My Possessive Man

My Possessive Man
Memaafkan


__ADS_3

"Apa kau benar-benar mencintai Daniel? Apakah kau pernah berpikir tentang hal itu? Apakah itu memang cinta atau hanya sebuah obsesi semata? Aku tidak datang kemari untuk memamerkan sesuatu kepadamu atau mengejek mu. Aku hanya datang untuk mengatakan bahwa kita berdua sudah kalah dan juga menang. Tidak ada apapun yang perlu kita ributkan tentang apapun itu dan aku sudah memaafkan mu." Ucap Julia panjang lebar.


Jessica terdiam dan air mata jatuh ke pipinya. Dia melihat ke bawah.


"Aku minta maaf Julia." Ucap Jessica.


Julia juga tampak menangis. Dia lalu mengusap air matanya.


"Aku sudah memaafkan mu. Hiduplah dengan baik setelah ini, demi dirimu dan juga orang tuamu. Mereka sangat menyayangimu. Aku akan mencoba untuk membantumu." Ucap Julia.


Setelah itu, Julia berdiri dan berjalan keluar. Jessica pun memanggilnya.


"Julia, aku minta maaf. Aku benar-benar minta maaf. Aku tahu aku sudah melakukan banyak kesalahan kepadamu dan aku juga ingin berterima kasih kepadamu." Ucap Jessica.

__ADS_1


Kemudian Jessica melihat ke arah Daniel.


"Daniel maafkan aku. Tolong jangan lakukan sesuatu kepada orang tuaku dan adikku. Aku tahu aku berhutang banyak kepadamu. Aku akan membayarnya. Aku sudah menerima hukumanku." Ucap Jessica lagi.


Melihat penyesalan dimata Jessica, Daniel hanya menganggukkan kepalanya.


"Jaga dirimu sendiri. Jangan membuat orang tuamu khawatir." Ucap Daniel.


Kemudian setelah itu, Daniel pun keluar bersama dengan Julia. Setelah kepergian mereka berdua, Jessica menangis sepanjang malam di balik jeruji besi.


"Istriku yang cantik. Kau memang sangat baik. Aku sangat bangga kepadamu." Ucap Daniel.


Setelah itu, Daniel membawa Julia kembali ke rumah orang tuanya.

__ADS_1


Setelah mendengarkan apa yang terjadi, Mama dan Papa Daniel merasa bangga kepada Julia. Sejak lama mereka memiliki hubungan yang baik dengan orang tua Jessica.


Orang tua Jessica datang beberapa kali untuk memohon kepada mereka berdua untuk membantu Jessica agar tak diberikan hukuman berat akan kesalahan yang sudah dia lakukan. Tapi orang tua Daniel tidak tahu apa yang harus mereka lakukan. Namun sekarang setelah mendengarkan bahwa Julia memaafkan Jessica, mereka berdua merasa lega karena selama ini mereka juga merasa bersalah dan ikut bertanggung jawab dengan apa yang terjadi.


Jika bukan karena perjodohan yang mereka lakukan untuk Daniel dan Jessica, maka Jessica tidak akan bersikap seperti itu. Tapi sekarang semuanya sudah berakhir. Mereka jadi semakin menyayangi Julia.


Beberapa bulan kemudian...


Semuanya berjalan dengan baik. Sekarang Julia tengah hamil anak kedua. Setelah memutuskan untuk meninggalkan rumah orang tuanya, Daniel membawa Julia kembali ke villa miliknya untuk hidup bertiga bersama Justin anak mereka dan calon anak kedua mereka.


Hari demi hari berlalu dengan indah. Julia merasa luka di dalam hatinya pergi setelah dia bertemu dengan Jessica, sekarang dia merasa begitu bahagia.


Perut Julia semakin besar dan hal itu membuat Daniel menjadi semakin cemas. Daniel mulai menghabiskan sedikit waktu di perusahaan dan menghabiskan banyak waktunya di rumah menemani Julia. Jika dia sedang tidak sibuk, dia akan menemani Julia sekedar berjalan di taman rumah. Dia juga menemani Justin bermain bola. Tentu saja Justin menjadi begitu bahagia memiliki sosok seorang Papa yang selama ini diimpikannya.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2