
Di hotel tempat Julia bekerja....
Saat Julia telah menyelesaikan pekerjaannya, dia pun membereskan barang-barangnya kemudian dia keluar dari dalam ruangannya. Dia sedang menunggu taksi saat dia mendengar seseorang memanggil dirinya.
"Kak Julia...." Teriak seseorang.
Julia lantas berbalik dan dia melihat seorang pemuda berlari mendekat ke arahnya.
"Kak Julia, ini aku Dilan." Ucap pemuda bernama Dilan itu tersenyum saat dia langsung memeluk Julia.
"Dilan.... Kau benar-benar Dilan?" Ucap Julia dengan tatapan mata yang tampak tidak percaya dengan apa yang dia lihat. "Kau sangat tinggi dan tampan. Sekarang aku tidak bisa mengenalimu. 10 tahun lebih sudah sejak terakhir aku melihatmu." Ucap Julia membalas pelukan Dilan.
Julia tidak bisa percaya bahwa dia bisa bertemu dengan Dilan di kota S.
"Apa kakak akan pulang ke rumah?" Tanya Dilan. "Bagaimana kalau kakak makan malam denganku?" Lanjut Dilan.
Julia melihat ke arah jamnya kemudian berkata, "baiklah biarkan aku yang mentraktir mu."
Di restoran mereka mengobrol banyak hal tentang kenangan masa lalu. Dilan lebih muda dari Julia. Saat mereka kecil Dilan selalu dekat dengan Julia. Namun setelah Julia pindah, mereka pun kehilangan kabar sekarang.
__ADS_1
Julia merasa bahagia karena bisa melihat Dilan lagi. Dilan baru saja menyelesaikan pendidikannya dan dia mengatakan kepada Julia bahwa dia kembali ke kota ini karena dia perlu melakukan sesuatu. Dilan tinggal di luar negeri sekarang.
Dia lalu memberikan Julia nomornya. Dia mengatakan sebelum dia kembali ke luar negeri, dia ingin bertemu dengan Julia lagi. Setelah mengobrol cukup lama, kemudian mereka berpisah di luar restoran. Julia tidak tahu kalau Jessica memerintahkan seseorang untuk memata-matai dirinya.
Jessica mengambil beberapa foto dari pria yang bersama Julia itu. Dia akan menggunakannya untuk merusak hubungan Julia dan Daniel. Dia sudah merencanakan semuanya.
Sementara itu, Julia tengah dalam perjalanan pulang. Saat dia tiba di rumah dia menerima beberapa gambar dari nomor yang tidak diketahui. Dia pun membuka gambar itu. Setelah melihat gambar itu, Julia merasa begitu terluka.
Gambar itu menunjukkan Daniel dan Jessica yang tengah berpelukan dan berciuman di dalam lift dan mereka pergi ke dalam sebuah kamar. Kemudian sebuah pesan muncul lagi. Kali ini pesan itu berasal dari Jessica. Dia mengatakan bahwa dia ingin bicara dengan Julia besok.
...----------------...
Keesokan harinya....
"Julia aku mau kau pergi denganku ke sebuah tempat." Ucap Jessica.
"Kemana kau akan membawaku?" Tanya Julia.
"Kau akan tahu nanti." Balas Jessica.
__ADS_1
Mereka ternyata pergi ke rumah sakit. Saat mereka masuk berjalan ke arah ruang VIP, Julia mendengar suara Daniel.
"Tidak Papa. Aku tidak mau menikah. Papa mengatakan kepadaku untuk bertunangan dengannya dan aku sudah bertunangan dengannya. Tapi aku tidak mau menikahinya dengan cepat." Ucap Daniel.
"Kau....." Teriak Papa Daniel. "Baiklah, jika kau tidak mau menikah. Sekarang aku akan memberikanmu waktu 1 tahun. Tahun depan kau harus menikahi Jessica. Kita sudah berhutang budi kepada kakek Jessica. Itu adalah sebuah janji yang dibuat Opa mu dan Opa nya. Kita tidak bisa mengabaikannya." Ucap Papa Daniel.
Tapi sebelum Daniel bisa bicara lagi, Papanya dengan marah mengatakan....
"Kau mau aku mati secepatnya?"
Kemudian Mama Daniel ikut bicara.
"Daniel, jangan buat papamu marah lagi. Dia baru saja sembuh." Ucapnya pada Daniel, kemudian beralih menatap Papa Daniel. "Dan kau juga. Kau itu baru sembuh. Bersabarlah dan cobalah untuk mengontrol emosimu. Itu tidak baik untuk jantungmu." Ucap Mama Daniel.
Julia tidak mau mendengarkan apapun lagi. Dia berjalan menjauh dari sana.
"Sekarang kau tahu! Apa kau benar-benar mau Daniel melawan Papanya?" Ucap Jessica dari belakang Julia. "Bahkan walau Daniel mengatakan dia mencintaimu, tapi Daniel adalah pewaris dari keluarganya. Apa kau pikir dia akan meninggalkan keluarganya untukmu? Dia adalah CEO dari perusahaan Smith. Jika kau mau dia kehilangan semuanya, maka kau bisa pergi dan mendekat dengannya." Ujar Jessica panjang lebar.
Julia terdiam dan berjalan masuk ke dalam lift.
__ADS_1
Di luar rumah sakit, dia melihat ke arah langit dan mengambil nafas dalam kemudian memanggil sebuah taksi.
Bersambung....