My Iron Man

My Iron Man
Episode 17


__ADS_3

Sebenarnya ayu sangat baik tetapi ibu nya yang sering membatasi ke giatan bermain nya, ibu nya ayu meminta agar ayu hanya fokus pada sekolah nya saja.


Tetapi ayu sebenarnya sangat bosan dan membutuhkan teman teman nya. Tapi ia tidak bisa menolak ibu nya, dia sangat takut dengan ibu nya.


Setelah mereka pergi ke pantai bersama dan melakukan banyak hal bersama sama, membuat hubungan persahabatan mereka semakin dekat.


Hingga ke esokan harinya mereka belajae bersama di perpustakaan, awalnya mereka belajar ber empat tetapi ayu mendapat telfon dari reno.


Zahra juga yang melihat kedekatan mereka ber empat sangat iri dan membenci nya hingga muncul lah ide untuk merusak hubungan mereka ber empat.


Kepala sekolah mereka sangat tidak menyukai jika murid mereka berpacaran atau hanya sekedae dekat dekatan.


Dia mau jika murid nya hanya fokus pada sekolah dan belum saat nya untuk berpacaran.


Zahra pun mengadukan kedekatan dean dan olive pada kepala sekolah melalui surat.


Kepala sekolah sudah melihat surat itu dan kemudian menyuruh Reno selaku ketua osis untuk memantau siswa siswa yang berpacaran atau hanya berduaan agar melaporkan kepada nya.


Reno yang mengetahui itu langsung menjaga jarak dengan ayu karena reno sangat menjaga citra nya di mata kepala sekokah.


Dia sangat ber ambisius untuk mendapatkan beasiswa di perguruan tinggi negeri.


Ketika reno dan ayu belajar di perpustakaan mereka duduk berdua tetapi ada jarak.


Ayu pun bertanya pada reno tentang soal yang tidak ia mengerti sambil mendekati reno.


" Ren kamu tau gak soal ini? " tanya ayu sambil mendekati tempat duduk reno.


" Oh sini biar ku bantu " jawab reno sambil menggeser tempat duduk nya.


Awalnya ayu tidak mempermasalah kan nya tetapi ayu kembali mendekati reno lagi.


Reno tetap melakukan hal yang sama, dia menggeser tempat duduk nya.


Ayu semakin kesal dan bertanya dengan reno kenapa dia seperti menjaga jarak dengan nya.


" Kamu kenapa sih? gak suka aku duduk disini? " tanya ayu dengan kesal.


" Tujuan kita kan belajar, jadi fokus saja dengan pelajaran itu " jawab reno tanpa menatap ayu.


" Hah? kita bisa gak sih stop sebentar belajar nya, kamu gak bosan? " tanya ayu lagi.


" Gak, karena aku punya tujuan yang harus aku dapatkan " jawab reno dengan ketus.


Ayu hanya bisa menatap reno dengan ekpresi yang emosi hingga kepala sekolah datang menghampiri mereka berdua.


" Kalian kenapa berduaan hah? " tanya kepala sekolah.


" Kami belajar pak dan tidak melakukan apa apa " jawab reno sambil berdiri dan terkejut.


" Reno kamu tau kan tugas yang sudah bapak berikan, kamu harus memantau siswa siswa yang berdua dua an, termasuk dean dan olive " ucap kepala sekolah.


" Iya pak saya tau " jawab reno.


" Karena kita harus menjaga citra sekolah ini di mata para dosen dosen yang akan menilai kalian untuk mendapatkan beasiswa, mengerti " ucap kepala sekolah lagi.


" Mengerti pak " jawab reno dengan tegas.


" Ya sudah, apakah kamu melihat dimana olive dan dean, katanya mereka belajar berdua di perpustakaan " tanya kepala sekolah.


" Di sebelah sana pak, mereka disana " jawab reno sambil menunjuk.


" Baiklah bapak kesana dulu, kalau ada apa apa cepat lapor ke bapak " perintah kepala sekolah.


" Iya pak " jawab reno sambil menunduk memberikan hormat.

__ADS_1


Kepala sekolah pun pergi meninggalkan ayu dan reno dan mencari keberadaan olive dan dean.


Ayu yang masih terkejut dengan pernyataan kepala sekolah tadi langsung menanyakan nya pada reno.


" Apa yang di maksud kepala sekolah barusan? coba kamu jelaskan! " tanya ayu yang sudah mulai emosi.


" Ada seseorang yang mengirim surat pada kepala sekolah bahwa olive dan dean sering berduaan dan aku ditugaskan untuk memantau mereka " jawab reno.


" Hah? dan jadi gara gara ini kamu juga ingin menjaga jarak dengan ku? " tanya ayu lagi.


" Iya! aku tidak ingin kepala sekolah tau hubungan kita karena akan merusak repotasi ku dan bisa bisa aku tidak bisa mendapatkan beasiswa itu " jawab reno.


" Oh begitu! oke aku akan pergi, maaf jika aku sudah mengganggu waktu belajar mu! " ucap ayu sambil meninggalkan reno.


Reno hanya bisa diam membiarkan ayu pergi dan terus melajutkan soal soal yang belum ia selesaikan.


Olive dan dean memang ada di sana, mereka membaca buku bersama, saling menatap dan tersenyum bersama seperti orang yang sedang jatuh cinta.


Dan kepala sekolah pun memergoki mereka tapi sebelum nya mereka sudah tau jika kepala sekolah akan datang ke arah mereka.


Jadi olive pergi diam diam dari arah belakang dan hanya dean disana.


" Apa yang kalian lakukan disini hah? " tanya kepala sekolah yang kaget karena hanya melihat dean sendiri yang sedang membaca buku.


" Hanya ada aku sendiri disini pak? kenapa? " Dean balik nanya dan pura pura terkejut.


" Kamu hanya sendirian? tidak dengan teman? " tanya kepala sekolah dengan penasaran.


" Iya pak aku datang sendirian ke sini " jawab dean dengan tegas.


" Oh ya sudah kalau begitu, lanjut kan belajar mu oke " ucap kepala sekolah.


" Iya pak " jawab dean.


Kepala sekolah pun pergi meninggalkan dean, dan terus mengecek siswa siswa yang ada di sana apakah memang belajar atau hanya ingin bermain atau malah berpacaran.


Kemudia dean pun pergi meninggalkan perpustakaan dan bergegas untuk kembali ke kelas nya.


Ayu yang masih kesal dengan perlakuan reno kepada nya tadi tiba tibe berpikir dan penasaran siapa yang sudah melaporkan dean dan olive ke pada kepala sekolah.


Bukan hanya ayu yang tau masalah itu tapi juga siswa yang lain nya pun sudah tau.


Akhirnya sampai lah ke telinga lisa, kemudian lisa menanyakan secara rinci kepada ayu, dan ayu menjelaskan nya.


Setelah mendapatkan informasi dari ayu, lisa pun kembali ke kelas dan ternyata ada dean yang sedang mencari olive.


" Eh ngapain lu? " tanya lisa.


" Cari olive, dimana dia? " deaj balik tanya.


" Dia ke toilet, oh iya kenapa sih lu masih kesini? gak takut sama kepala sekolah? " tanya lisa lagi.


" Takut kenapa emang? " tanya dean.


" Lu gak tau gosip yang lagi beredar sekarang? " tanya lisa.


" Gak, emang kenapa sih? ayo cerita " ucap dean sangat penasaran.


" Jadi gini, ada siswa yang ngelaporin lu sama olive dia ngirim surat kepada kepala sekolah, dia bilang kalau kalian berpacaran dan selalu berduaan terus dan bisa bisa merusak citra sma ini, jika sampai dilihat oleh dosen yang tim pengawas itu, kita bakal gak bisa ikut seleksi beasiswa " lisa menjelaskan dengan sangat rinci.


" Ah serius? emang siapa sih itu orang? " tanya dean yang sedikit mulai kesal.


" Ya gak tau juga, jadi gue saranin kalian gak usah deket deket deh di sekolah, nanti aja ngobrol nya atau apa kek waktu pulang sekolah " ucap lisa.


" Ya sudah deh, olive gimana dia sudah tau belum? " tanya dean.

__ADS_1


" Sudah tau lah, sudah banyak yang bilang ke dia " jawab lisa.


" Oke deh, gue ke kelas dulu ya lis, bilang ke olive kalau tadi gue kesini " ucap dean.


" Iya iya nanti gue sampein " jawab lisa.


Dean pergi meninggal kan kelas olive, dan zahra pun melihat ke arah dean tapi dean tidak melihat nya.


Ke esokan harinya lisa mengajak olive untuk ke kantin, dan tidak lama kemudian zahra ingin ke ruang guru dan tidak sengaja bertemu dean.


" Eh dean, mau ngapain? " tanya zahra.


" Eh iya za, ini mau ngumpulin tugas ke pak hendra, tapi kayaknya pak hendra lagi sibuk " jawab dean.


" Oh gitu, iya sih kelihatan nya emang lagi sibuk " ucap zahra.


" Kamu ngapain za? duh aku sudah laper banget padahal hehe " tanya dean.


" Mau nemuin ibu diana, tapi dia lagi keluar. ya sudah sini biar aku yang kumpulin ke pak hendra nanti " ucap zahra.


" Beneran? ya sudah ini hehe makasih ya za " ucap dean sambil memberikan lembar jawaban milik nya.


" Iya iya, silahkan kalau mau kekantin " suruh zahra.


" Iya sudah aku pergi dulu ya za hehe " ucap dean.


Dean pun pergi meninggalkan zahra dan buru buru ke kantin untuk makan.


Waktu di kantin dean bertemu olive dan mereka duduk berjauhan tapi saling menatap dan seakan memberi kode bahwa mereka pura pura tidak dekat.


Setelah makan olive dan lisa kembali ke kelas nya, sebelum nya meja lisa di tempeli foto foto oppa yang di sukai nya seperti lee min ho dan lee seung gi.


Tapi setelah dia melihat meja nya sudah tidak ada lagi foto foto itu, meja nya menjadi bersih.


Teman satu kelas nya bicara mengenai foto itu kepada lisa.


" lis tadi kepala sekolah datang, dia liat meja kamu banyak foto foto itu jadi dia lepas " ucap meli.


" Hah? jadi dia yang lepas? " tanya lisa kepada meli.


" Iya, dia bilang kalau mau ambil silahkan temui dia pulang nanti " ucap meli.


" Yaaah padahal foto itu di jual terbatas dan hampir 4 bulan aku menabung buat beli foto itu, aku harus mengambilnya diam diam " ucap lisa.


" Kamu serius lis? kamu gak takut? " tanya olive.


" Kepala sekolah kan sedang ada kunjungan? jadi aku bisa diam diam masuk kesana hehe " jawab lisa.


" Kamu yakin? aku cuma bisa mendoakan mu ya lisa gak bisa ikut bantu aku takut " ucap olive.


" Iya liv gak apa apa lah, ini kan emang kesalahan aku, aku bantuin doa yah biar aku selamat hehe " ucap lisa lagi.


" Iya iya pasti mendoakan " olive mendukung lisa.


" Oke aku pergi dulu yah " ucap lisa.


Lisa pun mulai pergi dan dan diam diam datang keruang kepala sekolah, dia mulai mencari foto miliknya akhirnya ketemu.


Tapi ada yang datang dia langsung bersembunyi di bawah meja.


Lisa pun kaget dan tidak sengaja menjatuhka surat dari selipan di dalam buku yang ada di atas meja, lisa pun mengambil surat itu dan memegang nya tetapi ia belum membaca.


Dan ternyata yang datang itu pak hendra yang ingin menaruh dokument di atas meja kepala sekolah kemudian dia pergi.


Setelah itu, lisa pun berdiri dan membaca apa isi surat itu kemudian dia sangat terkejut karena surat itu adalah milik seseorang yang sudah melaporkan dean dan olive.

__ADS_1


Lisa cepat cepat mengambil foto tentang surat itu melalu camera handphone nya dan pergi meninggalkan ruang kepala sekolah.


__ADS_2