
Jam baru menunjukkan pukul 8 malam. Naella lagi asik memainkan ponselnya, sampai tiba-tiba ada Whatsupp masuk dengan nomer baru.
"Nomer siapa ini? Gak ada fotonya lagi! "
" Selamat malam Naella, udah tidur belum? "
Karena nomer baru dan gak jelas, Naella pun tidak membalas pesannya.
"* Sepertinya kamu sudah tidur, mimpi indah Naella"
*. *
Naella* baru masuk kekelasnya, karena kepagian, kelas masih belum ada orang.
Naella mengeluarkan buku nya dan akan ditaro kelaci, tapi ada sesuatu didalam lacinya. Setangkai bunga mawar merah! Punya siapa?
Kelas masih kosong, dia jadi bingung harus bertanya pada siapa. Tak lama ketua kelas masuk kekelas diikuti beberapa temannya.
"Nae kemarin kamu parah banget sih ninggalin aku gak bilang - bilang"
"Duh maaf Rif, kemarin ada urusan mendadak! " Seru Naella pada ketua kelas
Ketua kelas terlihat kesal dimata Naella, tapi pantas juga sih dia kesal.
Ada Whatsupp lagi dari nomer baru
" *Selamat pagi Naella, semangat ya pagi ini! "
*" Nomer siapa sih ini sebenarnya "
" emm arif, apa semua teman kelas kita udah dimasukin kegrub kelas kita? "
Arif melirik kearah Naella dengan malas.
" Udah, kenapa? "
" ahh berarti bukan dari kelas ini" batin Naella
Lalu ada Whatsupp masuk dari nomer itu lagi.
"*Naella udah sarapan belum? Sarapan bareng yuk"
*"duh siapa sih ini"
Akhirnya Naella pun membalas pesan nya karena penasaran juga.
"*siapa ya? "
" Ini aku"
"gak usah maen-maen deh"
"bisa galak juga kalau dichat"
"siapa sih? "
" kalau penasaran nanti ketemuan di taman belakang sekolah *"
__ADS_1
Setelah membaca taman belakang sekolah, Naella langsung menyimpulkan kalau ini adalah genk nya Nadia.
" kenapa mereka gangguin aku terus sih "
*. *
Sudah waktunya pulang sekolah, dan Naella memutuskan untuk tidak ketaman belakang sekolah. Dia juga sudah berusaha menghindari bertemu dengan Nadia and the genk. Naella buru-buru menuju ke halte bus yang tidak jauh dari sekolahnya.
Naella duduk dikursi tengah-tengah, bus tidak terlalu penuh karena banyak siswa yang mengikuti estrakulikuler mungkin.
Lalu ponsel Naella berbunyi lagi. Pesan dari nomer baru lagi.
"Naella, kenapa kamu malah pulang, bukan nya ketaman belakang sekolah? "
Naella sengaja mengabaikan pesannya.
" Nae.. Pergi makan yuk aku lapar! "
" Siapa sih ganggu banget! " seru Naella agak keras yang membuat penumpang lain menengok kearah Naella.
" emmm.. Maaf... "
" Nae, kenapa sih mengabaikan aku terus?" Seru seseorang yang tiba-tiba sudah berdiri disamping Naella
"Kak Thomas "
Thomas tersenyum kearah Naella. Dan menghentikan bisnya.
Dia segera menarik tangan Naella untuk turun dari bis.
" Kak aku gak berhenti disini "
*.*
Naella ternyata diajak ketaman kota. Naella benar-benar merasa tidak enak karena tiba-tiba diajak pergi dengan Thomas.
"Emm maaf kak, kenapa tiba-tiba mengajak aku pergi? "
" kamu kenapa mengabaikan aku terus? "
" mengabaikan? "
Thomas lalu mengambil ponselnya dan segera menelepon Naella.
" Ternyata nomer baru itu punya Kak Thomas"
"sudah tau kan sekarang? "
" kok kak Thomas bisa tau nomer ku? "
" aku nyuri dari ponselmu kemarin "
Naella benar-benar tidak percaya, untuk apa Thomas mencuri nomer nya. Ponsel Naella memang tidak terkunci, jadi orang lain mudah mengakses ponselnya.
" untuk apa kakak mencuri nomerku, ini privasi orang lain "
" ya aku gak ada maksud apa apa kok, aku cuma mencuri nomermu saja, biar aku bisa deket aja sama kamu! "
__ADS_1
Naella benar-benar tercengang dengan alasan Thomas. Cowok paling populer di sekolah, tiba-tiba bilang pengen deket dengan dirinya.
" Kita pacaran yuk Nae! " seru Thomas tiba-tiba
Bagai petir disiang bolong, tentu Naella benar-benar kaget dengan ucapan Thomas tiba-tiba. Dia kenapa sih, apa dia sakit.
" Nae jawab dong, mau gak jadi pacar aku? "
Tanya Thomas lagi, kali ini sambil memegang tangan Naella. Spontan Naella berusaha melepas tangan Thomas.
" em kak, maksudnya apa ya? "
" ayo kita pacaran nae"
"kak gak salah? "
Naella berkeliling melihat dan mencari-cari siapa tahu kalau ini hanya prank.
" aku suka sama kamu dari pertama kali lihat kamu "
" duh pasti aku mimpi" seru Naella sambil menampar pipinya berulang kali.
Thomas segera menghentikan Naella. Dia memegang kepala Naella dan mencium bibir Naella. Naella kaget, ini pertama kalinya dia berciuman. Bibir Thomas sangat lembut dan hangat, Naella menutup mata nya. Membiarkan Thomas melumat bibir Naella dengan lembut. Entah setan apa yang merasuki diri Naella, tapi dia benar-benar sangat menikmati sensasi lumatan bibir Thomas. Aku ingin memberontak tapi ini sungguh nikmat. Apa mungkin karena Naella juga naksir Thomas, sehingga Dia membiarkan ciuman ini.
Thomas menghentikan ciuman nya yang sudah berlangsung beberapa detik. Thomas tersenyum pada Naella sambil mengusap kepala Naella.
"Kamu maukan jadi pacar aku? "
Naella mengganguk begitu saja. Ya entah ini cinta atau nafsu. Yang jelas, Naella sudah menyukai Thomas.
Thomas memeluk Naella erat-erat. Gadis cantik yang disayanginya. Mungkin pertemuan cukup singkat, tapi entah mengapa Dia sangat yakin mencintai Naella.
"Nae sekarang kamu adalah pacar aku, jadi kamu gak boleh chatan lagi sama cowok lain "
Naella mengangguk malu-malu.
" Tapi nanti kalau disekolah gimana? " tanya Naella
" ya kita terus pacaran lah"
"ahh nanti pada tahu, aku gak nyaman kak"
"kok gak nyaman, cewek lain aja pada berharap aku pacarin"
"kita sembunyi in dulu ya kak hubungan kita "
"loh kok gitu?"
Naella jadi teringat dengan Nadia kemarin.
"ya udah kalo kamu pengen pacaran diem-diem, tapi kamu harus nurut tiap aku ajak ketemuan di sekolah "
" Lah tapi...! "
" kita diem-diem ketemuan disekolah, jangan sampai orang lain tau, tapi kalo orang lain tau aku sih seneng aja, biar gak ada cowok yang berani deketin kamu "
" iya aku akan diem-diem nemuin kakak"
__ADS_1
Dan akhirnya mereka berdua pun pacaran.