
Hari hari olive menjadi mahasiswa akan segera dimulai, olive sangat bersemangat dan tidak sabar untuk mengikuti ospek selayak nya mahasiswa baru pada umumnya.
Olive, bima dan ayu berbeda fakultas sehingga mereka akan sulit bertemu di kampus.
Hari ini ospek pertama akan di mulai dimana semua mahasiswa akan berkumpul dan melaksanakan apel pagi dan serangkaian acara lain nya.
Jadwal ospek berlangsung selama tiga hari dan selama tiga hari juga olive, ayu dan bima tidak bertemu karena kelompok mereka berbeda.
Hingga akhirnya ospek pun telah selesai di laksanakan, olive, ayu dan bima mengatur jadwal mereka untuk bertemu.
" Yu besok gak ada jadwal kan? main kerumah olive yuk? " tanya bima lewat whatsapp.
" Hayuk, jemput aku yah. oh iya besok olive ada gak dirumah? " balas ayu.
" Iya nanti aku chat olive dulu deh " balas bima.
" Iya nanti kasih tau aku yah jadi atau gak nya " balas ayu lagi.
Setelah itu bima mencoba bertanya kepada olive apakah besok dia ada pekerjaan atau tidak.
" Liv, besok sibuk gak? " tanya bima lewat whatsapp.
" Gak ada bim, emang kenapa? " tanya olive.
" Besok, gue sama ayu mau main kerumah haha " balas bima.
" Oh ya sudah, dateng aja yah hitung hitung kita kumpul kan sebelum pada sibuk masing masing " balas olive.
" Beres liv, siapin makanan yah hehe " balas bima.
" Heh kalian, iya iya deh " balas olive dengan emoji tertawa.
Bima pun langsung memberi kabar kepada ayu.
" Yu besok olive ada di rumah, aku jemput kamu jam 10 pagi yah " ucap bima lewat whatsapp.
" Oke deh " balas ayu.
" ❤❤ " balas bima yang mengirimkan dua hati kepada ayu.
Tapi ayu tidak membalas pesan dari bima dia hanya membaca nya saja, tapi tidak masalah untuk bima. Ayu mau pergi dan bersenang senang dengan nya saja dia sudah bahagia.
Ke esokan harinya bima dan ayu pun sudah sampai ke rumah olive, olive sudah menyiapkan makanan untuk mereka.
Mereka banyak bercerita, mulai dari pengalaman ospek sampai dengan berbicara tentang dean.
" Gimana ospek kalian kemarin? seru gak? " tanya olive.
" Seru banget sih hehe karena banyak kakak tingkat yang tampan " jawab ayu sambil tertawa.
" Jadi tujuan mu kuliah hanya untuk melihat kakak tingkat yang tampan? " ucap bima sambil memasang wajah yang tidak senang.
" Jangan cemburu lah bim, si ayu itu cuma bercanda kali haha " ucap olive sambil tertawa ke arah ayu.
" Eh liv, gimana udah dapet kabar dari dean? " tanya ayu.
" Iya iya, dia sudah kasih kabar belum liv? " tanya bima juga.
" Belum ada sih, kan emang sebelum dia berangkat dia bilang kalau untuk 3 bulan pertama belum boleh pegang handphone, sekarang aja baru 1 bulan kan? " ucap olive.
" Iya juga sih, gue kangen banget sama dia. kalau dia ada disini pasti dia seneng banget liat kita pada masuk kuliah " jawab bima.
" Iya nih, dia belum tau kan kalau kita semua pada lulus? " tanya ayu.
__ADS_1
" Iya, belum yu. kita pengumuman kan dia sudah berangkat " jawab olive.
" Semoga dia selalu sehat yah " ucap bima.
Mereka bertiga cukup lama bertemu, mereka asik bercerita, bercanda bahkan menonton film bersama. Hingga pukul 7 malam ayu dan bima pun pulang.
" Kalian hati hati yah, kasih tau aku kalau kalian tidak sibuk, kita harus bertemu. oke! " ucap olive.
" Iya liv beres, kita pulang dulu yah, bye! " balas ayu sambil menaiki motor.
Bima dan ayu pun pulang ke rumah nya, dan harus mempersiapkan diri karena besok mereka sudah mulai masuk kuliah.
Begitu juga dengan olive, olive sudah mempersiapkan barang apa saja yang akan dia bawa besok ke kampus.
Besok harinya olive pergi ke kampus menggunakan transportasi umum, dan sesampai nya dikampus dia langsung mencari ruangan.
Tidak sengaja dia bertemu dengan kakak tingkat nya, awalnya olive tidak memperhatikan nya tapi kakak tingkat itu menyapa olive duluan.
" Hey? mahasiswa baru yah? " tanya kakak tingkat itu.
" Eh iya kak mahasiswa baru hehe " jawab olive.
" Pantes aja gak pernah liat kamu, oh iya siapa nama nya? " tanya kakak tingkat itu.
" Olive kak hehe, kakak siapa? " tanya olive.
" Perkenalkan nama kak Akbar semester 7 " jawab kak akbar.
" Oh kak akbar hehe salam kenal yah kak " ucap olive.
" Iya salam kenal juga ya dek, kamu mau ke ruangan yah? " tanya kak akbar.
" Iya kak, saya masuk dulu yah " ucap olive.
Olive tidak terlalu memperdulikan nya, tetapi berbeda dengan kak akbar, dia seperti telah menyukai olive pada pandangan pertama.
Hari pertama olive kuliah pun berjalan lancar dia sangat menyukai kelas itu karena orang orang nya cukup baik.
Ketika pulang kuliah, olive memikirkan dean dan dia sangat merindukan kehadiran dean, olive terus menangis hingga akhirnya dia pun tertidur.
Satu bulan sudah berlalu dan dean menjalankan pendidikan nya dengan bahagia karena menurut nya ini adalah pengalaman yang hanya datang satu kali seumur hidup dan dia akan menjalani nya dengan sepenuh hati.
Dalam satu ruangan di tempat pelatihan ada 10 orang dan masing masing mendapatkan lemari kecil untuk menyimpan pakaian.
Dean yang secara diam diam, dia membawa foto ayah dan ibu nya dan juga foto olive untuk penyemangat bagi dirinya. karena belum bisa menggunakan handphone dan hanya foto itu yang dia punya.
Dean terus memikirkan orang orang yang dia sayangi, apakah mereka baik baik saja dan dia berharap agar olive selalu ingat pada nya dan tidak melupakan semua kenangan yang sudah mereka lalui bersama sama.
Hari ini ada pertemuan di aula dimana para petinggi dari fakultas sudah berkumpul untuk menyukseskan acara tersebut dan juga semua mahasiswa baru di harapkan untuk hadir.
Olive datang bersama teman satu kelas nya dan mereka mengambil tempat duduk di arah belakang.
Semua mahasiswa sudah mulai berbicara tentang gubernur fakultas mereka karena gubernur ini sangat terkenal di kampus karena dia sangat tampan, tinggi dan baik hati hampir mendekati sempurna. bahkan ketampanan presiden mahasiswa pun masih kalah tampan dengan gubernur mereka.
Olive pun awalnya tidak memperdulikan itu tapi ketika orang orang pada membicarakan gubernur itu akhirnya dia pun penasaran.
Hingga waktu yang di tunggu tunggu pun datang dimana gubernur akan memberikan sambutan di podium.
Olive sudah melihay keberadaan kak akbar hingga dia terkejut.
" Eh itu kan kak akbar? lah kok dia naik ke atas panggung? terus dia berbicara juga? " tanya olive di dalam hati nya.
Dia terus bertanya tanya kenapa bisa kak akbar ada di atas sana. hingga akhirnya dia pun menanyakan pada teman di sebelah nya.
__ADS_1
" Dewi? itu kak akbar kan? kamu tau gak? " tanya olive.
" Iya kak akbar, cakep banget yah liv hehe " jawab dewi.
" Iya aku tau dia kak akbar, maksud aku kenapa dia diatas sana? " tanya olive lagi.
" Lah dia kan gubernur fakultas kita liv, jadi wajar kan dia memberi kata sambutan di atas sana? " tanya dewi balik.
" Apa???? gubernur? " tanya olive sambil bingung.
" Iya liv, emang kamu gak tau? kamu kemana saja sih ehhe dia sangat tampan kan " jawab dewi.
" Tampan? biasa aja sih wajah kayak gitu banyak di sekolah ku dulu " ucap olive dalam hati.
Setelah acara di aula selesai satu persatu mahasiswa pun pergi, begitu juga dengan olive. Tapi ketika olive dan dewi ingin pergi ke luar, kak akbar malah memanggil nya.
" Oliv....! " panggil kak akbar.
" Eh liv ada yang manggil kamu tuh " ucap dewi.
" Siapa? " tanya olive kepada dewi.
" Hey olive, hehe " sapa kak akbar sambil berjalan ke arah olive.
" Oh kak akbar, ada apa kak? " tanya olive.
Masih banyak mahasiswa yang ada di dalam aula termasuk seluruh panitia, mereka melihat kak akbar yang memanggil olive, hingga orang orang pun bertanya siapa olive? apakah pacar nya kak akbar?.
" Gak apa apa sih, gimana kuliah nya beberapa hari ini? lancar? " tanya kak akbar.
" Iya kak lancar, oh iya tadi pidato kakak bagus loh " jawab olive.
" Benarkah? hehe kakak jadi malu kalo gitu? " ucap kak akbar sambil tersenyum.
" Iya kak serius loh, oh iya kak kita mau ada mata kuliah, kita masuk dulu yah " ucap olive.
" Eh bentar liv, kakak mau minta whatsapp kamu boleh? " tanya kak akbar sambil mengeluarkan handphone dari kantung almamater nya.
" Oh iya boleh kak " jawab olive sambil memasukan nomor di handphone kak akbar.
" Makasih yah liv, nanti kak whatsapp yah " ucap kak akbar.
" Iya kak " olive sambil tersenyum.
Olive dan dewi pun pergi meninggalkan aula, dewi yang sangat terkejut melihat interaksi olive dan kak akbar langsung menanyakan nya pada olive.
" Eh liv, kok bisa sih kalian saling kenal? " tanya dewi.
" Oh itu, jadi waktu pertama kali kita masuk kuliah aku gak sengaja ketemu sama dia dan dia langsung ngajak kenalan " jawab olive.
" Wah kayak nya dia naksir kamu deh liv, buktinya dia sampai manggil kamu bahkan minta whatsapp kamu juga " ucap dewi.
" Apaan sih wi, kamu tau kan banyak yang mengidolakan dia pasti dia juga bersikap sama kepada yang lain " ucap olive.
" Gak lah, dia bukan tipe orang yang suka tebar pesona loh liv, tadi aja banyak yang liatin kalian ngobrol " ucap dewi.
" Masak sih? sudahlah jangan terlalu di pikirkan, ayo kita harus cepat cepat ke kelas kalau tidak kita bakal terlambat " ucap olive.
Kak akbar sangat bahagia mendapat nomor whatsapp olive, hingga sekertaris fakultas pun ikut cemburu.
Karena sekertaris fakultas itu sudah lama mengincar kak akbar, ia dia adalah Meta Jurusan Perbankan semester 5, dia selalu mencari perhatian pada akbar, tapi akbar tidak memperdulikan nya.
Akbar selalu lewat di depan ruangan olive dan berusaha mencari dimana olive duduk dan sesekali dia berhenti sejenak dan memandangi olive, dia berharap olive juga melihat nya. tetapi olive sangat sibuk menulis dan tidak memperdulikan orang di sekitar nya.
__ADS_1