My Iron Man

My Iron Man
Episode 16


__ADS_3

Semua siswa diberi waktu libur tiga hari untuk beristirahat dan setelah itu mereka harus belajar kembli untuk melakukan tes penerimaan perguruan tinggi negeri jalur prestasi.


Tidak ingin melewat kan liburan yang sudah diberikan begiu saja, Bima berinisiatif untuk mengajak dean, olive dan ayu untuk bermain di pantai.


" Tuuuuuu ..... " bima menelfon dean.


" Iya, kenapa sih bim? kangen ? haha " dean mengangkat telfon bima sambil bercanda.


" Isssh, najis lo " ucap bima sambil tertawa.


" Iya terus kenapa, nelfon hah? " tanya dean.


" Gimana kalau besok kita kepantai main ombak? bareng ayu dan olive gitu? " tanya bima ke dean.


" Wah ide bagus tuh, kira kira mereka mau gak yah? " tanya dean balik.


" Kita tanya dulu lah, bilangin kan kapan lagi kita bisa main main sebelum tes kuliah nanti " ucap bima.


" Iya sih bener juga, lu telfon ayu dan gue telfon olive gimana? " tanya dean.


" Okee, sekarang yah terus kasih kabar selanjutnya oke " ucap bima.


" Beres, dah gue tutup telfon nya yah bye " ucap dean sambil mematikan telfon dari bima.


" Iya.. iya eh sialan sudah di matiin duluan " ucap bima sambil memaki dean.


Setelah itu dean dan bima berusaha menelfon olive dan ayu, mereka berharap ayu dan olive bisa ikut mereka bermain di pantai besok.


" Tuuutt, Tuuut..!!! " bima menelfon ayu, dan akhirnya ayu menjawab.


" Iya kenapa bim? " tanya ayu dengan singkat.


" Besok ada rencana gak yu? " tanya bima.


" Gak ada di rumah doang, kenapa? " ayu balik nanya.


" Olive sama dean besok ngajakin main ke pantai, hitung hitung liburan kan sebelum tes kuliah? " tanya bima.


" Gimana yah, liat besok deh kalau dapet izin dari ayah " ucap ayu.


" Oke deh, nanti kasih kabar yah kalau bisa gak nya " kata bima.


" Iya iya " ucap ayu.


" Ya sudah, aku tutup dulu yah yu, bye " ucap bima.


" Oke, bye " ayu menutup telfon dari bima.


Setelah itu, dean pun mencoba menghubungi olive dan awal nya olive tidak menjawab tapi setelah itu olive mengangkat telfon dari dean.


" Tuuuut.... !!! " dean menelfon olive.


" Hallo dean? ada apa? " tanya olive.


" Lagi ngapain liv, ganggu gak? " tanya dean.


" Lagi duduk aja sih abis makan, kenapa emang? " tanya olive.


" Gini, besok bima dan ayu ngajakin main ke pantai hitung hitung liburan sebelum kita pada sibuk belajar buat tes kuliah kan " ucap dean.


" Oh gitu, jam berapa emang? " tanya olive lagi.


" Jam 9 deh aku jemput kamu dirumah, gimana ? " tanya dean.


" Oke deh hehe, ya sudah ya kamu istirahat sana hehe " ucap dean.


" Iya iya kamu juga yah hehe " olive sambil menjawab dengan malu malu.


Olive menutup telfon dari dean. dan dean segera menghubungi bima lagi untuk memberi tahu jawaban olive dan segaligus menanyakan apa jawaban ayu.

__ADS_1


" Halo bim, gimana ayu bisa gak? " tanya dean ketika menelfon bima.


" Dia bilang akan di usahain karena mau minta izin dulu sama ayah nya " ucap bima.


" Oh gitu ya sudah kita tunggu saja, semoga dia dapet izin dari ayah nya " kata dean.


" Iya iya, terus olive gimana mau gak? " tanya bima.


" Iya dia mau, besok gue jemput dia jam 9 " jawab dean.


" Wah bagus deh, kita tinggal tunggu kabar dari ayu berarti " ucap bima.


" Oke oke, dah gue tutup dulu nanti kabarin aja gimana ayu yah " ucap dean.


" Beres " jawab bima.


Hubungan ayu dengan pacar nya kurang sedikit baik karena Reno sibuk belajar agar bisa mendapatkan beasiswa di perguruan tinggi negeri dan suasana itu membuat ayu tidak bersemangat dan dia ingin bersenang senang sebentar untuk melupakan sedikit kejenuhan yang sudah dia lewati sebelum nya.


Dan akhirnya ayu memutuskan untuk ikut pergi ke pantai dengan bima, dean dan olive besok.


Ayu pun mengirimkan pesan whatsapp kepada bima.


" Bim, besok aku ikut, pergi jam berapa yah? " tanya ayu.


" Asiiik, jam 9 yah aku jemput di rumah kamu yu " balas bima.


" Oke deh " balas ayu.


" Ya sudah kamu tidur yah biar besok gak kesiangan hehe " balas bima lagi.


Tapi kemudian pesan terakhir bima hanya dibaca oleh ayu dan itu tetap membuat bima tersenyum.


Setidak nya besok dia bisa bersenang senang dengan ayu, dan juga dean dan olive.


Keesokan hari nya dean sudah menunggu di depan teras dan olive pun meminta izin pergi dengan bibi nya.


" Bi, olive pergi keluar sama dean sebentar yah, nanti kasih tau paman kalau misalkan paman nanya " ucap olive.


" Iya bi, hehe olive pergi dulu yah " jawab olive sambil memeluk bibi nya.


" Iya iya, kasihan dean sudah lama menunggu " ucap bibi.


" Oke bi " ucap olive sambil pergi.


Olive dan dean pun pergi menuju pantai yang jarak nya 45 menit menggunakan sepeda motor.


Bima dan ayu pun sudah mulai berangkat ke pantai.


Sekitar jam 10 pagi mereka ber empat pun sudah sampai ke pantai, pantai di kota mereka berada di pinggir kota, dan pantai disana tidak terlalu besar tapi sangat nyaman jika untuk bersantai dan melepaskan kejenuhan di pusat kota.


Mereka sangat menyukai ombak dan bermain pasir, sejak kecil mereka sudah sering bermain di pantai itu.


Terakhir kali mereka pergi ke pantai ini waktu kelas tiga smp setelah menyelesaikan ujian nasional.


Waktu smp mereka pernah menuliskan nama mereka di salah satu batu yang besar di dekat pohon dan mereka ingin melihat nya kembali.


" Inget gak kita pernah nulis nama di batu itu " ucap ayu sambil menunjuk ke arah batu besar di ujung pantai.


" Oh iya aku ingat, ayo kita lihat " jawab olive.


Mereka pun berlari dan saling mendorong hingga terjatuh ke pasir, dan mereka tertawa bersama.


Akhirnya mereka sampai ke batu itu dan mereka langsung mencari nama yang mereka tulis kan dan akhirnya ketemu.


" Nih nih lihat ini nama ku, dan ini nama kalian ternyata masih ada " ucap olive sambil menunjuk nama nama di batu itu.


" Eh iya bener masih ada, meskipun sudah mulai pudar yah " jawab ayu.


" Kirain nama nya sudah hilang karena kehapus ombak yah " ucap bima.

__ADS_1


Mereka pun sangat gembira dan saling melempar senyuman satu sama lain.


Hingga akhirnya mereka berencana untuk mencari anak kepiting di sela sela batu.


" Kita cari kepiting yah terus kumpulin disini " perintah ayu sambil memberikan ember kecil yang dia bawa dari rumah.


" oke deh, abis itu kita bakar yah, aku tadi bawa korek api " ucap bima.


" Beres deh, aku juga bawa alat untuk masak sih tapi seadanya " ucap olive juga.


Dan akhirnya mereka mulai mencari anak kepiting.


Bima sangat menikmati suasana ini karena dia bisa lebih dekat dengan ayu dan bisa tertawa bersama sama.


Begitu juga dengan dean dan olive, mereka tertawa bersama dan saling mendorong agar terjatuh ke pasir.


Mereka semua sangat bahagia dan melupakan sedikit tentang pelajaran sekolah dan persaingan yang selama ini mereka alami.


Sekitar jam setengah satu siang mereka sudah mulai lapar dan mereka sudah mendapatkan cukup banyak anak kepiting.


" Kayak nya susah cukup deh, ayo kita masak aku sudah mulai lapar haha " ucap ayu sampai tertawa.


" Iya benar aku juga mulai lapar, aku akan membersihkan kepiting ini, dan ayu yang akan memasak nya gimana? " tanya olive.


" Oke siap, dean dan bima kalian siapkan alat alat untuk aku masak" perintah ayu.


" Bereslah " jawab bima dan dean dengan kompak.


Semua sibuk dengan pekerjaan nya masing masing dan olive pun sudah selesai membersihkan kepinting begitu juga dengan dean dan bima mereka sudah mempersiapkan alat untuk ayu memasak.


Setelah itu ayu pun mulai memasak kepiting dengan resep yang sering ibunya gunakan.


Bima pun mengatakan bahwa ia membawa nasi yang banyak dan cukup untuk makan ber empat.


" Nih gue bawa nasi dari rumah " ucap bima sambil menunjukkan wadah nasi yang dia bawa dari rumah nya.


" Aku juga bawa sih tapi gak banyak, dan ternyata kamu juga bawa bim syukur deh " ucap olive.


" Asik kita bisa makan banyak dong " ucap bima.


" Aku juha bawa kerupuk nih biar makin enak hehe " ucap olive lagi.


" Waah mantap nih " jawab dean.


" Nih nih sudah selesai waktu nya kita makan " ayu sambil mendekatkan kepiting itu di tengah tengah tempat duduk.


" Ayo kita makan, aku sudah sangat lapar " ucap bima.


Mereka pun mulai makan bersama dan sangat bahagia tak lupa juga olive memuji masakan ayu.


" Ayu adalah koki terbaik kita haha masakan nya semakin enak " puji olive.


" Ah sudahlah, cepat makan haha " perintah ayu sambil asik tertawa.


Mereka tidak bisa menutupi kebahagian nya, terus tertawa dan melepaskan semua beban yang sudah mereka lewati selama SMA ini.


Hingga akhirnya mereka selesai makan dan membereskan nya bersama sama, mereka duduk kembali di tempat yang sudah mereka bereskan.


Sambil melihat ombak yang datang mereka mengungkapkan ke inginan mereka satu sama lain.


" Jadi gimana persiapan kalian untuk tes kuliah nanti? " tanya olive.


" Kalau aku pasrah aja sih liv, percaya sama kemampuan sendiri, apa pun nanti hasilnya kan " jawab ayu.


" Aku sih gak terlalu mengejar beasiswa karena aku tau batas kemampuan ku " jawab bima.


" Sama sih aku juga, intinya berusaha dulu kan " tambah dean.


" Iya, kita harus berjuang bersama oke! " ucap olive.

__ADS_1


Mereka pun saling menatap dan tersenyum bersama, mereka berusaha saling menguatkan, tidak terasa hari sudah mulai sore dan ketika jam lima sore mereka bersiapa untuk pulang.


Kerena jika terlalu sore jalanan akan macet dan mereka akan sampai malam hari.


__ADS_2