My Iron Man

My Iron Man
Episode 27


__ADS_3

Waktu berlibur dean sudah berakhir dan sekarang dean harus kembali untuk melakukan pendidikan nya.


Olive sebenarnya masih sangat rindu dengan dean tapi dia sadar bahwa cita cita dean sangat lah besar dan dia harus tetap mendukung dean.


" Liv, aku tinggal lagi yah hehe, kamu jaga kesehatan oke! " kata dean.


" Iya kamu juga ya an, jangan lupa beribadah dan kasih kabar ke aku nanti " kata olive.


" Iya siaap! tunggu aku pulang yah " kata dean sambil menggenggam erat tangan olive.


" Tentu....... " kata olive dengan singkat karena olive tidak ingin terlalu banyak bicara dan akan sedih nanti nya.


" Jangan cemberut dong, gak cantik tauk hehe! " kata dean sambil mengusap kepala olive. Seakan dia tidak ingin meninggal kan orang yang dicintai nya.


" Jangan gitu ih, rambutku berantakan nanti! " kata olive.


" Ya sudah, aku pamit yah. titip salam ke paman dan bibi, bilangin kalau aku sudah pergi yah " kata dean.


" Iya nanti di sampein, kamu hati hati yah. inget loh janji kamu! " kata olive.


" Iya bawel! aku berangkat yah " kata dean sambil mencubit pipi olive dengan sangat manja _.


" Ihhh kamu nyebelin tauk......! " kata olive sambil melepaskan tangan dean dari pipi nya.


" Dah hehe, masuk gih! jangan lama lama diluar nanti kamu hitam " kata dean sambil berjalan masuk kedalam mobil nya.


" Iya....iya hati hati yah " kata olive.


Setelah olive melihat dean pergi dengan mobilnya, olive pun masuk kedalam rumahnya.


Olive merasa bahwa hubungan nya dengan dean sudah semakin membaik dan sudah tidak ada kecanggungan lagi diantara mereka....



Keeseokan harinya *



" Hallo liv! hehe lama gak lihat kamu. gimana kabar nya? " tanya akbar sambil berjalan ke arah olive.


" Eh kak akbar, hehe sehat kok kak " jawab olive dengan wajah yang kurang semangat.


" Mau masuk kelas yah? hari ini ada berapa mata kuliah? " tanya akbar.


" Iya kak, ada 2 kak. kenapa emang? " tanya olive balik.


" Berarti pulang nya siang dong hehe, kakak antar pulang yah? " tanya akbar.


" Gak usah kak, soalnya mau di jemput nanti " jawab olive sambil berbohong.


" Sama yang waktu itu? yang pakai baju polisi? " tanya akbar.


" Heh iya kak....... " jawab olive sambil berbohong lagi.


" Emang dia siapa nya kamu sih liv? " tanya akbar dengan penasaran.


" Dia itu sebenernya..... " belum sempat olive menjawab.


" Dia pacarnya olive kak, sudah pacaran sejak SMA " jawab dewi sambil merangkul bahu olive.


Olive sangat terkejut mendengar jawaban dari dewi dan berusaha memberikan kode lewat mata nya, tetapi tidak direspon dewi.


" Oh pacar kamu liv? " tanya akbar dengan sinis.


" Eh...... iya kak hehe " jawab olive


" Ya sudah, kakak mau ke BEM yah mau ada pertemuan " ucap akbar dengan ketus.


" Iya kak " jawab olive dengan singkat sambil sedikit bingung.

__ADS_1


.


.


.


" Eh liv kamu liat gak ekspresi nya gimana hahaha dia cemburu! " kata dewi.


" Kamu gila yah wi, aku sampai terkejut loh denger kamu bilang kayak gitu " kata olive.


" Ya mau gimana lagi sih liv, kalau gak kayak gitu sih dia gak bakal lari! dia bakal terus nanyain kamu " kata dewi.


" Iya juga sih, bener kata kamu wi hehe makasih banyak yah sudah bantuin aku. untung kamu dateng diwaktu yang tepat..... " kata olive sambil memeluk dewi.


" Makasih aja gak cukup lah hehe, gak kenyang tauk! " kata dewi sambil memberi kode.


" Iya...... Iya bakal aku teraktir waktu pulang kuliah nanti " kata olive.


" Yee...... asiik " kata dewi sambil tertawa.



Setelah kejadian itu, akbar sudah jarang menemui olive lagi dan olive sangat bahagia, dia merasa sangat bebas dan tidak akan berurusan lagi dengan si meta.


.


.


.


.


.


Setelah beberapa minggu berlalu dan ternyata akbar masih menyukai olive dan dia sangat berharap jika olive harus menjadi kekasihnya.



" Siaap boss...... " ucap anak buah akbar dengan kompak.


Akbar sudah merencanakan untuk menculik olive dan ingin menikmati tubuhnya, dia sangat terobsesi dengan olive.


Mobil putih yang akbar gunakan untuk menculik olive sudah berada di samping olive dan anak buah akbar sudah melakukan tugas nya, olive sudah mereia bius dan olive pingsan didalam mobil.


Dewi sempat melihat olive dibawa oleh orang yang tidak ia kenal kedalam mobil itu. dan dewi berinisiatif untuk mengikuti mobil itu. Dia sangat penasaran kemana mobil putih itu membawa temannya.


Karena dewi sangat curiga dan akhirnya dewi menelfon ayu, yang sebelum nya mereka sempat bertukar an nomor hp.


Dewi mengikuti mobil itu sampai kerumah yang kosong dan dia menunggu dari arah yang cukup jauh sambil menelfon ayu.


" Tuuuuuut................ " panggil dewi.


" Halo? siapa ini? " tanya ayu.


" Halo ayu, ini aku temannya dewi. kamu ingat? " tanya dewi.


" Oh iya aku ingat hehe, ada apa yah wi sampai kamu nelfon aku? " tanya ayu.


" Tadi waktu pulang kuliah, aku liat olive di ikutin sama orang bermobil putih, dan olive itu kayak dikasih obat bius sama mereka terus dibawa masuk kedalam mobil, aku penasarab jadi aku ikutin mobil mereka dan ternyata olive mereka bawa kerumah kosong ini " jawab dewi dengan gemetar.


" Astaga...... ya sudah aku susul kamu kesana yah wi, aku juga bakal bawa temen temen ku yang laki laki buat nolongin " ucap ayu dengan sigap.


" Iya iya nanti aku kirim sharelok ke kamu yah " kata dewi.


" Iya buruan yah wi " kata olive sambil mematikan telfon.


Tidak butuh waktu lama, sekitar 15 menit kemudian ayu, bima, dan ke empat teman temannya pun sampai kerumah kosong itu.


" Yu mereka disana kan? " tanya bima dengan tergesah gesah.

__ADS_1


" Iya........iya " jawab dewi dengan gugup.


" Ayo kita langsung kesana " kata ayu.


Mereka sangat terburu buru masuk kedalam rumah kosong itu dan mereka sangat terkejut melihat akbar ingin melakukan perbuatan yang keji kepada olive. Dan beruntung nya rombongan ayu cepat datang.


" Bangsat lu yah " ucap bima sambil memukul wajah akbar.


" Lu siapa hah ikut campur masalah gue? " tanya akbar sambil membalas memukul bima.


Ayu dan dewi langsung mengancing kan kembali baju olive karena sebelumnya akbar mencoba membuka baju olive tapi baru setengah bagian.


Tidak lama kemudian olive pun sadar dan dia bertanya tanya kenapa ayu dan dewi memasangkan kancing baju nya, dan mereja ada dimana.


Olive pun terkejut melihat bima dan teman teman nya memukuli akbar, teman teman akbar sebelumnya sudah berhasil melarikan diri.


" Ini kenapa yu? ada apa? bim kamu ngapain mukulin kak akbar hah? " tanya olive dengan bingung.


" Gue berusaha bales perbuatan dia sama elu liv " ucap bima sambil memukul perut akbar.


Akbar sudah tidak berdaya, dia hanya pasrah dan mulai hilang keseimbangan.


" Stop.....bim! stop.....! " teriak olive.


" Kamu diam saja liv, dia pantas mendapatkan itu " ucap dewi.


" Memang kenapa? Ada apa? " tanya olive dengan penasaran.


" Dia ini ingin memperkosa kamu liv! dia culik kamu waktu pulang kuliah tadi, kamu di kasih obat bius dan dibawa kesini dengan mobil temannya! kami masuk kesini tadi liat dia lagi buka baju kamu liv! " jawab bima dengan suara lantang.


" Benarkah????....... " tanya olive sambil melihat kearah ayu dan dewi.


" Iya liv, untung kamu gak kenapa kenapa, untuk kami datang diwaktu yang tepat " jawab ayu sambil memeluk olive dan menangis.


" Ya tuhan.....aku bener bener gak nyangka. aku gak tau lagi mau bilang apa! " ucap olive sambil menangis dengan sangat kencang.


" Untuk sementara kamu pulang sama ayu, kerumah ayu saja kebetulan ayah dan ibunya ke luar kota, biar kamu bisa tenangin diri juga yah liv " ucap bima.


" Iya liv apa yang dibilang bima bener " ucap ayu sambil mengelap air mata olive.


" Iya liv kamu harus tenangin diri kamu dulu yah, bener kata bima dan ayu " ucap dewi.


" Iya sudah, ayo kita pulang. aku tidak ingin melihat wajah nya lagi!!! dia benar benar kejam..... " ucap olive sambil melihat kearah akbar.


" Ayo hati hati liv " ucap ayu, sambil memegang tangan sebelah kanan olive dan dewi memegang tangan sebelah kiri olive.


.


.


.


.


.


Selama didalam mobil diperjalanan olive hanya termenung dan menangis, ayu hanya bisa memenangkanya sambil menahan kesedihan nya.


Bima yang sambil menyetir mobil milik ayu dan melihat sahabatnya diperlakukan seperti itu, dia sangat marah dan dia akan membuat perhitungan untuk akbar.


Setelah mereka sampai dirumah ayu, olive langsung masuk kedalam kamar dan dia ingin beristirahat untuk menenangkan pikirannya.


Ayu dan bima langsung membahas kejadian tadi dibawah.


" Yu, gue harus kasih tau dean nanti, apa yang sudah bajingan itu lakukan ke olive! " kata bima dengan penuh emosi.


" Tahan dulu lah bim, gimana kalau kita dengerin pendapat nya olive dulu takutnya dia gak setuju kan dan malah bikin dia terpukul, dean juga disana lagi berjuang, kalau dia denger berita ini pasti hati dia bakal hancur dan dia gak bakal konsentrasi dengan pendidikan nya " kata ayu.


" Iya juga sih yu, bener apa yang kamu omongin itu, ya sudah kita tunggu keadaan olive membaik dulu abis itu kita bicarakan lagi " kata bima.

__ADS_1


" Iya.....iya " kata ayu.


__ADS_2