My Iron Man

My Iron Man
Episode 5


__ADS_3

Dean mengetahui berita ibu olive dan paman wawan, kemudian dia pergi ke rumah sakit. Dean juga merasa terpukul dengan kejadian itu.


Setelah sampai kerumah sakit dean meliat olive keluar bersama paman dan bibi nya. Dean pun pergi menghampiri olive.


"Olive...." panggil dean sambil berlari menghampiri olive.


"Aku membencimu dean, ini semua gara-gara kau, jika ibu dan paman tidak ke kantor untuk mengubah hari keberangkatan pasti mereka tidak akan mengalami ini, aku membencimu!" olive sambil menangis dan menyuruh dean untuk pergi.


"Tolong maafkan aku olive, aku benar-benar merasa bersalah, tolong maafkan aku" dean sambil menangis dan memegang tangan olive.


"Sudah dean, itu bukan salah mu, semua sudah diatur oleh tuhan. lebih baik kau pulang dulu karena suasana sedang tidak baik" ucap paman heru ke dean.


Bibi pengajak olive untuk masuk ke mobil terlebih dahulu.


"Baiklah paman" ucap dean sambil melangkah pergi.


Tiga hari berlalu dan olive belum masuk sekolah, bahkan dean mengubungi nya tapi tidak pernah mendapatkan jawaban dari olive.


Satu minggu berlalu dan akhirnya olive mulai masuk sekolah kembali, dean yang mengetahui kabar itu langsung pergi menemui olive.


"Olive, akhirnya aku bisa melihat mu lagi" sapa dean.


"Kau tidak usah lagi menyapaku" ucap olive.


"Maafkan aku olive, aku tau aku salah aku akan menebus semua nya" dean sambil memohon kepada olive.


"Sudahlah, aku sangat lelah" olive menyuruh dean untuk pergi.


Tidak lama kemudian guru datang dan dean kembali ke tempat duduknya.


Pelajaran pertama sudah selesai dan waktunya istirahat. Dean pun bergegas ke kantin membelikan makanan untuk olive.


"Olive, ini makanlah mumpung masih panas" dean memberikan makanan untuk olive.


"Aku tidak lapar, kau makan saja itu" ucap olive dengan ketus.


"Tidak, tidak, aku sengaja membelikannya untukmu. makanlah nanti kau akan lapar". ucap dean.


"Sudahku bilang aku tidak ingin makan, jangan memaksa ku!" perintah olive.


"Baiklah, taruh saja di laci mu nanti jika kau lapar maka makanlaah itu" dean tersenyum dan pergi meninggalkan olive.


Dean sangat merasa bersalah kepada olive dan dia ingin menjaga olive dan dean tidak ingin orang-orang menyakitinya, dia berjanji akan melindungi olive.


Itulah sebabnya dean tidak patah semangat untuk mendapatkan perhatian olive kembali.


Masa lalu telah berlalu dan saatnya mereka memperbaiki kesalahan itu dan hidup lebih baik lagi dimasa depan.


Kejadi itu yang menyebabkan olive tidak memerdulikan dean, dan dean tetap berusaha agar olive mau memafkan dirinya.


Setelah mereka bertemu lagi di SMA dean tetap mengejar olive.


"Olive ini susu dan roti untukmu, jika kau belum sarapan maka makanlah. oke" ucap dean dan pergi meninggalkan kelas olive.


"Olive cuma melihat dean dengan wajah yang sangat datar dan meletakkan makanan itu di lacinya".


Tak terasa jam sekolah pun sudah selesai dan semua murid pulang. tapi tidak dengan olive dia masih mengerjakan soal-soal.


"Olive ayo pulang" ucap Lisa.


"Kau duluan saja, aku akan mengerjakan soal-soal ini karena aku masih belum mengerti" ucap olive.


"Ya sudah, aku pulang yaah, bye" ucap lisa.


"Iya, hati-hati dan pulanglah kerumah" perintah olive.


"Siaap tuan" lisa sambil tertawa ke arah olive.


Tidak lama kemudian dean yang menunggu olive di depan gerbang bertemu dengan lisa.


"Lis dimana olive?" tanya dean.


"Dia masih dikelas, mengerjakan soal-soal" ucap lisa.


"Oh baiklah aku akan menemuinya, bye aku pergi dulu" dean pergi meninggalkan lisa.


"Waah lihatlah anak itu" ucap lisa sambil tertawa.

__ADS_1


Dean berjalan ke arah sekolah dan mencari olive di kelasnya.


"Olive.. apa yang kau kerjakan?" tanya dean.


"Apakah kau tidak melihatku sedang menulis?" jawab olive dengan ketus.


"Iya aku tau, tapi apa yang kau tulis?" tanya dean lagi.


"Kau ini sungguh banyak tanya, sudah diam saja atau tidak tinggalkan aku sendiri" ucap olive.


"Ya sudah aku akan diam, aku akan menunggumu dan mengantarmu pulang" ucap dean sambil duduk disebelah olive.


Setelah menyelesaikan soal-soal akhirnya olive dan dean pun pulang.


Sampai dirumah olive langsung masuk kekamarnya, olive sebenarnya masuk kejurusan ipa tapi dia ingin mencoba hal yang baru maka memilih jurusan ips.


Awalnya paman da bibi olive tidak setuju dengan keputusan yang olive ingin ambil tapi mereka melihat keinginan olive di jurusan ips, maka dari itu mereka mengizinkan olive untuk memilihnya.


Ketika pertama kali mempelajai pelajaran ips, olive sangat tertekan karena sangat berbeda dengan jurusan ipa.


Tapi setelah mempelajarinya lama-lama olive mulai terbiasa dan Mulai mengerti tentang pelajaran ips.


Dean juga waktu memilih jurusan ia ingin mengambil ips agar bisa satu kelas dengan olive tapi ibunya sangat menentang sehingga dia menuruti perintah ibunya.


Keesokan harinya waktu pulang sekolah dean sudah menunggu olive untuk pulang bersamanya tapi olive sudah pulang duluan.


Dan dia juga menelfon olive tapi olive tidak mengangkatnya bahkan tidak membalas whatsapp darinya.


Dan besoknya dean menjemput olive kerumahnya.


"Olive, aku sudah menunggumu. ayo" ucap dean.


"Kau tidak perlu menjemputku" jawab olive dengan tegas.


"Tidak apa-apa karena aku suka berada didekatmu" dean sambil tersenyum.


Dan waktu mereka diatas motor dean menanyakan kemana olive pulang sekolah kemarin.


"Live pulang sekolah kemarin aku menunggumu, tapi aku melihat kau sudah pulang. bahkan aku menelfon mu kau juga tidak mengangkatnya, bahkan whatsapp pun tidak kau balas" tanya dean.


"Itu bukan urusanmu, sudahlah jangan terlalu ikut campur dengan kehidupan ku" jawab olive dengan nada yang ketus.


Mereka pun sampai kesekolah dan olive turun dari motor, memberikan helm ke dean dan pergi meninggalkan dean tanpa bicara satu kata pun.


Dan dean tidak masalah dengan perlakuan olive itu, asalkan dia bisa dekat dengan olive itu sudah membuatnya bahagia.


Selesai jam sekolah dean pergi ke kelas olive tapi olive sudah tidak ada.


Waktu ingin pergi ke parkiran dia melihat olive keluar dari gerbang dan ternyata kak Dimas sudah menunggunya.


Dean pun sedikit kecewa tapi ia berusaha untuk tetap tenang.


Keesokan hari nya ketika pulang sekolah, dean kembali mendatangi kelas olive dan ternyata olive sudah pulang.


Hampit satu minggu dean tidak bertemu dengan olive, hingga waktu jam istirahat mereka bertemu dan dean langsung menghampiri olive bersama bima.


"Olive...kemana saja kau? aku sudah lama tidak melihatmu?" tanya dean.


"Akhir-akhir ini aku sibuk pergi dengan kak dimas, emang ada perlu apa?" jawab olive.


"Oh tidak apa-apa, kau sangat dekat sekali yah dengan kak dimas itu" ucap dean.


"Iya, kami sudah mengenal sejak lama, aku sangat suka dengan kepribadian anya, dia baik dan juga dewasa" olive sambil tersenyum malu.


"Oh begitu" ucap dean sangat singkat karena dia begitu cemburu karena olive memperlakukan kak dimas dengan sangat baik sedangkan dengan dirinya tidak pernah.


Setelah jam istirahat selesai mereka pun masuk ke kelas nya masing-masing.


Dean pun masih memikirkan ucapan olive dan membuatnya tidak bersemangat hari ini.


Waktu sekolah sudah sudah berakhir dean berniat menunggu olive dan ternyata olive sudah berjanji akan pulang dengan kak dimas.


"Live ayo kita pulang" ucap dean.


"Kau pulang saja, aku akan pulang dengan kak dimas" jawab olive.


"Kau sekarang sangat menghindar dariku" ucap dean.

__ADS_1


"Kau bicara apa, sudah pulang lah. itu kak dimas datang aku pukang yah" olive sambil pergi meninggalkan dean.


Dean sangat kecewa tapi dia mengatakan dalam hatinya "aku akan tetap mengejarmu olive, aku tau kau sangat perduli denganku hanya saja kau masih kecewa dengan kejadian di masa lalu" Dean berusaha menguatkan dirinya.


Keesokan harinya dean ingin mengatakan bahwa pertandingan basketnya hari kamis minggu ini dan dia berharap olive akan datang dan melihatnya.


"Olive...tunggu sebentar!" panggil dean.


"Ada apa?" tanya olive.


"Hari kamis ini aku ada pertandingan basket, aku harap kau bisa datang dan melihatku" ucap dean sambil tertawa.


"Aku tidak janji, tapi akan aku usahakan" jawab olive.


"Baiklah, semoga kau bisa datang" ucap dean sambil berharap.


Hari kamis pun tiba dan dean sangat menunggu-nungu waktu ini.


Ketika pertandingan sudah hampir mulai dan dean sibuk mencari olive tetap dia tidak melihatnya.


"Mungkin olive masih didalam perjalanan kesini" ucapku dalam hati.


Pertandingan pun berlangsung dan olive juga belum datang, dipertengahan pertandingan dean tidak sengaja terjatuh dan cedera sehingga dia bergantian dengan temannya, dean melihat olive belum datang hingga akhirnya pertandingan selesai olive tetap tidak datang.


Dean sangat kecewa , olive benar-benar tidak memperdulikannya bahkan dia tidak tau bahwa dean sedang cedera.


Ketika dean ingin bergenti baju ada zahra yang datang menghampiri dean.


"Dean, pertandingan tadi sangat bagus, kau sudah sangat bekerja dengan keras, aku bangga padamu" ucap zahra sambil malu-malu.


"Oh benarkah? apakah kau melihatku bertanding tadi?" tanya dean.


"Iya, aku melihat mu, tapi aku datang terlambat sehingga aku cuma melihat mu sebentar" ucap zahra. zahra tidak mengetahui kalau dean cedera.


"Tidak apa-apa, apakah kau sengaja datang untuk melihat pertandinganku?" tanya dean.


"Iya dean, aku mengetahui nya dari anak-anak ketika disekolah tadi" jawab zahra.


"Oh begitu, terimakasih yah zahra sudah datang kesini dan melihat pertandinganku, kau sangat baik". ucap dean.


"Iya sama-sama" kata zahra sambil tersipu malu.


"Apakah kau ingin pulang?" tanya dean.


"Iya aku ingin pulang karena sudah sore nanti ibuku marah" jawab zahra.


"Maaf yah zahra aku tidak bisa mengantarmu karena akan ada pertemuan sudah ini" ucap dean.


"Tidak apa-apa, aku akan pulang naik bus, bye" ucap zahra.


"Kau harus pulang dengan selamat, oke" pesan dean.


"Oke" zahra sambil tersenyum dan melambaikan tangan ke arah dean.


Ketika malam hari dean pun sampai kerumahnya, karena handphone nya mati dan dia langsung mengechart handphone nya.


Berharap olive mengubunginya dan menjelaskan alasanya tidak bisa datang melihat pertandingan nya.


Tetapi setelah satu jam dean menunggu ternyata olive tidak menghubunginya dia pun sangat kecewa.


Besoknya setelah jam pertama selesai, dean mendatangi kelas olive dan ternyata kata zahra olive pergi bersama lisa ke kantin.


"Hey dean" sapa zahra.


"Hey!, zahra apakah kau tau kemana olive?" tanya dean.


"Oh tadi olive pergi dengan lisa ke kantin" jawab zahra.


"Oh ya sudah kalau begitu, apakah aku tidak pergi kekantin?" tanya dean lagi.


"Tidak, tidak, ibuku sudah menyiapkan aku bekal sendiri" jawab zahra.


"Waah kau sunggu anak yang baik yah haha" dean sambil tertawa dan bercanda.


Dean dan zahra pun tertawa bersama dan zahra terus memandangi dean.


"Baiklah zahra aku pergi kekantin dulu yah" ucap dean.

__ADS_1


"Iya" zahra tersenyum ke arah dean.


__ADS_2