
Hari hari olive nampak nya semakin suram semenjak kehadiran kak akbar dalam hidupnya, karena banyak yang tidak menyukai kedekatan antara olive dan kak akbar.
Termasuk meta, kakak kelas nya olive, dia mengetahui jika hubungan akbar dan olive semakin dekat dan posisi nya akan terancam.
Meta sangat geram dan akhirnya datang keruangan olive dan melabrak nya.
" Dimana olive? " tanya meta yang berjalan masuk keruangan dan di temani dayang dayang nya.
" Dia pergi ke toilet kak " jawab salah satu siswa.
Meta pun pergi menghampiri olive di toilet.
" Kamu olive kan? " tanya meta dengan nada yang songong.
" Iya kak, ada apa ya? " jawab olive yang merasa bingung.
" Kamu ada hubungan apa sama akbar? " tanya meta.
" Gak ada kak, cuma sebatas senior junior saja " jawab olive yabg semakin bingung.
" Sebatas senior junior? gak salah? bukanny lo suka kan sama si akbar! " ucap meta.
" Gak kok kak, aku gak suka sama kak akbar, emang cuma sebatas kakak adik doang " ucap olive.
" Ah sudah lah, lo gak usah bohong deh, dasar cewek genit lo, baru aja masuk kuliah sudah tebar pesona " ucap meta sambil mendorong pundak olive.
" Eh tolong yah kak ngomong nya biasa aja, gak usah pake dorong dorong dong! emang kita gak ada hubungan apa apa! " jawab olive.
" Waah lo sombong yah pakek jawab omongan gue segala, lo tau gak gue ini lagi dekat sama akbar! " ucap meta lagi.
" Itu urusan kalian lah bukan urusan aku, terserah kalian mau pacaran atau enggak yang pasti aku cuma anggap kak akbar sebatas kakak gak lebih " ucap olive.
" Atau jangan jangan lo cuma pengen terkenal doang? dengan cara deketin gubernur gitu? dasar cewek murahan! " ucap meta sambil menampar olive.
Meta beserta dayang dayang nya langsung menyiksa olive, sedangkan olive hanya bisa berteriak sambil menangis karena tidak ada orang disana, karena pintu toilet sudah mereka kunci sehingga tidak ada yang bisa masuk ke dalam toilet.
Setelah meta dan dayang dayang nya puas mengeroyok olive, mereka pun keluar dari toilet meninggal kan olive sendirian.
Olive benar benar kesal dan hanya bisa menangis hingga dewi datang menemui olive di toilet.
" Liv, kamu kenapa? apa yang sudah terjadi sama kamu? " tanya dewei sambil menangis.
" Baru saja aku di keroyok sama kak meta dan kawan kawan nya wi " ucap olive sambil menangis memeluk dewi.
" Ya ampun bener bener gila yah mereka pasti karen kamu lagi dekat sama kak akbar yah? " tanya dewi.
" Iya wi, kak meta itu marah sama aku, karena aku dekat sama kak akbar, padahal kan emang kak akbar nya sendiri yang ngedeketin aku " jawab olive.
" Ya sudah kamu berhenti yah nangis nya, aku antar kamu pulang, kebetulan jam ke 2 kita gak jadi masuk karena dosen nya lagi keluar kota " ucap dewi.
" Ya sudah, makasih yah wi " balas olive.
Olive dan dewi pun berjalan menuju parkiran untuk pulang dengan wajah olive yang sembab dan memerah.
Ketika mereka ingin turun dan keluar dari fakultas, ternyata ayu dan bima sudah menunggu olive.
" Hey liv " panggil ayu.
" Eh, kalian ngapain disini? " tanya olive.
" Kita kau jemput kamu, sekalian kita kumpul kan sudah lama gak kumpul " jawab bima.
__ADS_1
" Oh iya iya, wi ini kenalin temen temen aku dari kecil mereka juga kuliah disini " ucap olive memperkenalkan dewi pada ayu dan bima.
" Hallo, aku ayu " ucap ayu yang mengulurkan tangan nya.
" Iya hallo, aku dewi teman satu kelas nya olive " ucap dewi sambil menjabat tangan ayu.
" Hallo, aku bima hehe, tolong jaga olive yah di kelas " ucap bima sambil menjabat tangan dewi.
" Eh iyaiya, ya sudah kamu mau pulang dengan mereka kan liv, kalo gitu aku mau pulang dulu yah. oh iya ceritain kejadi tadi sama mereka yah liv biar kamu lebih agak tenang " ucap dewi.
" Hehe iya iya kamu hati hati ya wi " jawab olive.
" Eh ada apa liv? kejadian apa sih maksud nya? " tanya ayu.
" Nanti saja aku ceritain di rumah, kita pulang saja dulu " jawab olive.
" Oke oke, eh tapi liv kenapa wajah kamu merah gitu sih? abis nangis? " tanya bima.
" Sudahlah nanti saja, ayo kita pulang " ucap olive.
" Ada apa sih liv? " tanya ayu dengan penasaran dan khawatir.
.
.
.
Mereka bertiga pulang ke rumah olive untuk melepas rindu sekaligus bercerita mengenai perkuliahan mereka.
" Jadi gimana yang tadi liv? ayo cerita " ucap ayu.
" Iya iya masih ingat, kenapa lagi dia? " tanya ayu.
" Kak akbar yang mana sih? " tanya bima.
" Kamu dengerin aja dulu bim, nanti aku kasih tau kak akbar itu yang mana " jawab olive.
" Oke oke, ayo jelasin liv " ucap bima.
" Jadi hari ini, waktu aku mau masuk keruangan kak akbar itu sudah nungguin aku dan dia ngasih bunga sama aku, bukan cuma kami berdua disana ternya banyak juga orang lain yang ngeliat itu bahkan ada juga yang dari jurusan lain, terus ada satu kakak tingkat namanya kak meta. dia itu suka banget sama kak akbar, dia selalu cari perhatian sama kak akbar itu tapi kak akbar nya gak mau. nah dia tau kalau kak akbar lagi deketin aku bahkan kejadian kasih bunga tadi pagi pun dia ngeliat. dia gak terima dan ngelabrak aku di toilet " ucap olive.
" Terus apa yang dia lakuin di toilet liv? " tanya ayu lagi.
" Dia ngata ngatain aku cewek genit lah, cuma mau terkenal lah, yah aku gak terima lah dia bilang kayak gitu, terus aku jawab in terus dia bilang apa. dan dia gak terima, dia dorong aku terus nampar aku, bahkan temen temen nya juga pada ngeroyokin aku " ucap olive.
" Apa? nampar kamu?? " tanya ayu.
" Wah gila sih tuh cewek, gak bisa di diemin aku panas loh liv " ucap bima.
" Iya sih astaga, bener bener ya itu cewek. harus di kasih pelajaran nih. terus kamu gimana liv tadi ada yang nolongin kamu gak? " tanya ayu yang semakin geram.
" Gak ada yu, pintu toilet sudah di kunci sama mereka dan cuma ada kita ber empat disana, aku gak bisa ngapa ngapain karena mereka pada ngeroyok aku, aku cuma bisa teriak sambil nangis " ucap olive sambil menangis lagi.
" Astaga, bener bener tau gak, aku gak bisa ngeliat kamu kayak gini liv " ucap ayu sambil memeluk olive dan juga ikut menangis.
" Besok aku datengin fakultas kalian, sok hebat banget itu si meta. kalau kita laporin ke dekan bakal kena lah dia itu " ucap bima yang ikut emosi.
" Iya bim, kita datengin aja besok gimana? " tanya ayu kepada bima.
" Jangan lah, udah diemin aja, kalo kalian kayak gitu juga tanda nya kita sama dong kayak mereka? " ucap olive.
__ADS_1
" What? di diemin? gak salah liv? dia sudah memperlakukan kamu kayak gitu loh " ucap bima yang sangat emosi.
" Iya liv, ini gak bisa di diemin gitu aja " ucap ayu.
" Aku gak mau lah cari masalah, kak akbar juga mau aku kasih tau kalau gak usah dekat dekat lagi sama aku, aku gak suka sama dia. kita baru kenal aja dia sudah mau pegang tangan aku " ucap olive.
" Hah pegang tangan kamu? gila sih. astaga " ucap ayu.
" Waah benar benar, kalau dean sampai tau bisa mati tuh orang " ucap bima.
" Mangkanya jangan kasih tau yah masalah ini sama dean nanti, yah bim, yu, please " ucap olive sambil memohon.
" Tapi ini sudah kelewatan dong liv, dan dean harus tau masalah ini " ucap ayu.
" Jangan dong yu, tau sendiri kan dean orang nya gimana " ucap olive lagi.
" Ya sudah kita bakal rahasiakan ini dari dean, tapi kalau kamu ada apa apa atau mereka nyerang kamu lagi, cepat beritau kami liv " ucap bima.
" Iya iya aku bakal kasih tau kalian " jawab olive.
" Iya liv, kasih tau kami yah. awas kalau sampai ada apa apa sama kamu dan kami gak tau. aku bakal sangat marah sama kamu liv " ucap ayu sambil mengingatkan olive.
" Ya sudah kamu istirahat dulu saja ya liv, kita pulang dulu, nanti kalau gak ada jadwal kita jalan jalan oke " ucap ayu.
" Iya iya, kalian hati hati yah, makasih loh sudah mau dengerin cerita aku hehe " ucap olive.
" Apaan sih, kan emang tugas kita sebagai sahabat kamu! " kata ayu.
" Iya sih liv, gak usah bilang makasih kayak gitu lah " ucap bima.
" Hehe iya iya " ucap olive.
" Ya sudah kita pulang dulu yah liv, salam buat paman dan bibi " kata ayu.
" Iya hati hati yah cinta ku hehe " ucap olive sambil mengantar ayu dan bima ke luar.
.
.
.
Malam harinya ketika selesai makan malam olive melihat ada whatsapp dari kak akbar dan olive melihat nya.
" Liv, besok kakak jemput kamu dirumah yah? " tanya kak akbar.
Haduh mulai lagi kan, sudah tau kalau aku gak suka. ucap olive dalam hatinya.
" Gak usah kak, karena besok mau di jemput sama dewi " balas olive sambil berbohong.
" Oh gitu, ya sudah besok ada berapa mata kuliah liv? " tanya kak akbar lagi.
" Cuma satu kak " balas olive dengan singkat.
" Kalau gitu abis mata kuliah kamu kita jalan yah, kebetulan kakak gak ada jadwal kuliah besok " ucap kak akbar melalui pesan whatsapp.
" Liat saja besok yah kak karena ada janji juga sama temen sekolah dulu " balas olive sambil bingung memikirkan alasan agar tidak bertemu dengan kak akbar.
" Ya sudah nanti kabarin kakak yah " balas kak akbar.
Olivr cuma membaca pesan dari akbar dan sambil merenungkan alasan apa yang akan dia gunakan besok. -,-
__ADS_1