
Masih di kota yang sama *
Olive dan dean, beserta ayah dan ibunya dean menginap dihotel untuk malam ini dan kembali pulang besok pagi.
Dean juga sudah mengurus surat kepulangan nya dan juga dean ditugaskan di kota asalnya.
Olive semakin bahagia mendengar dean mendapatkan tugas di kota mereka.
" Disini kamar kamu ya nak, cepat istirahat yah nak besok kita ke bandara jam 9 pagi, nanti jam 7 kamu turun yah kita sarapan pagi " kata ibu dean kepada olive.
" Iya bi " jawab olive sambil tersenyum.
Ibu dan ayah dean sudah masuk kedalam kamar, sedangkan dean masih berbicara dengan olive.
" Nanti malam kita keluar yah, kita jalan jalan dulu sebentar, besok kan sudah mau pulang " kata dean sambil memegang tangan olive.
" Iya iya, masih ada 2 jam lagi, kita istirahat dulu yah " kata olive.
" Kita istirahat disini? " tanya dean sambil menunjuk kamar olive.
" Ya enggak lah! kamu istirahat disana sama ayah ibu dan aku disini ( dikamar ku ) " ucap olive.
" Oh kirain mau istirahat bareng gitu hehe " ucap dean sambil tertawa.
" Enak aja " ucap olive sambil mencubit perut dean.
" Hehe, ya sudah kamu masuk yah, istirahat sana " ucap dean.
" Iya..... iya " ucap olive.
Sesampai didalam kamar olive langsung membersihkan dirinya dan juga ia langsung berbaring di atas tempat tidur mencoba memejamkan matanya sebentar.
Karena perjalanan hari ini cukup melelahkan untuknya tetapi ia sangat bahagia dan perasaannya sangat bagus hari ini......
.
.
.
.
.
Tidak terasa sudah pukul 9 malam dan dean sudah mengetuk pintu kamar olive, olive sangat terkejut dan langsung membukakan pintu untuk dean.
" Ya ampun aku ketiduran haha maaf yah " ucap olive sambil membuka pintu.
" Kayak nya capek banget yah, aku telfon gak diangkat mangkanya aku langsung kesini " ucap dean.
" Iya, pinggang ku rasanya mau rontok semua hahaha " ucap olive sambil tertawa.
" Ya sudah kalau emang kamu masih capek, kamu istirahat saja yah, kita gak usah keluar, aku gak mau kamu kenapa kenapa " ucap dean.
" Gak lah, sekarang badan ku sudah enakan, tunggu sebentar yah aku mau ganti baju sebentar " ucap olive sambil memaksa dean untuk duduk di sofa.
" Iya...... iya lama lama juga gap apa apa, paling aku tertidur disini haha " ucap dean.
Olive langsun bergegas mengambil pakaian nya di koper dan langsung mengganti pakaian nya di di toilet.
Sekitar 15 menit, olive sudah siap dan mereka bersiap untuk pergi berjalan jalan disekitar hotel.
" Disini enak yah liv, berjalan kaki malem malem udaranya sejuk " kata dean.
" Iya..... gak banyak polusi, gak kayak kota kita yah " kata olive.
Setelah mereka berjalan jalan sekitar 1 jam dan mereka mencari makanan disekitar hotel, tak lupa juga dean membelikan makanan untuk orang tuanya.
Ketika mereka ingin berjalan kembali ke hotel nya, hujan pun turun dan mengaruskan mereka menunggu sampai hujan redah.
Dean melihat wajah olive yang terlihat lelah, dan dean berinisiatif untuk membeli payung yang ada di tokoh sebelah.
Dan akhirnya mereka bisa pulang dengan menggunakan payung bersama.
__ADS_1
" Kamu kayaknya makin gemuk deh " kata dean yang menggoda olive.
" Demi apa? perasaan enggak deh " tanya olive.
" Buktinya payung ini gak muat buat kita berdua? waktu kita kecil payung kayak gini cukup loh buat kita berdua " jawab dean sambil tertawa dan mengacak ngacak rambut olive.
" Yaah itu kan waktu masih kecil! kamu mau ngelawak? gak lucu tauk! " ucap olive sambil membuang bawah ke arah jalan.
" Aku tuh kangen banget sama kamu, apalagi waktu ngambek kayak gini hehe, pingin cepet cepet aku halalin tauk hehe " ucap dean sambil merangkul pinggang olive.
" Apaa? coba ulangin? " tanya olive dengan malu malu.
" Gak ah, cuma sekali doang sih gak mau di ulang ulang " jawab dean sambil bersikap manja kepada olive.
Olive pun terlalut dalam suasana itu, ia menyenderkan kepala nya di bahu dean, dan mereka berjalan dengan sangat romantis sambil di iringi hujan yang cukup lebat.
Setelah sampai di hotel, dean langsung menyuruh olive untuk berganti baju dan istirahat, agar besok ia tidak terlambat.
" Langsung berganti pakaian, abis itu tidur! " ucap dean.
" Iya siap..... kamu juga yah " ucap olive.
" Jangan lupa, abis ini langsung kunci pintu nya, selain aku yang ketuk atau ayah dan ibu, jangan kamu buka oke. " ucap dean lagi.
" Iya boss...... beres, sudah kamu masuk sana " ucap olive.
Setelah mereka membersihkan dirinya, dean dan olive langsung bergegas untuk tidur karena tidak ingin besok terlambat......
.
.
.
.
.
Keesokan harinya mereka bersiap untuk pergi ke bandara dan sampai ke kota mereka sekitar pukul 10 panggi.
Pukul 10:30 mereka pun sampai kerumah dean dan ternyata ayu dan bima sudah berdiri didepan rumah dean.
" Tuh ada yang nungguin kamu " kata olive sambil tersenyum dan menunjuk ke arah ayu dan dean.
" Wahh kok mereka bisa tau kalau aku pulang hari ini? " tanya dean.
" Semalam aku whatsapp ayu hehe " jawab olive.
" Woii..... dari jam berapa kalian berdiri disini hah? " tanya dean sambil memeluk bima.
" Baru sih sekitar 20 menitan, lu kayaknya makin cakep deh " ucap bima sambil menepuk nepuk perut dean.
" Oh gak lama yah, kirain sudah dari semalam haha " ucap dean sambil bercanda dan memeluk ayu.
" Bakal banyak nih cewek cewek yang bakal ngantri ke dean " ucap bima sambil mekirik ke olive.
" Kenapa ngekirik ke aku hah? " tanya olive.
" Gak sih, kamu aja yang ke gr ah huuh " jawab bima.
" Eh bim, kok kamu ngeselin sih " ucap olive sambil mengejar bima.
Mereka ber empat tertawa bersama, dan mereka pun masuk kedalam rumah dean, sekitar pukul 5 sore olive, ayu dan bim pun pulang.
Karena besok ada mata kuliah pagi dan tidak boleh terlambat.
Dean langsung mengatar olive pulang, karena ia takut paman dan bibi akan lama nunggu.
" Besok aku gak bisa antar yah, tapi bakal aku jemput. karena besok kau atur jadwal ke polda " ucap dean.
" Iya gpp, kalau kamu gak jemput juga gpp lah " jawab olive.
" Kalau bisa aku jemput besok yah aku bakal jemput, nanti aku kabarin besok yah " ucap dean.
" Iya kamu hati hati yah pulang nya " ucap olive sambil memegang tangan dean.
" Iya...... kamu masuk duluan abis itu baru aku pulang " ucap dean.
__ADS_1
Keesokan harinya dean menempati janjinya, ia menjemput olive pulang kuliah, bahkan hari hari berikutnya dean menyempatkan untuk mengantar dan menjemput olive.
Dean tidak ingin melihat olive pulang harus panas panasan mengunakan bus, dan kerjaan dean juga tidak terlalu padat sehingga bisa untuk izin sebentar, entah mengantar olive dll......
.
.
.
.
.
Hari demi hari sudah berlalu, tidak terasa olive sudah berada disemeter akhir dan satu minggu lagi olive akan wisuda.
Dean sudah mempersiapkan untuk melamar olive tepat dihari wisudanya, dia ingin keluarga dan teman teman nya menyaksikan ia melamar olive.
Dean sudah memberi tahu paman dan bibi olive, bahkan mereka pun merestuinya. Dan dean juga sudah meminta izin pada orang tuanya untuk menikahi olive, mereka sangat setuju jika olive menjadi menantu mereka.
Bahkan dean juga meminta bantuan ayu dan bima, ia berharap kejutan nya ini akan sukses dan olive menerima lamaran nya.
Hari yang ditunggu tunggu sudah tiba, dean sebelumnya bilang jika tidak bisa datang ke wisuda olive, bahkan dean sengaja membuat surat penugasan palsu agar olive makin percaya jika dean akan pergi ke luar kota selama 5 hari.
Tepat didepan gedung pama bibi dan kakak olive sudah berkumpul, begitu juga dengan teman teman olive yang lain, mereka memberikan ucap selamat dan juga memberikan kado dan bunga kepada olive.
Tapi tetap saja perasaan olive masih saja kurang bahagia, karena dean tidak ada disini.
Dan seseorang muncul dari arah sebelah kanan yang membuat teman teman olive terkejut.
Dean yang berjalan di iringi kedua orang tua nya dan juga ayu dan bima, dean benar benar tampan ia menggunakan baju batik lengan panjan, dan juga rambutnya di tata dengan baik, semakin membuatnya lebih tampan dari biasanya.
Olive yang melihat kehadiran dean sangat bahagia, awalnya dia tidak menyangka jika dean akan datang bahkan membawa ayah dan ibu nya.
Dean langsung menghampiri olive dan memberikan sebuket bunga dan juga ucapan selamat, ibu dan ayah dean juga ikut memberikan selamat kepada olive.
Bima dan ayu belum bisa wisuda bulan ini karena masih mengerjakan skirpsi nya.
" Selamat wisuda yah liv, semoga ilmu nya berkah " ucap dean sambil menyerahkan sebuket bunga mawar.
" Bilang nya gak bisa dateng, kamu sengaja bohong kan " ucap olive.
" Selamat untuk wisuda nya yah nak olive " ucap ibu dean sambil memeluk olive.
" Makasih bibi, sudah mau datang kesini " ucap olive.
" Selamat yah nak, paman bangga sama kamu " ucap ayah dean.
" Iya makasih paman sudah repot repot datang kesini " ucap olive sangat bahagia.
" Oh iya nak, ada yang mau dean omongin sama kamu " ucap ibu dean kepada olive.
" Ada apa an? " tanya olive kepada dean.
Dean sempat berdiam, dan akhirnya ia pelan pelan mengeluarkan cincin dari saku celana nya sambil berkata kepada olive.
" Sudah lama aku menyimpan ini dan sekrang adalah saat nya, kamu mau kan liv menerima lamaran ku " ucap dean sambil duduk dan membuka kotak cincin.
" Maksudnya? " olive sangat bingung dan juga terkejut.
" Kamu mau gak menikah dengan aku? " tanya dean lagi.
Olive langsung melihat ke arah paman dan bibi, ayah dan ibu dean bahkan ke bima dan ayu juga.
Olive berusaha memastikan jika itu benar dan bukan cuma mimpi. kemudian semua orang bersorak agar olive menerima lamaran dari dean.
" Kamu beneran serius denga ini an? " tanya olive lagi.
" Iya liv, aku serius " ucap dean yang masih menunggu jawaban dari olive.
" Iya aku mau " jawab olive sambil menangis terharu.
" Makasih yah kamu sudah bersedia menerima lamaran ku " ucap dean.
Dean langsung memakaikan cincin kepada olive dan memeluk olive dengan sangat erat. Olive terus menangis dan dean sangat terharu sampai membuat nya ingin menangis juga.
Semua orang yang melihat nya pun ikut menangis bahagia, terutama ayu dan bima karena mereka tau bagaimana dean berjuang selama ini untuk olive........
__ADS_1