My Possessive Man

My Possessive Man
Bertemu Julia


__ADS_3

Keesokan harinya....


Saat Daniel tiba di kota x, hari masih sangat pagi. Jadi dia pergi ke hotel bersama asistennya. Dia tinggal di hotelnya sendiri yang ada di kota itu. Jadi dia mengatur beberapa pekerjaan untuk asistennya.


Setelah sarapan, dia mengendarai mobilnya sendiri ke rumah Gary. Tapi saat dia tiba disana, pemilik rumah itu mengatakan bahwa keluarga Gary sudah pindah. Daniel tidak memikirkan hal itu. Dia pun merasa begitu kecewa. Selama ini semuanya adalah kesalahannya sendiri. Dia tidak memeriksa hal itu lebih dulu. Dia kehilangan kontak dengan Gary.


Daniel duduk di dalam mobil dan dia mengeluarkan ponselnya untuk menelpon nomor asistennya.


"Temukan alamat Gary yang baru secepatnya."


Setelah 10 menit, asisten pribadinya meneleponnya lagi dan mengirimkan kepadanya alamat baru Gary. Dia pun mengendarai mobilnya pergi ke alamat baru Gary.


Saat sudah dekat dengan rumah Gary, dia mengendarai mobilnya dengan perlahan. Dia melihat sebuah sosok yang familiar yakni Julia. Dia akhirnya menemukan Julia.

__ADS_1


Julia terlihat jauh lebih cantik, lebih dewasa dan lebih percaya diri sekarang dibandingkan dengan 3 tahun yang lalu. Daniel menghentikan mobilnya dan membuka pintu. Dia ingin turun, namun dia melihat seorang pria berlari ke arah Julia. Pria itu memegang dua botol air. Daniel pun menarik kakinya lagi dan menutup pintu mobil.


'Pria itu, Erik...!' ucap Daniel dalam hati.


Erik memberikan satu botol air kepada Julia kemudian keduanya berjalan ke arah sebuah bangku yang ada di taman. Mereka duduk di sana dan mengobrol. Julia tersenyum dan tertawa saat dia mendengar Erik berbicara. Senyuman itu adalah hal yang sangat dirindukan oleh Daniel selama 3 tahun itu. Senyuman itu adalah miliknya.


Saat Daniel memikirkan tentang hal itu, dia merasa begitu cemburu. Dia mengepalkan tangannya dan dia ingin memukuli pria itu.


Daniel melihat Julia bicara dan tangannya menunjuk ke arah sesuatu, kemudian mereka berdua berdiri dan berjalan bersama. Kadang-kadang Julia tertawa dan Erik mengusap rambut Julia yang ada di wajahnya. Daniel merasakan darah mengalir ke kepalanya. Dia tidak pernah menyangka bahwa dia akan melihat semua ini lagi setelah 3 tahun.


Kemudian Daniel menggelengkan kepalanya.


'Tidak, tidak mungkin. Aku tidak bisa membiarkan mereka bersama. Julia adalah milikku.' ucap Daniel dalam hati.

__ADS_1


Saat mereka tiba di depan sebuah rumah yang besar yang merupakan rumah Gary, Daniel melihat Erik dan Julia berdiri mengobrol beberapa saat. Kemudian Erik memeluk dan mencium kening Julia.


Julia tersenyum dan Erik berjalan menjauh dari sana. Julia pun melambaikan tangannya. Saat Daniel melihat Erik berjalan menjauh, dia menghentikan mobilnya dan keluar. Dia berjalan mendekat ke arah Julia.


Sebelum Julia berjalan masuk ke dalam rumah, Daniel memegang tangan Julia dan menarik Julia ke dalam mobilnya. Kemudian dia langsung mengendarai mobilnya ke hotel. Dia melihat wajah terkejut dan panik Julia saat Julia melihat dirinya. Tapi dia tidak peduli dan dia tidak mau menghentikan mobilnya.


Daniel pergi ke area parkir hotel kemudian menarik Julia keluar dari dalam mobil dan pergi ke arah lift khusus untuk pemimpin hotel. Julia masih terlihat terkejut, tapi dia mencoba untuk melepaskan tangannya.


"Daniel, lepaskan aku. Kemana kau akan membawaku?" Ucap Julia.


"Diam lah!" Teriak Daniel kepada Julia dan menarik Julia masuk ke dalam lift.


Daniel kemudian menekan tombol lift ke arah lantai paling atas. Daniel kembali menatap wajah Julia.

__ADS_1


Julia lantas mundur ke belakang, kemudian Daniel berjalan mendekat ke arahnya memegang dagu Julia dan dia menunduk untuk mencium Julia.


Bersambung....


__ADS_2