
Hari hari berlalu dengan cepat dan olive pun terus menghindar dari akbar, hingga pada suatu hari akbar datang menemui olive.
" Liv, kamu di panggil kak akbar tuh, dia nunggu kamu di luar " ucap teman sekelas olive.
" Eh kenapa lagi sih dia itu, nanti kamu di lihat lagi liv sama si meta itu " ucap dewi.
" Gak tau juga si wi, ya sudah deh aku temuin dia dulu yah " ucap olive.
" Iya iya, inget jangan lama lama, kalau dia ngajak jalan bilang gak bisa! " ucap dewi yang sangat khawatir dengan olive.
" Iya deh, siaap hehe " jawab olive sambil memeluk dewi dengan tertawa.
Olive pergi keluar ruangan untuk menemui akbar yang sedang menunggu nya.
" Iya kak ada apa yah? " tanya olive.
" Gak ada apa apa sih, cuma kangen aja liv sama kamu hehe " jawab akbar.
Olive hanya tertawa mendengan jawaban dari akbar dan dia agak sedikit risih.
" Oh iya liv, kenapa pesan kakak gak pernah kamu bales? padahal kamu online loh " tanya akbar.
" Iya kak aku gak tau kalau kakak chat hehe karena whatsapp aku isinya grup semua hehe " jawab olive sambil pura pura tertawa.
" Oh gitu iya iya, nanti pulang jam berapa? kakak antar pulang yah " tanya akbar.
" Habis ini aku Mau ada kerja kelompok kak sama temen temen hehe maaf yah " jawab olive.
Sebenarnya olive hanya berbohong, dia tidak ingin dekat dekat lagi dengan si akbar.
" Oh iya sudah liv, kakak mau ada rapat di BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) dulu yah hehe " ucap akbar.
" Iya kak " jawab olive dengan singkat.
" Nanti kalau kakak chat atau telfon kamu jawab yah " ucap akbar.
" Hehe iya kak " ucap olive sambil pura pura tertawa dan kembali ke ruangan nya.
.
.
.
" Gimana liv, apa yang di omongin ke kamu? " tanya dewi.
" Dia nanya kenapa gak bales bales chat dia, terus dia mau antar aku pulang wi " jawab olive.
" Kamu bilang gak usah kan liv? " tanya dewi lagi.
" Iya lah aku bilang habi mata kuliah ini mau ada kerja kelompok, dan tau gak wi aku bilang whatsapp aku penuh gara gara grup doang hahaha " ucap olive.
" Hahaha demi apa liv kamu bilang kayak gitu? ekspresi nya gimana? " tanya dewi.
" Dia cuma tertawa hehe kayaknya dia percaya deh " jawab olive.
" Bagus deh hehe biar si meta itu gak jahatin kamu lagi liv " ucap dewi.
" Iya wi hehe " ucap olive.
" Eh liv, temenin aku ke kantin yuk, mau beli minuman nih haus loh -,- " ucap dewi.
" Hayuuk " jawab olive.
Olive dan dewi pergi ke kantin untuk membeli minuman, dan sesampai nya di kantin mereka melihat akbar sedang makan dengan salah satu wanita, mereka cukup romantis.
Sebelumnya akbar bilang ke olive kalau dia mau ada rapat di BEM.
.
.
.
" Eh liv coba kamu liat " ucap dewi sambil menunjuk ke arah depan di sebelah kanan.
" Kak akbar kan? " tanya olive kepada dewi.
" Iya kak akbar, siapa yang dia ajak makan? suap suapan lagi " jawab dewi.
__ADS_1
" Yah paling adik adikan nya dia wi hehe biasa lah seorang gubernur kan banyak fans nya " ucap olive.
" Iya sih, tapi gak enak aja sih liv di kantin gitu, suap suapan kayak apa aja tauk " ucap dewi.
" Biarin lah wi, tadi dia bilang ke aku mau ada rapat BEM loh haha " ucap olive.
" Nah iya bener, ish apaan sih tuh cowok dia kira kamu sudah pulang kali yah haha " ucap dewi.
" Iya kali wi, eh wi gimana kalau kita kerjain dia " ucap olive.
" Boleh hehe kayak nya asik tuh " ucap dewi.
Olive dan dewi pun berjalan ke arah tempat duduk akbar dan wanita itu, mereka memesan minuman tepat di belakang tempat duduk mereka.
.
.
.
" Eh liv kamu mau pesan rasa apa? " tanya dewi sambil membesarkan suara nya agar terdengar di akbar.
" Rasa mangga aja wi, kamu rasa apa? " tanya olive yang juga membesarkan suara nya.
" Ya sudah aku jeruk aja deh " jawab dewi.
Olive dan dewi duduk di sebrangan meja akbar, mereka berdua pura pura tidak melihat akbar.
Wanita itu terus menyuapi makanan untuk akbar, sedangkan akbar terus bermain handphone nya dia tidak sadar jika olive melihati nya sambil tertawa.
Beberapa saat kemudian, olive dan dewi sedang asik berbicara, akbar pun mulai menyadari kehadiran olive.
Akbar menoleh ke sebelah kanan nya dan dia melihat ke arah olive, kemudian wanita itu menyuapinya yang di lihat olive olive, mereka berdua saling menatap.
Olive pun menyapa nya.
" Eh kak akbar, lagi makan yah? " tanya olive sambil tertawa.
" Iya liv hehe " jawab kak akbar yang menahan malu dan cemas karena dia takut kalau olive bakal cemburu.
" Ayo liv kita masuk, nanti anak yang lain pada nungguin untuk buat tugas " ucap dewi.
" Iya liv " jawab akbar dengan perasaan yang campur aduk.
Tidak ingin olive salah paham dengan nya, akbar pun pergi mengejar olive.
.
.
.
" Olive, tunggu!!! " panggil akbar sambil berlari.
" Lah kenapa lagi sih itu orang? " tanya dewi.
" Gak tau wi, kita denger aja dia mau bilang apa " jawab olive.
" Tadi itu temen kakak di BEM liv, dia emang biasa kayak gitu sih, bukan cuma ke kakak aja, ke yang lain juga " Ucap akbar yang menjelaskan pada olive.
" Maksud nya gimana kak? aku gak masalah kok kakak kayak gitu sama orang lain, itu kan hak nya kakak " ucap olive.
" Iya kakak takut kamu nanti cemburu dan marah sama kakak " ucap akbar dengan PD nya.
" Gak lah kak, kenapa juga mau marah hehe " ucap olive.
" Kebetulan tadi gak jadi rapat di BEM liv, mangkanya kakak makan di kantin " akbar kembali menjelaskan pada olive.
" Oh gitu kak, ya sudah kak lanjutin lagi makannya aku mau kerja kelompok dulu hehe " ucap olive.
" Ya sudah kakak pergi dulu yah " ucap akbar.
Dewi yang tidak bisa menahan tawa nya pun langsung menarik olive kedalam ruangan, mereka terus tertawa karena melihat tingah akbar.
" Dia kira kamu bakal cemburu gitu hahaha " ucap dewi.
" Iya wi, sebenernya aku tadi mau ketawa cuma yah aku tahan, ya tuhan aku sampai sakit perut loh wi " ucap olive.
" Bagus sih liv kamu gak suka sama cowok kayak dia, hmm awalnya aku kira dia iti cowok yang baik dan bijaksana tapi ternya kayak gitu, mentang mentang punya jabatan jadi hoby nya tebar pesona " ucap dewi.
__ADS_1
" Iya wi aku gak bakal lah suka sama dia, aku suka sama orang lain hehe dan lagi nungguin dia pulang " ucap olive.
" Eh siapa sih? kamu gak pernah loh cerita sama aku liv :'( " tanya dewi.
" Kita temenan dari kecil wi, sekarang dia lagi pendidikan militer, karena dia lulus akpol " jawab olive.
" Waah, dia pasti sangat gagah liv dan pasti nya makin tampan " ucap dewi.
" Hehe iya kali wi, semenjak dia berangat aku belum pernah dapat kabar dari dia " ucap olive.
" Sabar dong liv, hehe nanti kalau dia sudah boleh pegang handphone pasti bakal hubungin kamu kok " ucap dewi sambil tertawa.
" Hehe iya iya wi aku bakal sabar kok, oh iya wi aku mau pulang yah karena ada nenek ku dirumah " ucap olive.
" Hayuk liv, bareng aku deh nanti aku antar kamu pulang " ucap dewi.
Olive dan dewi pun turun ke lantai bahwa dan berjalan ke arah gerbang pertama. Kemudian mereka melihat ada sosok yang gagah, memakai baju seragam akpol dan berdiri di dekat fakultas mereka, ada banyak orang juga yang melihat nya.
Olive pun berjalan ke arah gerbang dan sesekali menoleh ke arah laki laki itu, dan sontak saja membuat nya sangat terkejut.
" Dean? " panggil olive dengan samar samar dan berusaha mengenali wajah dean.
" Iya olive ini aku " ucap dean.
Olive pun berlari ke arah dean, dan dengan sigap nya dean pun memeluk tubuh olive.
Dean membisik kata kata di dekat telinga olive.
" Kamu apa kabar? maaf yah gak bilang dulu sebelum nya hehe karena aku mau kasih kamu kejutan " ucap dean.
" Aku kangen banget an tau sama kamu " ucap olive sambil menangis.
" Kamu kayak nya makin gemuk hehe, terakhir aku meluk kamu, kamu gak segemuk ini haha " ucap dean.
Olive pun melepaskan pelukannya ke dean dan kesal karena dean menyebut nya semakin gemuk.
" Apaan sih, cewek tuh sensitif tau di bilang gemuk " Ucap olive.
" Ini yang aku kangen dari kamu hehe " ucap dean sambil mencubit hidung olive dan memegang tangan nya.
Olive benar benar sangat bahagia dan dia merasa bahwa ini seperti mimpi, ada banyak orang juga yang melihat mereka bahkan orang orang pun menunjukan ke irian mereka pada olive.
Hingga olive pun sadar bahwa ia lupa mengenalkan dean pada dewi.
" Eh wi, sini deh " panggil olive kepada dewi.
" Iya liv, hehe kayaknya kamu bahagia banget deh sampai lupa sama aku " ucap dewi.
" Ini wi kenalin " ucap olive.
" Hallo aku dean " sapa dean sambil menjulur kan tangan nya.
" Iya hallo juga, aku dewi teman satu kelas nya olive hehe " ucap dewi.
" Iya salam kenal yah " ucap dean.
" Iya, eh liv dia siapa sih hehe kok kamu kayak bahagia banget " tanya dewi.
" Temen dari kecil ku wi hehe " jawab olive.
" Oh jadi ini yang kamu ceritain? waahh " ucap dewi.
" Oh jadi olive sering ceritain tentang aku ke kamu yah? hehe " tanya dean sambil tertawa.
" Eh apaan sih, sudah sudah gak usah di bahas " ucap olive.
Mereka bertiga pun tertawa.
" Ya sudah aku pulang dulu yah liv, dean " ucap dewi.
" Iya wi hati hati yah " ucap olive.
.
.
.
Akhirnya Olive dan dean ketemu hehehe (,)
__ADS_1