
Seperti hari-hari biyasanya Puspa berangkat sekolah naik motor berboncengan dengan Bobi. Saat sampai diparkiran Sekolah, tak disangka disana juga ada Elo (Teman akrab Thomas) yang juga baru saja memarkirkan motornya.
"Hai Kak Selamat Pagi!" Sapa Puspa ramah
Elo tampak grogi dengan perlakuan Puspa yang tiba-tiba menyapanya.
"Ehh hai..Kalian baru berangkat juga?" tanya Elo sambil melirik kearah Puspa dan Bobi.
Elo melihat Bobi tampak menatapnya sinis entah kenapa.
"Kak udah sarapan?" tanya Puspa lagi
"iya udah tadi dirumah!" jawab Elo
Tiba-tiba Bobi mendekati Puspa dan segera merangkul Puspa mengajaknya pergi.
"Ehh Puspa, ayo buruan kekelas" Seru Bobi
Tetapi Puspa malah melepaskan rangkulan Bobi.
"ya elah biyasanya juga , kamu jalan duluan"
"Ehh.. gak inget tadi kata mama, aku harus mastiin kamu sampai kekelas dengan selamat!" Seru Bobi sambil merangkul dan menarik Puspa mengajaknya pergi.
"ihhh... kapan Mamaku bilang begitu sih, Kak Elo nanti istirahat makan bareng lagi ya, aku bawa sesuatu yang sepesial!" Seru Puspa sambil teriak-teriak disela-sela rangkulan Bobi yang membawanya pergi.
Di halaman sekolah, Naella dan Thomas melihat Puspa yang dirangkul Bobi sambil berjalan cepat-cepat. Dan tak jauh dari mereka , dibelakangnya disusul dengan Elo berjalan kearah yang sama.
"Ada apa dengan mereka?" Tanya Thomas sambil menunjuk kearah Puspa dan Bobi
Tampak sangat jepas Elo berjalan mengikuti Puspa dan Bobi, sambil melihatnya dengan tatapan tajam.
"Entahlah... Gak biyasanya mereka kayak gitu!" jawab Naella merasa aneh juga dengan tingkah Bobi dan Puspa
Lalu Thomas memanggil Elo.
"Elo..."
Elo melirik kearah Thomas dan segera menghampirinya.
"Ehh.. ngapain Kamu berjalan dibelakang mereka sambil ngeliatin begitu?" Tanya Thomas
"gak tadi kebetulan ketemu diparkiran!" jawab Elo.
Karena belokan menuju kekelas mereka berbeda , Naella pun memohon ijin untuk pergi duluan.
"Kak Thom, Kak Elo, aku kekelas duluan ya!" Seru Naella
"Iya semangat ya belajarnya sayang" Seru Thomas sampai mau memeluk Naella tapi segera ditarik Elo.
__ADS_1
"Ehh ngapain sihh, Disekolah nih, jangan pacaran mulu!" Seru Elo kesal
"Ahh iri aja kamu!"
Naella tersenyum lucu melihat tingkah Thomas dan Elo. Dia pun melambaikan tangan ke Thomas dan segera pergi.
Elo melihat tangan Thomas yang sudah dilepas gipsnya.
"Tanganmu sudah sembuh Thom?"
"Belum, masih nyeri kalo buat nulis dan lainnya, tapi dah diterapi terus sih, lumayan ada perkembangan!" jelas Thomas
"Syukur deh, soalnya aku capek disuruh-suruh terus!" Gerutu Elo sambil berjalan pergi
"Yeee... kamu gak ikhlas banget bantu temen sendiri" Teriak Thomas sambil mengejar Elo
*.*
Bel istirahat sudah berbunyi...
Naella Dkk seperti biasa sudah berbaris untuk mengambil makan siang dikantin.
Puspa sudah lebih dulu mengambil makanan disusul Bobi dan Elo. Mereka akan segera dudu dikursi. Kalau biyasanya Puspa duduk ditengah-tengah antara Bobi dan Elo. Tiba-tiba saja Puspa digeser dan duduk dipaling pinggir, disebelah Bobi, sedangkan disebelah Bobi baru ada Elo.
"Bob kamu sini ahh..." Bisik Puspa
"Udah duduk situ aja sih, udah PW nih" seru Bobi sambil melirik sinis kearah Elo.
Bobi memiliki Badan tinggi besar, sedangkan Elo berbadan kurus dan sedikit lebih pendek dari Bobi. Jadi bisa dibayangkan betapa sangarnya Bobi.
Puspa membuka Bekal makanannya. Ada daging asap dan telur dadar.
"Wahhh ada acara apa nih Pus?" Tanya Vivi takjub melihat lauk bekal Puspa yang dibawanya.
"Engak lagi pengen makan daging aja, abis dikantin gak pernah makan daging!" Seru Puspa.
"Kayaknya enak nih!" Seru Bobi sambil tersenyum kearah Puspa, tapi dibalas Puspa dengan muka cemberut seolah-olah mengatakan jangan ambil.
"Kak Elo , Harus nyobain ya!" Seru Puspa dengan ramah
Puspa meletakan Bekalnya ditengah-tengah untuk memudahkan teman-temannya mengambil.
Bobi segera mengambilnya, dan merasakannya.
"eeemmmm...Enak!" Seru Bobi sambil tersenyum kearah Puspa, tapi Puspa yang tadinya tampak tersenyum kearah Elo langsung cemberut saat melihat Bobi.
"Hemmm pemandangan apa ini!" Seru Vivi tampak kesal melihat kearah Puspa, Elo dan Bobi yang tampak ribut. Dia juga kesal melihat Naella yang masih menyuapi Thomas.
Vivi, Romi, Naella dan Thomas duduk dikursi yang sama yang berhadapan dengan Puspa ,Bobi dan Elo.
__ADS_1
Tiba-tiba Romi menaruh kuning telur ketempat makan Vivi.
"Kamu suka kan!" Seru Romi sambil senyum
Vivi tampak sedikit takjub dengan perlakuan Romi yang selalu diam ini. Tiba-tiba saja Romi menaruh kuning telur dinasinya.
"Puspa... Dagingnya enak banget" Seru Elo tiba-tiba membuka suara
Mendengar ucapan Elo, Bobi langsung menatap Elo dengan tajam. Seolah-olah sedang menakuti Elo.
"Wah makasih ya Kak Elo!" Seru Puspa sambil senyum.
Bobi melirik ke Puspa tampak kesal.
"Kalau sama aku jutek banget, kalo sama dia ramah banget!" Gerutu Bobi kesal
"Gak Penting" Bisik Puspa sinis
" Puspa kamu cocok banget jadi Chef!" Seru Thomas mencairkan suasana
"Chef!" Seru Puspa cekikikan
"Iya telur dadarmu, Terus daging panggang ini semuanya enak !" Seru Elo sambil melirik kearah Bobi dan lagi-lagi Bobi menatap Elo dengan tajam.
"Ahh mana ada Chef yang hanya pandai membuat telur dadar !" Seru Puspa malu-malu
"Ikut Les memasak aja Pus!" Seru Thomas memberi ide
"Iya ini juga lagi nyari tempat les yang bagus kok!"
"Wah kalo gitu aku sering-mering ahh main ketempatmu! Biyar dimasakin terus" Seru Vivi bercanda
"Ye maumu...!" Seru Puspa sambil tertawa
"Nasi goreng buatan Puspa juga enak, Aku sering loh sarapan pagi dirumah Puspa!" Seru Bobi lantang sambil melirik kearah Elo, Seolah-olah Bobi memberi tahu ke Elo kalau Dia lebih banyak merasakan masakan Puspa dibandingkan Elo.
"Nasi goreng? itu kan bikinan Bibik!" Seru Puspa yang langsung membuat Bobi down.
Yang lainnya pun tertawa terbahak-bahak mendengar penjelasan Puspa.
"ahh tapi pernahkan Kamu masakin nasi goreng!" Seru Bobi masih berusaha mencari pembenaran
"Gak pernah Bobi, aku aja kalau bangun tidur kesiangan terus kok, boro-boro mo masak nasi goreng, gak sempetlah!" Seru Puspa yang langsung membuat Bobi semakin malu.
Sedangkan Elo yang duduk disebelahnya masih tampak tertawa cekikikan karena merasa puas dengan Bobi yang dipermalukan.
"Ahh Mungkin dirumah Puspa banyak Chef disana, jadi semuanya pandai memasak" Seru Bobi masih berusaha menutupi malunya.
"Ya kalian tahu sendiri lah, Keluargaku memang usahanya dikuliner, jadi mungkin ada bakat disananya, suatu saat aku juga pengen buka usaha lestoran kayak orang tuaku!" seru Puspa bercerita
__ADS_1
"Wah keren Puspa, lain kali boleh lah kita ngumpul di lestoran milik Puspa!" Ajak Elo
Puspa pun mengiyakan tanda setuju.