
Hari ini Naella tidak lagi bekerja dirumah Thomas karena Ibunya sudah sehat. Tetapi hari ini Naella ada acara jalan-jalan dengan Puspa dan Bobi. Karena Puspa memaksa sampai meminta ijin kepada Ibunya mau tidak mau, Naella harus ikut.
Kata Puspa, Bobi yang akan menjemputnya dirumahnya. Sedangkan Puspa sudah menunggu dimol.
Tak berapa lama Naella menunggu, Bobipun tiba dengan sepeda motornya.
"Ayo Nae"
"iya"
Naella segera naik keatas motor Bobi.
Sesampainya diMol disana sudah ada Puspa dan Romi yang sudah menunggu.
"wahh apa-apaan nih Puspa, masa jalan sama pacarnya ajak-ajak aku sama Bobi!? " batin Naella
" ehh sorry tadi macet banget dijalan! " Seru Romi
" iya gak apa-apa, kita juga baru aja sampai kok, iya gak Rom? " jawab Puspa
Romi terlihat agak salting tidak tahu kenapa.
" terus mo ngapain kita? " tanya Bobi
" mau Nonton dong" seru Puspa sambil membagikan tiket nontonnya
" Film horor? " tanya Naella tidak yakin, karena Dia sangat penakut
" iya biar seru ayolah" ajak Puspa
Setelah sampai didalam bioskop, mereka langsung mencari-cari kursi mereka sesuai tiket. Yang bikin Naella aneh, kursinya sebelahan dengan Romi, sedangkan Puspa dan Bobi berada di deretan kursi yang berbeda.
"Puspa gak salah ini ngasih tiketnya "batin Naella
Karena jarak Puspa dan Naella sangat jauh, jadi Naella tidak bisa bertanya padanya . Naella juga melihat kalau Puspa dan Bobi tampak tertawa bersama. Ada apa ini? Apa mungkin ini disengaja?
" Nae maaf ya, aku juga gak tahu kalau kamu ikutan kesini! "seru Romi tiba-tiba
Naella jadi merasa tidak enak dan ada yang tidak beres.
" tadi aku fikir juga perginya cuma sama Bobi dan Puspa aja"
"kayaknya ini disengaja deh, apa mungkin si Puspa dan Bobi pacaran? " tanya Romi yang membuat Naella tambah kaget
" emm bukannya kamu yang pacaran sama Puspa? " tanya Naella
" apa, engga mana ada aku pacaran sama Puspa "
Naella dan Romi jadi kaku karena merasa kalau ini sengaja disetting oleh Puspa dan Bobi. Tapi tujuabnya apa? Tapi bagi Bobi, Dia jadi sangat bersyukur karena bisa dekat dengan Naella, berbeda dengan Naella. Naella jadi was-was kalau Thomas memergokinya dan berfikir yang tidak-tidak.
Filmpun dimulai..
Naella benar-benar sangat penakut dan dia tidak suka dengan film horor.
Berkali-kali dia menutup matanya ketakutan. Sampai pada suatu adegan paling horor yang membuat Naella menutup matanya dibahu Romi tanpa sadar. Romi hanya diam saja tidak berani berkutik, tetapi dia juga senang.
Naella kaget dan segera menjauhkan tubuhnya pada Romi.
"maaf Rom"
"iya gak apa-apa kok kalau kamu takut, atau mau keluar aja? "
" Jangan ahh, gak enak sama Puspa "
__ADS_1
Romipun setuju dan menonton sampai selesai.
*.*
Setelah selesai nonton mereka pun segera pulang.
" emm Naella maaf nih, tapi aku gak bisa nganterin kamu karena harus pulang sama Puspa, kamu pulang bareng Romi aja ya naik Bis? " seru Bobi tak enak
" ahh gak apa apa, aku bisa pulang sendiri kok"
" gak bisa dong, Romi harus anterin Naella pulang ya, kalo enggak aku yang gak enak, bahaya juga kalau naik Bis sendirian! " seru Puspa
" iya tenang aja biar aku yang nganterin Naella pulang sampai rumah, kebetulan kita sejalur kok! " seru Romi mengiyakan
Naella kaget memangnya Romi tahu rumahnya dimana, sedangkan Dia tidak tahu rumahnya Romi dimana.
Setelah sepakat akhirnya Romi pulang bareng Naella naik bis.
*.*
Romi dan Naella turun diHallte dekat rumahnya. Dan harus berjalan kaki tidak terlalu jauh untuk sampai kerumahnya Naella. Disepanjang jalan merekapun mengobrol.
"Romi emangnya rumahmu dideket sini? " tanya Naella
" Kamu tahu minimarket deket pintu masuk perumahan? Itu minimarket punya orang tua ku dan rumahku ya dibelakang minimarket itu, gabung sih rumah dan minimarketnya"
"ohh iya? Aku baru tahu, tapi memang aku jarang belanja *disana sih! "
" wajar kalau* kamu gak tahu aku, karena sejak kecil aku ikut dengan nenekku dikampung, baru masuk SMA ini aku kesini"
"ohh begitu"
Mereka segera melewati minimarket yang dimaksud.
Tetapi yang bikin Naella kaget disana ada Thomas yang sedang berdiri disamping motornya diparkiran minimarket.
" kamu kenal Nae, Dia kan kakak kelas kita?"
Thomas tampak mendekati Naella dan Romi yang sedang berhenti dijalan dekat minimarket.
"darimana kalian? " tanya Thomas
" ya kita abis jalan-jalan? " jawab Romi biasa saja karena merasa aneh kenapa Kakak kelas nya tanya-tanya soal aktivitas adik kelasnya.
" Berdua saja? "
" kalau iya kenapa? "
" ehhh enggak kok, tadi sama Bobi dan Puspa juga" seru Naella menjelaskan
"Udah ayo Nae" ajak Romi sambil mengandeng Naella tapi segera didorong Thomas.
"apa-apaan loe gandeng-gandeng pacar gue? "
Romi kaget dengan ucapan Thomas yang mengaku pacar Naella.
" Kak udah kak jangan berantem "
" apa pacar" tanya Romi tidak percaya
"iya aku pacarnya Naella, jadi jangan berani-beraninya pegang-pegang tangan Naella "
" Kak udah" seru Naella memisahkan
__ADS_1
Akhirnya Naella dan Thomas pun pergi. Tertinggal Romi yang masih mematung dijalan melihat kepergian Naella dan Thomas. Romi sungguh tidak percaya, sejak kapan mereka pacaran? Bahkan Dia tidak pernah melihat mereka berjalan bersama.
*. *
Disepanjang jalan Thomas tampak cemberut dia cemburu lagi.
"Kak aku gak bohong kok kalau tadi jalan bareng berempat ini fotonya, karena rumah aku sama Romi deket jadi kita pulang bareng deh"
"iya gak apa-apa, aku aja yang emosian tadi"
"jadi sekarang udah gak marah? "
" enggak, tapi tadi aku udah jujur loh sama temanmu kalau kamu pacar aku! "
Naella hanya bisa diam saja dan berfikir entah apa yang akan terjadi selanjutnya.
" kalau besok menyebar kesatu sekolah gimana? " tanya Thomas sambil nyengir
" gak bakalan, aku rasa Romi gak bakalan seember itu deh"
"yah kok kamu malah berfikir begitu sih, padahal aku berharap semua orang tau"
"ya kalau semua orang tau ya sudah " seru Naella pasrah
" berarti kita bisa berangkat sekolah sambil gandengan tangan terus ya? " tanya Thomas
Naella tersenyum malu-malu
" memangnya rumah Romi dimana? " tanya Thomas
" itu yang punya minimarket, rumahnya gabung sama minimarket! " jawab Naella
Thomas kaget tidak percaya.
" ahh serius, pantesan aku sering liat Dia diminimarket ituh, yah mana motor aku masih diparkiran lagi, blanjaan juga disana semua"
Naella hanya cekikian
"yeyyy jangan ketawa aja dong"
"La terus gimana, kakak sih main marah-marah aja"
"ya marah lah orang dia gandeng-gandeng tangan kamu"
"ya udah nanti pas ambil motor sekalian minta maaf sama Romi"
"gak enak ah"
"kok gak enak, katanya pengen hubungan kita ketahuan semua orang, terus gimana kita ngejalanin hubungan ini kalau aku gak bisa berhubungan baik sama temen satu kelas aku sendiri, ya gak enak lah aku"
"iya-iya bawel entar aku minta maaf sama Dia, tapu kalau dia ada diminimarket ya! "
Naella pun mengiyakan
*. *
Setelah sampai rumah Naella terus belajar dan istirahat. Dia juga sempatkan untuk SMS Romi untuk meminta maaf. Karena Thomas juga bilang tidak bisa bertemu dengan Romi.
" Romi maafkan soal tadi ya, selama ini aku memang menyembunyikan hubunganku sama kak Thomas, aku harap kamu mau maafin soal perlakuan kasar dari Kak Thomas tadi"
Sampai Naella akan tidurpun pesannya tidak juga dibalas.
"apa Romi marah ya, duhhh kenapa tadi Kak Thomas ngedorong Romi kasar gitu sih, apa ada yang sakit? Ahh tapi gak mungkin cuma didorong aja gak sampai jatuh kok"
__ADS_1
Naella benar-benar merasa tidak enak dengan Romi, Dia sampai tidak bisa tidur gara-gara menunggu balasan darinya.
"Semoga Romi gak marah deh, bisa gak baik suasana nya besok kalau sampai Romi marah"