My Psycho Girl

My Psycho Girl
Catatan~Broken home


__ADS_3

Catatan diary tahun 2017


Kakaknya yang bernama Dewi, terkenal sebagai bunga desa yang cantik dan juga pemberani tidak takut akan apapun, selalu yakin dalam pilihannya dan berani menanggung resiko apapun walaupun akan sangat berbahaya untuknya.


Ibunya pergi ke luar negri untuk bekerja, dan waktu itu Elisa ditinggalkan ibunya waktu berusia 7 bulan. 2 tahun berlalu tapi tak ada kabar dari ibunnya, ayahnya juga pergi ke luar kota untuk bekerja tapi siapa sangka setelah 5 tahun berlalu ayahnya malah menikah dengan wanita lain.


Dewi yang dulu terkenal akan keanggunan dan reputasinya yang baik malah ia hancurkan sendiri dengan pergaulan bebas, minum-minuman keras, pulang larut malam bahkan tidak pulang, bolos sekolah, dll.


Didalam hatinya "Kenapa begini? Kenapa harus aku? Kenapa keluarga ku seperti ini!?"

__ADS_1


Dari pergaulan itu Dewi mengenal seorang pria yang baik hati, tampan, tapi juga mempunyai kebiasaan minum-minuman keras dan pada akhirnya merekapun berpacaran.


Entah apakah ini yang disebut pasangan yang serasi atau bukan mereka selalu bersama kapan pun itu dan dimanapun, hingga mereka berdua membuat janji didepan Masjid Agung di kota O, janji itu adalah siapapun yang mengingkari janji selingkuh ataupun putus hubungan, maka akan mendapatkan penyakit yang susah untuk disembuhkan.


2 tahun berlalu dan pada akhirnya mereka pun menikah beberapa hari sebelum acara pernikahan dimulai Dewi mengundang ayahnya untuk pulang sebagai walinya.


Pada waktu itu Elisa yang masih berumur 9 tahun menangis dikamar sendirian sambil berkata "Ibu dimanakah kamu? Kenapa tidak pulang? Aku merindukanmu! Lihatlah ayahku direbut orang lain bahkan aku dilarang untuk menyentuhnya! Kamu dimana bu? Masih ingat dengan sayakah? Dari saya lahir sampai saat ini saya belum pernah melihat wajahmu! Saya hanya rindu Apakah ini salah?". Elisa pun tertidur dengan pipi yang masih basah oleh air mata.


Pada hari pernikahan Dewi, Elisa sangat bahagia melihat kakak tercintanya akhirnya bisa menikah dengan orang yang dicintainnya, pernikahan yang sangat sederhana karna memang Dewi bukan anak orang kaya hanya orang biasa yang mempunyai banyak kekurangan.

__ADS_1


Elisa dan Sasa pacar Pradana sebagai pengiring pengantin wanita sedangkan Pradana sebagai fotografer dalam acara pernikahan, tamu pun banyak yang berdatangan.


Pada malam hari kedua pengantin pun dibawa ke rumah mempelai pria sebagai tanda penyerahan mempelai wanita kepada mempelai pria, pada waktu itu tiba tiba Elisa sakit panas melihat kakaknya yang sangat disayanginya akan meninggalkannya dalam waktu lama dan jarang bisa bertemu, tapi Elisa memilih diam karna dia tidak mau mengganggu acara yang sangat membahagiakan untuk kakaknya itu.


Akhirnya keluarga mempelai perempuan pun pulang kembali kerumah.


Keesok harinya seperti biasa Caca selalu mengganggu Elisa hingga Elisa marah besar dan berpikir "Bila saya tidak boleh menyentuh ayah saya sendiri maka jangan harap bisa menyentuh baran-barangku!"


Waktu Caca ingin mengambil boneka milik Elisa dan masuk diam-diam kedalam kamar Elisa, Elisa sudah bersiap siap menakut nakuti Caca dengan rambut Elisa yang menutupi wajah ditambah dengan baju warna putih Caca yang masuk ke kamar Elisa kaget dan lari ketakutan. Elisa yang melihat ekspresi Caca menahan tayangan, lalu senyuman ya berubah dengan sebelah ujung bibir nya terangkat "Makanya jangan pernah main-main dengan ku!" ucap El dalam hati sambil merapikan rambutnya.

__ADS_1


__ADS_2