Nafsu Remaja

Nafsu Remaja
Ari si Preman


__ADS_3

Hari Senin pun tiba, seperti biasa Naella berangkat sekolah dengan Thomas naik Bus. Mereka bergandengan tangan sampai kesekolah.


Tak sengaja mereka berpapasan dengan Nadia dan Sonya.


Naella segera melepas tangannya setelah melihat Nadia.


Thomas sempat melirik ke Naella tetapi tidak bertanya.


"Nad kamu berangkat sekolah? Apa tidak sebaiknya istirahat dulu? " tanya Thomas khawatir


" Aku baik-baik saja kok! " seru Nadia


Dipipi Nadia masih ada sedikit bekas tapi tidak terlalu terlihat.


Tiba-tiba Nadia menyodorkan tangannya ke Naella mengajak bersalaman.


Naella ragu-ragu membalas salaman Nadia. Kenapa tiba-tiba Nadia mengajaknya bersalaman.


" Tolong maafin aku dan teman-teman ku dulu ya! " seru Nadia sambil senyum


Naella tidak menyangka Nadia bakalan meminta maaf padanya.


" ada masalah apa? " tanya Thomas penasaran


" Ada masalah sedikit dulu sama Naella, dan aku belum sempat meminta maaf " jelas Nadia


" Ya sudah aku duluan ya! " seru Nadia lalu pergi diikuti Sonya


Thomas melirik Naella bertanya-tanya.


" Ada masalah apa sih? "


" gak ada apa-apa kok!" seru Naella


Naella masih tidak percaya, kenapa tiba-tiba Nadia meminta maaf.


Dibalik itu Sonya melihat Nadia yang tampak berkaca-kaca. Entah apa yang dipikirkan Nadia. Sonya juga kaget karena tiba-tiba, Nadia meminta maaf pada Naella


*.*


Saat berjalan menuju kekelas tidak sengaja Nadia juga bertemu dengan Ari dan kawan - kawannya.


Nadia tampak ketakutan, melihat itu Sonya langsung menghadang didepan Nadia.


"Nadia kamu baik-baik saja? " tanya Ari yang membuat Nadia ngeri


" Jangan ganggu Nadia! " Seru Sonya keras


" kenapa? Aku cuma bertanya keadaan Nadia?" seru Ari berusaha untuk mendekati Nadia, tetapi Sonya berusaha menghadang Ari.


"Ari ayo pergi ada guru! " ajak temannya


Tampak seorang guru terlihat dari kejauhan.


Lalu Ari dan kawan-kawannya pun pergi.


Sonyapun lega.


Nadia masih ketakutan dibelakang Sonya.


Sonya segera memeluk Nadia.

__ADS_1


" tenang Nadia, dia sudah pergi! "


Nadia masih trauma mengingat kejadian kemarin malam.


Lalu 3 teman ganknya Nadia menghampiri.


" Hay Nad? Ada masalah apa dengan Ari? " tanya mereka


Sedari tadi mereka sudah memperhatikan dari jauh


" tidak ada apa-apa! " jawab Sonya


" Nad sepertinya kamu tidak baik-baik saja? Apa Ari menganggumu? "


" lagian kenapa sih kamu malah dekat-dekat dengan Ari? "


Tanya mereka tanpa henti, tetapi Nadia tidak bisa menjawab. Dia hanya berdiri dibelakang Sonya.


" Tunggu... Kok pipimu kayak membiru nad? " tanya salah seorang dari mereka dan akhirnya mereka memerhatikan pipi Nadia


" wah iya bener! "


" apa ini perbuatan Ari? "


" hey sudahlah" seru Sonya menyuruh teman-temannya untuk diam


"Cerita sama kita apa yang terjadi? " minta mereka


"aku mau kekelas!" Seru Nadia lalu berjalan pergi


Sonya akan mengikuti Nadia, tapi segera dicegah ketiga temannya.


"Sonya cerita in dulu ada apa sebenarnya? "


" loh kenapa, kita kan teman satu gank, kalau ada masalah, kita harus saling terbuka! "


" Tidak semua harus dikasih tahu, setiap orang juga butuh privasi! " seru Sonya lalu Pergi


" aku yakin pasti Ari sudah memukul Nadia! " kata mereka menyimpulkan walaupun tidak tahu apa masalahnya.


*. *


Dikelas Thomas mendapatkan SMS dari Ari. Dia langsung mengepalkan tangannya.


*. *


Sudah waktunya pulang sekolah..


Thomas berjalan kesebuah gank sempit yang sepi, jarang ada orang yang lewat disana.


Disana sudah ada Ari yang menunggu.


Thomas mengepalkan tangan nya kesal, sebenarnya mau apa sih ini orang.


Ari tersenyum licik


"wah hebat ya kamu bisa masuk kesana? Tidak mungkin kalau kamu pelanggan VIP kan? " seru Ari sombong


" Itu bukan urusanmu! "


" Apa kamu masuk kesana karena Nadia? "

__ADS_1


Thomas menatap Ari dengan tajam tanpa menjawab pertanyaan Ari.


" sebenarnya kamu pilih Naella atau Nadia? Kenapa kamu masih mengganggu aku sama Nadia? " tanya Ari


Thomas langsung meraih kerah Ari.


" Kalau kamu berani menyakiti Nadia, kamu akan berurusan sama aku! " ancam Thomas


Ari tersenyum licik. Walaupun mukanya masih luka bekas dipukuli Thomas kemarin. Tetapi Ari sudah memancing Thomas untuk minta dipukuli lagi.


" Apa mau mukamu kubikin tambah rusak? " ancam Thomas marah


" Coba saja! " seru Ari yang membuat Thomas akan memukulnya


Tapi tiba-tiba...


" brakkkkk.... "


Thomas terjatuh kejalan, ada yang memukul dengan balok dari belakang. Thomas masih sadar dan berusaha bangkit.


Lalu Ari memukul Thomas dengan keras.


" Ini balasanku kemarin" seru Ari marah


Lalu Thomas dipukuli Ari dengan teman-temannya sampai babak belur. Berkali-kali Thomas melawan. Tetap selalu jatuh dipukul. Thomas dipegangi dua orang teman Ari, dan Ari segera meninju Thomas dengan kuat. Akhirnya setelah melihat Thomas yang sudah lemas. Mereka meninggalkan Thomas sendirian disana. Thomas terkapar dijalan tidak bisa bergerak. Badannya terasa sakit. Ponselnya terus-menerus berdering tetapi tidak bisa mengangkatnya. Apa mungkin tangannya patah?


Dia ingin teriak meminta tolong tetapi tidak sangup bebicara. Dia hanya bisa berucap sangat lirih. Dan akhirnya kesadarannya hilang...


*. *


Naella pulang terakhir karena harus membantu Ketua kelas mengembalikan buku paket. Naella adalah wakil ketua kelas, sehingga Dia dan ketua kelas harus bertanggung jawab saat meminjam buku diperpustakaan untuk belajar.


Setelah semuanya beres Diapun beranjak pulang. Sekolah sudah terlihat sepi.


Naella teringat Thomas dan segera membuka Ponselnya, dia mendapatkan pesan dari Thomas.


💌Nae kamu duluan ke halte, nanti aku nyusul


Apa mungkin Thomas masih disekolah, tetapi Naella berjalan saja menuju kehalte seperti yang Thomas minta.


Naella berjalan menuju Halte sambil berusaha menelepon Thomas.


Sayup-sayup Dia mendengar nada dering seperti nada dering milik Thomas.


Thomas tidak mengangkat telepon nya, lalu Naella meneleponnya lagi. Dan suara nada dering ponsek itu terdengar lagi, walaupun tidak terlalu jelas.


Naella mencari-cari sumber suaranya, setelah sampai disebuah gang sempit, suara nada itu semakin jelas.


Naella ragu-ragu untuk masuk, karena gank itu tidak pernah ada yang melewati. Tapi Nada dering itu terdengar semakin jelas dan sangat mirip dengan nada dering ponsel Thomas. Tetapi ngapain Thomas didalam gank ini. Dengan mengumpulkan keberanian Naella pun masuk, dia berjalan sedikit kedalam gank. Gank yang sangat kotor penuh dengan lumut.


Setelah berjalan cukup jauh kedalam gank, Dia kaget melihat orang yang terkapar disana.


Dia adalah...


"Kak Thomas.... "


Teriak Naell tidak percaya.


Naella segera menghampiri Thomas, tetapi Thomas tidak bergerak. Darah tampak keluar dari hidung dan kepalanya. Naella menangis melihat keadaan Thomas, kenapa tiba-tiba Thomas bisa seperti ini. Dia berteriak minta tolong tetapi tidak mungkin ada yang mendengar. Naella takut terjadi sesuatu pada Thomas.


Naella sangat ketakutan, dan dia harus segera menolong Thomas . Dengan tangannya yang bergetar Dia pun menelepon Ambulans.

__ADS_1


"Tolong... Ada orang terluka disini! " Seru Naella bergetar dibalik Ponselnya.


__ADS_2