My Possessive Man

My Possessive Man
Kondisi Daniel


__ADS_3

Daniel melihat ke bawah dari jendela yang ada di ruangannya. Saat sebuah panggilan masuk ke ponselnya, dia langsung mengangkat panggilan itu.


"Bicara lah." Ucap Daniel.


"Tuan, saya baru saja mendapatkan informasi bahwa 3 tahun yang lalu sebelum Nona Julia pergi, dia bertemu dengan Nona Jessica dan kelihatannya Nona Jessica mengancamnya. Nona Jessica juga memberikan kepada Nona Julia sebuah bukti bahwa dia tengah hamil anak anda."


Pria yang bicara dengan Daniel itu mengatakan bahwa Papa Daniel juga terlibat akan masalah itu. Dia mendukung Jessica.


Daniel merasa sangat marah setelah mendengarkan semua informasi itu. Dia tidak menyangka bahwa papanya juga terlibat dan Jessica membuat semua skema itu. Dia juga menaruh obat di dalam minumannya dan mengambil beberapa foto dari mereka dan mengirimnya kepada Julia.


Selama ini Daniel berpikir bahwa Julia mengkhianati dirinya. Jessica pernah memberikannya sebuah foto yang menunjukkan dimana Julia tengah bersama seorang pemuda dan dia sudah salah paham kepada Julia karena kecemburuannya itu. Dia pun bersumpah akan membuat Jessica membayar semua itu.


Sekarang dia harus segera menemukan Julia dan membawa Julia kembali ke sisinya lebih dulu.


Tangannya masih memegang kalung yang ingin dia berikan untuk Julia 3 tahun yang lalu. Daniel mengendarai mobilnya kembali ke apartemennya.


Saat dia baru saja tiba, ponselnya berdering.


"Di mana?"

__ADS_1


"Baiklah aku akan bertemu dirimu di sana." Ucap Daniel.


Daniel lalu mandi dan mengganti pakaiannya. Setelah itu dia pergi ke sebuah klub.


"Hai Daniel! Apa yang kau lakukan di sini larut malam seperti ini. Kau tidak pernah mau bergabung dengan kami." Ucap David salah seorang teman Daniel.


"Aku sibuk." Balas Daniel yang selalu tampak arogan.


Dia lalu mengambil sebuah gelas lalu menuangkan wine ke dalam gelas itu.


Mata Daniel melihat ke seluruh ruangan itu. Kemudian dia berdiri dan berjalan mendekat ke arah jendela. Dia mengintip ke arah lantai dansa. Dia lalu melihat seseorang kemudian dia berlari turun dengan cepat. Dia mencari wanita yang dia lihat. Saat dia menemukannya dia menarik pundak wanita itu.


"Lia...!" Ucap Daniel.


"Maaf aku pikir kau adalah seseorang yang aku kenal." Ucap Daniel kemudian dia berjalan menjauh kembali ke lantai atas.


Saat dia berlari ke lantai bawah tadi, teman-temannya tampak terkejut dan saat mereka melihat apa yang dilakukan Daniel di lantai bawah, mereka tahu apa yang Daniel cari.


Saat Daniel kembali ke kursinya lagi, teman-temannya terdiam.

__ADS_1


"Daniel, apa masih tidak ada kabar?" Tanya David kepada Daniel.


Dia tahu bagaimana besarnya Daniel mencintai Julia. Daniel hanya mengambil wine dan mulai meminumnya lagi tanpa menjawab pertanyaan David.


Sebuah pesan masuk ke dalam ponsel Daniel.


Daniel pun membaca pesan itu dan seketika wajahnya berubah. Dia langsung menelpon pengirim pesan itu.


"Kau menemukannya di mana?"


"Di sini? Baiklah kerja bagus." Ucap Daniel.


David melihat wajah Daniel dan bertanya padanya.


"Apa itu Julia?"


"Hmmmm... selama ini dia berada di LA dan sekarang dia sudah kembali ke kota ini. Aku harus kembali lebih awal. Aku harus pergi ke sana. Aku tidak mau kehilangan dia lagi." Ucap Daniel kemudian dia berjalan keluar dari dalam klub.


Dia menelepon asistennya untuk mengatur sebuah jet pribadi untuknya. Dia kehilangan kontak dengan Gary sejak 2 tahun yang lalu. Tapi dia masih mengingat alamat Gary.

__ADS_1


Saat dia pikir bahwa dia bisa bertemu dengan Julia secepatnya, dia tersenyum bahagia. Dia sudah menunggu dalam waktu yang sangat lama, yakni 3 tahun dan akhirnya dia bisa bertemu dengan Julia lagi.


Bersambung...


__ADS_2