas dan lisa menyapa zahra.
" Eh za, darimana kamu? " tanya lisa.
" Oh dari kelas dean hehe " jawab zahra.
" Ada apa za? kayak nya penting banget " tanya lisa lagi.
" Gak ada apa apa kok cuma ada sedikit yang di omongin tapi gak terlalu penting kok hehe, ya sudah aku mau ke kelas dulu yah " jawab zahra.
" Iya za " jawab olive.
" Eh aneh gak sih live, aku penasaran ngapain dia ke kelas dean " ucap lisa.
" Iya sih, nanti kita tanya ke dean " ucap olive sambil sedikit kesal.
Akhirnya mereka masuk kekelas dean.
" Ehh makan apaan bagi dong " ucap lisa.
" Nih makan makan, ini dari zahra hehe sebenernya dia kasih ke dean tapi gak apa apa lah kita makan bareng bareng " jawab bima sambil memberikan kue itu ke lisa dan olive.
" Oh iya deh kebetulan aku lapar " lisa pun mengambil kue itu.
Olive dan dean pun duduk bersebelahan.
" Kenapa gak belajar ke perpustakaan? " tanya olive dengan dean.
" Mau istirahat lah, kan besok mau ujian takutnya otak terlalu lelah kan haha " jawab dean dengan tertawa.
" Lah kok gitu, nanti malah hilang semua soal soal nya " ucap olive.
" Gak lah nanti malam aku ulangin lagi soal soal nya, kenapa kamu perhatian banget sih hehe jangan jangan? " ucap dean sambil tertawa mengejek olive.
" Kemarin kan sudah asik nonton, aku perduli salah sedangkan aku gak pernah nanya nanya di bilang gak perduli, gimana sih " ucap olive sambil sedikit manyun.
" Eh liv kemarin kan kamu gak jadi nonton sama dean dan ternyata zahra juga nonton film Dilan, jadi ketemu deh sama dean dan kebetulan lagi mereka duduk nya bersebelahan, terus dean anter zahra pulang. dan sebagai bentuk terimakasih zahra kasih dean kue ini hehe " ucap bima denga jelas.
" Iya sih kebetulan banget kemarin tuh hehe " ucap dean.
Olive yang mendengar cerita itu langsung tiba tiba terdiam dan dia sangag kesal, tapi juga dia sadar kalau emang zahra gak salah, tapi dia.
" Salah aku sih kemarin gak jadi nonton sama dean, ya sudahlah abis ujian aku bakal ngajakin dean buat nonton " ucap olive di dalam hati nya.
Jam istirahat pun telah selesai, olive dan lisa pun kembali ke kelas.
" Aku dan lisa masuk ke kelas yah " ucap olive.
" Iya liv " ucap bima.
" Nanti aku tunggu di depan gerbang yah " ucap dean.
" Siap " ucap olive sambil pergi meninggalkan kelas dean.
Ketika jam pelajar selesai dan semua siswa bersiap untuk pulang. ada pengumuman dari ruang kepala sekolah dimana mereka harus pulang kerumah dan tidak keluyuran di luar.
Dan mempersiapkan perlengkapan yang akan mereka perlukan di ujian besok dan tudur tepat waktu agar tidak telat bangun.
Semua siswa yang mendengar nya pun merasa bersemangat dan sangat berterima kasih kepada kepala sekolah yang sudah memberikan motifasi untuk mereka.
__ADS_1
Olive pun bergegas turun dan menghampiri dean di parkiran.
" Ayo pulang jangan kemana mana " ucap olive ke dean.
" Iya, ayo naik " ucap dean.
Zahra pun melihat dean mengantar olive pulang dan dia sangat iri denga olive yang sangat di perhatikan oleh dean.
Akhirnya Dean dan olive pun sampai kerumah ke rumah olive.
" Besok jangan lupa dengan perlengkapan, dan jangan telat " pesan olive untuk dean.
" Iya liv, besok aku jemput yah biar kamu gak telat datang ke sekolah " ucap dean.
" Iya deh, jangan telat kalau kamu telat aku minta antar paman " ucap olive.
" Siap gak bakal telat karena ada alarm terampuh di dunia ya itu mulut ibu ku haha " dean sambil tertawa.
" Eh kamu gak boleh bilang begitu, durhaka loh " ucap olive.
" Gak deh cuma bercanda, ya sudah aku pulang dulu yah " ucap dean.
" Iya, hati hati yah " ucap olive.
Dean pun pergi meninggalkan rumah olive sambil tersenyum manis dengan memikirkan perlakuan manis yang olive berikan untuk nya.
Ketika malam hari setelah olive mempersiapkan peralatan yang akan dia bawa besok dia meminta ke pada tuhan agar mempermudah ujian nya, begitu juha dengan dean, olive mendoakan agar dean juga bisa menjawab semua soal soal ujian dengan benar.
Besok pagi nya jam 06:00 dean menjemput olive dan mereka pergi ke sekolah bersama.
Dan sampai di sekolah dean langsung memarkir kan motor nya.
Olive menunggu dean di lobi sekolah, setelah itu dean datang dan mereka masuk bersama sambil olive mengingatkan dean kembali.
" Pensil, penghapus, LJK bawa kan? " tanya olive.
" Iya bawa dong " jawab dean.
" Eh, nomor nya mana? kenapa gak di pakek? " tanya olive lagi.
Dasi dean terlihat keluar dari kerah baju nya kemudian olive merapikan nya.
" Eh tunggu bentar, aku benerin dulu " olive merapikan kembali dasi dean dan membuat dean dag dig dung.
" Sudah rapih kan? " tanya dean malu malu.
" Iya sudah, nanti jangan lupa berdoa yah biar di perlancar " ucap olive lagi.
" Iya iya liv, kamu juga yah, semangat! " ucap dean.
" Dah " olive sambil melambai ke arah dean.
Dan mereka berjalan ke arah kelas mereka masing masing.
Ujian nasional bahasa indonesia pun di mulai dan setelah itu di lanjutkan dengan Mata pelajaran masing masing jurusan.
Ujian Nasional berjalan selama tiga hari dan terdiri dari mata pelanaran Matemarika, bahasa indonesia, bahasa inggris dan beberapa mata pelajaran jurusan seperti geografi, ekonomi, sejarah untuk ips dan Fisika, kimia, biologi untuk ipa.
Ujian Nasional di hari pertama pun sudah selesai dan semua siswa pulang, mempersiapkan untuk ujian di hari kedua.
Tidak terasa ujian nasional pun sudah berakhir dan tinggal menunggu hasilnya, tapi tugas mereka belum selesai karena masih ingin mempersiapkan ujian masuk universitas jalur prestasi agar mendapatkan beasiswa.
Semua siswa akan ikut dalam seleksi ini karena mereka semua ingin mendapatkan beasiswa itu termasuk olive, dean, bima, ayu, lisa, dan ari.
Tapi karena jadwal ujian seleksi ke perguruan tinggi masih dua minggu lagi dan semua siswa masih bisa berlibur.
Kebetulan Dean akan berulang tahun yang ke 17, dia meminta kepada ayah dan ibu nya agar ulang tahun nya di rayakan dirumah, dia ingin mengundang teman teman nya sekaligus perpisahan mereka.
Ibu dan ayah dean pun setuju dengan ide dean.
Besok harinya ketika di sekolah, dean sibuk mengundang teman teman nya dan setelah iti dean datang ke kelas olive.
__ADS_1
" Liv, nanti malam aku akan megadakan pesta ulang tahun, kamu datang yah " pesan dean.
" Nanti malam? bukan nya kamu ulang tahun besok? " tanya balik olive.
" Iya, tapi aku ingin melewatkan jam 12 malam bersama dengan kalian " jawab dean.
" Gimana yah, aku sudah ada janji buat nemenin kak dimas liat rumah baru nya " ucap olive.
" Cancel aja liv yah " ucap dean.
" Gam bisa lah, aku gak enak lagian kamu juga mendadak sih " ucap olive.
" Ya sudahlah, emang kamu gak pernah perduli dengan aku kan, apa apa selalu orang lain sedangkan aku? " dean sambil pergi meninggal kan olive.
" Laah bukan gitu dean " olive berusaha mengejar dean tapi dean sudah pergi jauh.
Se pulang sekolah, olive mencari buku yang ditulis oleh pemain basket kesukaan dean tapi cuma ada yang bahasa inggris, akhirnya Olive tetap membelinya, kemudian sampai dirumah dia menerjemahkan nya sendiri sampai pukul 10 malam, sedangkan acara ulang tahun dean dimulai jam 7 malam.
Semua undangan sudah datang kecuali olive, dean memang sudah tak mengharapkan kedatangan olive.
" Olive tidan datang kah? " tanya bima
" Kayak nya enggak dia mau ada janji sama kak dimas itu " jawab dean sambil jutek.
" Kamu yang sabar yah haha " ucap bima sambil menertawakan dean.
" Kurang asem yah " jawab dean sambil memukul kepala bima.
" Eh dean " zahra datang menghampiri dean.
" Semua orang sangat gembira malam ini hehe, kamu juga pasti kan " tanya zahra.
" Iya aku bahagia bisa berkumpul dengan teman teman " jawab dean.
" Terus apa harapan kamu malam ini? " tanya zahra lagi.
" Harapan ku semoga ayah dan ibu selalu sehat dan aku bisa masuk ke universitas unggulan hehe " jawab dean denga penub harapan.
" Aamiin deh aku ikut doain, semoga semuanya terkabul yah " ucap zahra.
" Iya, makasih ya za" dean sambil tersenyum ke arah zahra.
Hingga jam 12 dean meniup lilin dan semua orang berdoa untuk nya, setelah makan makan semua tamu undangan pun pulang.
Olive memesan taksi ke rumah dean tapi mobil itu pecah ban di pertengahan jalan dan sekitar 15 menit lagi dari jalan itu akan sampai kerumah dean, akhirnya olive memutuskan untuk berlari ke rumah dean.
Dia berharap agar bisa menemui dean dan memberikan kado yang sudah ia buat khusus untuk dean.
Zahra yang lupa memberikan kado nya pun kembali pulang ke rumah dean.
Ketika zahra sudah sampai dan ia melihat dean dan olive berdiri di depan rumahnya.
Olive sudah lebih dulu datang dan kebetulan dean ada di luar.
" Dean... " panggil olive sambil berlari.
" Loh olive? " tanya dean.
" Aku belum terlambat kan? " tanya olive lagi.
" Belum kok hehe " jawab dean.
" Selamat ulang tahun yah dean " sambil menyerahkan buku yang sudah ia terjemahan kan.
" Waah buku ini, aku sudah mencarinya, bahkan kau menerjemahkan nya untuk ku? " tanya dean.
" Iya mangkanya aku sangat panik waktu kau mengundangku mendadak tadi, dan aku langsung bilang ada janji sama kak dimas " ucap olive.
" Oh iya yah haha maaf kan aku, aku sangat menyukai kado ini, ini adalah kado terbaik ku, terimakasih olive ku hehe " ucap dean.
" Diih apaan sih" balas olive.
__ADS_1
Mereka pun tertawa bersama.
Zahra yang melihat mereka tertawa dan sangat bahagia pun pulang dengan perasaan kesal dan membuang hadiah yang akan dia berikan kepada dean.