My Possessive Man

My Possessive Man
Daniel Tak Tenang


__ADS_3

Hati Daniel merasa tidak tenang sepanjang hari saat dia melihat berita yang muncul tentang dirinya di semua media massa. Sebenarnya dia ingin pergi ke tempat Julia pagi ini. Tapi dia harus menghadiri sebuah meeting penting. Meeting sialan itu membuat dirinya begitu sibuk sepanjang hari karena dia harus berbicara dengan para eksekutif perusahaan.


Dia melihat ke arah arlojinya berpikir bahwa mungkin sekarang Julia sudah ada di rumah. Dia lantas dengan cepat mengambil mantelnya dan berjalan keluar dari gedung perusahaan. Dia mencoba untuk menelpon Julia beberapa kali tapi tak bisa.


Tiba di apartemen milik Julia...


Daniel mengetuk pintu apartemen Julia, tapi tidak ada yang membukanya. Jadi dia mengeluarkan kunci cadangan dari dalam saku celananya dan membuka pintu itu. Namun dia tidak menemukan siapapun berada di dalam apartemen milik Julia itu.


"Lia.... Lia sayang, di mana kau?" Ucap Daniel.


Dia mencari di semua tempat di dalam apartemen Julia, tapi tidak menemukan Julia. Dia lalu mengeluarkan ponselnya dan menelpon Julia. Tapi nomor Julia tidak aktif.


Dia lalu mencari nomor Joana, namun kemudian dia menyadari bahwa dia tidak pernah menyimpan semua nomor teman Julia. Dia menjadi benar-benar bingung sekarang.


"Lia, ke mana kau pergi?" Ucap Daniel.


Dia lalu pergi ke tempat Kevin, tapi Joana tidak bekerja di sana lagi. Jadi dia menelpon asistennya.

__ADS_1


"Jefri, cobalah untuk menemukan di mana Julia bekerja sekarang." Ucap Daniel.


Daniel juga mengatakan kepada asistennya itu untuk memeriksa semua hal tentang Julia dan menemukan fi mana keberadaan Julia. Daniel berpikir bahwa dia benar-benar bodoh. Dia bahkan tidak tahu di mana kekasihnya itu bekerja.


Dia pun menyadari bahwa akhir-akhir ini dia tidak begitu perhatian tentang kondisi Julia sebagaimana di saat mereka masih di kampus dulu. Mereka sudah begitu jauh sekarang. Daniel merasakan sesuatu hilang dari dalam hatinya.


Saat mereka masih kuliah, dia tahu semua hal tentang Julia. Dia tidak pernah membiarkan Julia dekat dengan siapapun. Tapi sekarang semuanya berubah. Dia begitu sibuk hingga membuat dia tidak tahu apapun lagi tentang Julia. Dia hanya tahu jika Julia bekerja di sebuah hotel, tapi hotel yang mana.


Dia tidak mau berpikir bahwa Julia sudah diambil oleh orang lain. Julia tidak pernah komplain kepada dirinya. Jadi dia berpikir bahwa semuanya baik-baik saja.


Dia ingin mengatakan identitas sebenarnya kepada Julia. Dia berencana untuk menjelaskan semuanya kepada Julia. Kemudian dia ingin melamar Julia. Tapi semuanya menjadi kacau saat Papanya tiba-tiba sakit. Dia tidak pernah memiliki kesempatan untuk bicara dengan Julia.


Saat hari kelulusan Julia, Daniel berpikir bahwa dia bisa mengatakan semuanya pada Julia. Tapi ciuman mereka membuatnya melupakan apa yang dia rencanakan dan keesokan paginya dia mendapatkan sebuah panggilan tentang papanya yang tengah sakit.


Semuanya terjadi begitu cepat. Dia kembali ke apartemen Julia. Tapi Julia tidak pulang. Jadi dia tinggal di sana menunggu Julia.


Asisten Daniel menelpon dirinya.

__ADS_1


"Tuan Daniel, Nona Julia bekerja di Hotel kita. Hotel Cendrawasih sebagai seorang asisten. Tapi menurut informasi yang saya dapatkan, hari ini Nona Julia mengambil cuti untuk beberapa hari. Sekarang dia berada dalam perjalanan menuju kota x." Ucap Jefri.


Saat Daniel mendengar semuanya tentang Julia dari asistennya, wajahnya menjadi muram. Dia tidak pernah berpikir bahwa Julia bisa pergi begitu saja seperti in.i Julia tidak memberikannya sebuah kesempatan untuk menjelaskan semuanya. Kemudian dia kembali menelpon asistennya lagi.


"Booking sebuah tiket untukku pergi ke kota X..."


"Tapi Tuan, besok anda memiliki sebuah meeting dengan Tuan Leonardo. Meeting itu sangat penting dan kita tidak bisa mengabaikannya." Balas Jefri.


"Kalau begitu atur ulang jadwalku." Ucap Daniel lagi.


"Anda punya jadwal meeting satu minggu penuh." Ucap asistennya.


"Kalau begitu batalkan meeting yang akan aku lakukan lusa dan pesankan tiket untuk ku." Ucap Daniel lalu menutup sambungan telepon.


Malam itu Daniel memutuskan untuk menginap di apartemen Julia. Dia tidur di tempat tidur milik Julia. Dia merasakan sesuatu menghilang di dalam hatinya.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2