
"Kau beli apa saja tadi, sampai bisa sebanyak ini?" tanya Zack yang tidak habis fikir dengan El, El yang mengingat-ingat sambil memakan es krim ditangannya "Ngak tau, asal ambil aja" ucap El yang santai tanpa merasa bersalah. Sedangkan Zack hanya tersenyum masam menanggapi perkataan Elisa.
El yang dari tadi sibuk dengan es krimnya, tiba-tiba melirik ke arah Zack yang memakan es krim "Zack?" tegur El "Hm?" Zack pun mengalihkan pandangannya ke arah El, tiba-tiba El mendekatinya dan memakan es krim milik Zack. Zack tertegun dengan sikap El "Hmmm enak juga, (sambil menjilat es krim yang berada di sekitar bibirnya) apa namanya?" tanya El yang merasa tidak bersalah, Zack masih terkejut dan hanya diam.
"Zack?? Hallo?!!" ucap El sambil melambaikan tangan di depan wajah Zack "Ehhh eee ChokoSweet" ucap Zack yang tersadar "Oke aku beli dulu" ucap El yang beranjak dari kursi dan pergi ke dalam toko tadi.
__ADS_1
Sementara itu Zack yang mencoba berfikir keras "Tadi apa? El tadi makan bekasku? Ngak jijik? Tapi kalau di film-film namanyaaaa... Ciuman tidak langsung?" boom! Seketika wajah Zack memerah, ia langsung menutup hidung dan mulutnya.
El yang sedang mencari es krim tadi tanpa sengaja pandangannya melihat keluar jendela kaca toko, terlihat Zack yang sedang di kerumuni kaum hawa "Sekeren dan setampan itukah bodyguard ku?" ucapnya dalam hati, lalu membayar es krim yang diambilnya.
Ketika keluar El dihadang dengan beberapa laki-laki "Maaf boleh kenalan?"/" Boleh minta nomer telfonnya?" ucap beberapa laki-laki itu, El hanya tersenyum manis "Maaf, tapi saya sudah ditunggu" ucapnya sambil menunjuk ke arah kerumunan.
__ADS_1
Tiba-tiba "Maaf nona-nona dia milikku" ucap El yang merangkul Zack dari belakang yang tengah duduk dari tadi, Zack kaget dan langsung menoleh kebelakang dengan kepala terangkat "Ayo Zack!" ajak El sambil menarik Zack "Eh sebentar belanjaannya" ucap Zack yang berhenti lalu mengambil barang belanjaan tadi, kemudian berlari menuju El.
"Waah sayang banget udah ada yang punya"/ "Yang cewe bule ya?"/" Kayaknya si cewek blasteran deh"/ "Padahal mau pengang bentar, eh yang punya dateng"/" Kalah saing daah!!"
Didalam mobil, Zack hanya diam karena malu ingin berkata apa. Sedangkan El masih mengingat kejadian tadi "Apakah aku salah bawa Zack? Apa dia terlalu men color? Iya sih, kalau di pikir-pikir Zack terlalu mencolok. Yaaa mau bagaimana lagi, konsekuensi bawa bule ke Indo ya gini. Ternyata wanita lebih ganas dari pada laki-laki. Buktinya tadi, wanita terlalu blak-blakkan sedangkan laki-laki masih bisa mengontrol diri." ucap El dalam hati
__ADS_1
"Zack! Kita beli martabak dulu ya, baru nanti pulang ke apartemen" perintah El "Ba baik" jawab Zack gerogi. Mendengar jawaban Zack, El agak binggung "Dia kenapa? Apa takut gara-gara dikrumunin cewek? Atauuu..." El pun mendekati Zack lalu memegang menempelkan telapak tangannya di dahi Zack.
Seketika wajah Zack memerah "Kamu ngak panas, tapi kenapa wajahmu merah?" tanya El yang binggung "Apa, gara-gara kepanasan diluar?" tanya El lagi "Iya, diluar panas banget" jawab Zack yang menahan dan agar El tidak curiga dengan sikap maupun wajahnya.