My Possessive Man

My Possessive Man
Anak Kedua


__ADS_3

Mama Daniel mengambil foto di mana Julia tengah tersenyum saat duduk di sebuah bangku taman rumahnya. Tangan Julia berada di perutnya dan matanya melihat ke arah Daniel yang bermain bola dengan Justin. Itu semua merupakan pemandangan yang sangat indah bagi Mama Daniel.


Sebelum hamil, Julia sering pergi ke kantor Daniel. Namun setelah kehamilannya mulai membesar, Julia sudah tidak pernah pergi ke kantor Daniel lagi. Dengan perutnya yang semakin membesar, membuat Julia lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah dengan berjalan di taman.


Daniel selalu menemaninya saat dia tidak sibuk. Julia juga menghabiskan banyak waktunya menemani Justin. Julia tidak mau Justin merasa cemburu dengan kehadiran adik barunya nanti.


Hari ini Daniel pergi ke perusahaannya di pagi hari setelah sarapan. Dia memiliki beberapa meeting yang harus dihadiri. Dia ingin menyelesaikan pekerjaannya dengan cepat dan kembali ke rumah karena hatinya tidak tenang sejak semalam. Dia merasa begitu berat meninggalkan Julia di rumah.


Daniel tengah dalam meeting saat Jefri dengan cepat mendekat ke arahnya dan berbisik sesuatu di telinganya.


"Meeting nya kita lanjutkan nanti." Ucap Daniel secara tiba-tiba.

__ADS_1


Kemudian setelah itu, Daniel dengan cepat berlari keluar dari ruangan meeting. Para eksekutif yang ada di dalam ruangan meeting itu hanya bisa terdiam melihat Daniel yang berlari keluar dengan wajah panik.


Jefri yang begitu hebat dalam hal menyetir, hari ini kembali mengendarai mobil dan pergi dengan kecepatan penuh ke arah rumah sakit.


Saat Daniel tiba di rumah sakit, dia melihat orang tuanya duduk di bangku yang ada di depan ruangan melahirkan. Daniel mengatakan kepada perawat bahwa dia ingin masuk ke dalam menemani Julia. Daniel pun langsung dibawa perawat itu masuk ke dalam ruang persalinan.


"Dokter, aku adalah suami dari Julia." Ucap Daniel saat dokter melihatnya turut masuk ke dalam ruang persalinan.


Setelah beberapa saat berjuang antara hidup dan mati, suara bayi menangis pun terdengar di dalam ruangan itu. Julia pun merasa sangat bahagia. Daniel juga ikut menangis. Dia membungkuk dan mencium Julia.


"Sayang, kau sangat hebat." Ucap Daniel berbisik di telinga Julia.

__ADS_1


Perawat itu tampak membersihkan bayi mereka dan setelah itu membawanya ke arah Julia dan Daniel.


"Selamat Tuan, Nyonya, bayinya perempuan." Ucap perawat itu.


Kemudian setelah itu Daniel meninggalkan ruangan itu mengikuti perawat pergi bersama bayi mereka karena dokter harus melanjutkan proses selanjutnya. Orang tua Daniel begitu bahagia melihat cucu perempuan mereka. Bayi perempuan itu sangat menggemaskan dan mereka memberikannya nama Angela.


Beberapa hari kemudian Julia keluar dari rumah sakit dan membawa bayinya pulang. Justin begitu bahagia memiliki adik baru.


Saat Angela berusia 1 bulan, Daniel membuat sebuah pesta untuk putrinya itu di rumah. Pesta itu hanya dihadiri oleh keluarga dan beberapa teman dekat. Garry datang bersama keluarganya. Joanna juga datang, begitu juga dengan David teman dekat Daniel.


Julia tidak pernah menyangka bahwa Daniel mengundang semua orang, seperti Dilan bersama keluarganya bahkan Erik mantan kekasih Julia yang membuat Daniel selalu cemburu. Wajah Julia begitu bahagia dengan kehadiran semua orang terdekatnya.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2