
Setelah kembali dari kota x, Daniel berkata kepada Julia bahwa dia ingin Julia menjadi sekretarisnya di perusahaan miliknya. Tapi Julia menolak hal itu. Dia memilih untuk tetap bekerja di hotel.
Semuanya berjalan dengan mulus sampai hari itu Daniel menelpon Julia dan mengatakan kepadanya bahwa dia tidak bisa datang untuk makan malam di apartemen Julia karena dia masih harus menghadiri sebuah meeting yang sangat penting. Jadi Julia diminta oleh teman-temannya untuk bergabung bersama mereka untuk jalan-jalan. Dia pun setuju dan mereka pun akhirnya pergi ke sebuah mall untuk berbelanja
Sudah cukup lama Julia tidak pergi berbelanja.
Tepat saat dia tengah melihat beberapa gaun, dia melihat sosok Jessica. Semua yang dia tahu adalah Jessica pergi ke luar negeri setelah kelulusannya.
"Jadi dia sudah kembali sekarang." Ucap Julia pada dirinya sendiri.
Jessica adalah mantan kekasih Daniel dan rumor mengatakan bahwa mereka berpacaran saat mereka masih berkuliah.
Saat Julia ingin berjalan keluar dari dalam toko itu, dia melihat sosok Daniel.
Daniel tampak tengah bersama dengan Jessica. Kemudian mereka berdua berjalan keluar dengan Jessica yang memegang tangan Daniel. Julia tampak terkejut saat dia melihat hal itu.
"Daniel? Bukankah dia harus menghadiri sebuah meeting? Lalu kenapa dia ada di sini?" Ucap Julia.
Julia mencoba untuk mengikuti mereka berdua. Dia melihat mereka masuk ke dalam sebuah restoran mewah.
"Julia apa yang terjadi?" Tanya temannya kepada dirinya.
"Tidak... tidak ada. Aku rasa aku melihat seseorang yang aku kenal. Tapi aku mungkin saja salah." Ucap Julia mencoba untuk menyembunyikan perasaannya.
Saat dia pulang ke apartemennya dia pun kembali memikirkan semuanya.
__ADS_1
'Kenapa Daniel harus berbohong kepadaku?' pikir Julia.
"Apakah memang terjadi sesuatu antara Daniel dan Jessica? Kenapa mereka pergi berbelanja bersama?" Ucap Julia seorang diri.
Ada banyak pertanyaan yang ada di dalam kepala Julia. Kemudian dia berpikir, bahwa mungkin dia harus bertanya kepada Daniel nanti tentang semuanya.
...----------------...
Beberapa hari kemudian, Jessica pergi ke hotel di mana Julia bekerja untuk bertemu dengannya. Saat Julia berjalan keluar dari hotel itu, Jessica memanggilnya.
"Julia.... Sudah lama tidak bertemu." Ucap Jessica dengan mata yang melihat ke arah Julia dari kepala sampai kaki. "Tidak banyak hal yang berubah." Lanjut Jessica.
"Apa yang kau inginkan Jessica?" Tanya Julia yang tidak suka dengan bagaimana cara Jessica melihat ke arahnya.
"Aku ingin mengobrol denganmu, ikuti aku." Ucap Jessica kemudian dia menarik Julia masuk ke dalam mobilnya.
Saat melihat Jessica masuk, seorang pelayan langsung menyajikan makanan untuk mereka semua.
"Jessica, apa yang kau inginkan sebenarnya? Jangan bilang kau hanya ingin mentraktirku makan malam." Ucap Julia karena Jessica tidak pernah memperlakukannya seperti itu.
"Jangan begitu terburu-buru, sabarlah." Ucap Jessica tersenyum jahat.
Sebenarnya saat Jessica kembali dari luar negeri, orang tuanya mengatakan kepadanya bahwa mereka sudah merencanakan pertemuan antara keluarga Jessica dan keluarga Daniel. Orang tua mereka menginginkan mereka untuk bertunangan.
Jessica merasa sangat bahagia tapi saat dia mendengar bahwa Daniel tidak mencintai dirinya, dia menjadi marah. Dia lalu menyewa seorang pria untuk menginvestigasi semuanya. Dia pun mendapat beberapa foto dari pria itu yang menunjukkan di mana Daniel tengah bersama dengan Julia.
__ADS_1
Itulah bagaimana dia tahu bahwa Julia adalah wanita yang dicintai oleh Daniel.
"Apa yang sebenarnya kau inginkan Jessica?" Ucap Julia lagi.
Dia tidak ingin terlalu lama bersama dengan Jessica dan teman-temannya.
"Apa kau ingat bahwa aku pernah memperingatkan mu untuk menjauh dari Daniel? Kenapa kau masih menggoda dirinya?* Ucap Jessica menggenggam erat tangan Julia.
"Apa masalahnya denganmu? Ini sakit. Lagipula itu semua bahkan bukan urusanmu." Ucap Julia dengan marah.
"Tentu saja urusanku. Apa kau tahu kenapa? Kau benar-benar wanita yang tidak tahu malu dan murahan. Apa kau ingin bisa menjadi sukses dengan menggoda Daniel. Asal kau tahu, Daniel adalah tunangan ku. Kami sudah bertunangan 2 minggu yang lalu. Orang tua kami sudah berteman lama." Ucap Jessica.
"Apa?" Ucap Julia begitu terkejut.
Jessica menunjukkan beberapa foto kepada Julia di mana dalam foto itu menunjukkan bahwa keluarga mereka tengah makan malam bersama. Kemudian beberapa foto menunjukkan Jessica dan Daniel yang tengah dekat.
Julia benar-benar tidak tahu apapun tentang hal itu. Dia tidak mau mempercayai apa yang dikatakan Jessica. Dia memikirkan tentang hubungannya dengan Daniel yang berjalan baik. Tapi tiba-tiba dia merasakan matanya memerah dan dia terus mencoba untuk menahan air matanya agar tak jatuh.
Kemudian Jessica mengatakan sesuatu hal yang membuat Julia merasa begitu terluka. Dia memanggil Julia sebagai wanita murahan, pelakor, orang ketiga. Kemudian semua teman Jessica mulai menertawai dirinya. Julia tidak pernah merasa begitu malu seperti yang dia rasakan saat ini. Julia tidak mau mendengarkan semua itu lagi. Jadi dia pun berlari keluar dari dalam restoran memanggil sebuah taksi kemudian kembali ke apartemennya.
Selvi tidak pernah menyangka bahwa dia akan terluka seperti ini.
Saat ponselnya berdering, dia melihat nama Daniel. Tapi dia tidak mau menjawab panggilan itu. Semua ucapan Jessica kepada dirinya terus teringat dengan jelas satu persatu di dalam kepalanya.
Julia menangis sepanjang malam, sampai dia pun akhirnya tidur.
__ADS_1
Bersambung....